Thursday, 5 October 2017

Kementerian PANRB Siap Jadi Role Model Penerapan E-Government di Indonesia

MAJALAH ICT – Jakarta. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Asman Abnur meluncurkan layanan e-Government untuk mewujudkan birokrasi pemerintahan yang lincah, efektif dan efisien. “Diperlukan penerapan e-Government secara masif terstruktur dan sistematis, mengingat perkembangan teknologi dan informasi yang telah mempengaruhi dan memicu perubahan yang sangat revolusioner dalam tatanan kehidupan manusia,” katanya dalam Launching e-Government Kementerian PANRB di Jakarta.

Menurut Menteri Asman Abnur saat ini dunia telah memasuki era connectivity dan internet of things (IoT) yang membuat batasan ruang diterjang dan waktu dipersingkat.  “Demikian juga dalam tata kelola pemerintahan, penerapan sistem pemerintahan berbasis elektronik atau yang lebih dikenal dengan e-Government adalah sebuah keniscayaan,” ujarnya.

Sebagai penggerak utama reformasi birokrasi, Kementerian PANRB memiliki tanggung jawab sebagai role model nasional penerapan e-government. Launching e-Government itu, menurut Asman Abnur menegaskan Kementerian PANRB sudah move on ke zona kompetitif. “Dengan menerapkan e-Government dalam tata kelola pemerintahan untuk menegaskan bahwa Kementerian PANRB memiliki kesiapan optimal sebagai role model e-government nasional serta dapat memberi inspirasi kepada instansi pemerintah lainnya untuk mengakselerasi penerapan e-Government,” paparnya.

Kementerian PANRB sebagai penggerak utama (prime mover)  reformasi birokrasi, menyadari betul pentingnya peningkatan efisiensi, efektivitas dan akuntabilitas tata kelola pemerintahan di era digital menuju terwujudnya pemerintahan kelas dunia.  “Untuk mencapai tujuan tersebut, dari tahun ke tahun Kementerian PANRB terus berbenah serta melakukan perbaikan dan inovasi yang dibalut dalam inisiatif bertajuk Menuju Pemerintahan Efektif, Efisien dan Akuntabel,” kata Menteri PANRB.

7 Inovasi Kementerian PANRB

Sekretaris Jenderal Kementerian PANRB Dwi Wahyu Atmaji menjelaskan tujuh inovasi Kementerian PANRB dan satu  inovasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) yang diluncurkan yaitu command center, e-Office, e-Salam, e-Karpeg, e-Data, e-Performance, Data Center dan Disaster Recovery Center, serta SiJAPTI.

Menurut Sekretaris Atmaji, command center merupakan pusat kendali dan monitoring data pendayagunaan aparatur negara dan reformasi birokrasi. “Selain berfungsi sebagai supporting system bagi pengambilan keputusan pimpinan, command center juga berfungsi sebagai media analisis dan ekspos informasi,” paparnya.

Command center Kementerian PANRB dilengkapi dengan aplikasi dan perangkat serta dukungan data up to date terintegerasi. “Command Center juga dilengkapi berbagai fitur penting seperti data spasial, visualisasi data multilayer, dan ruang rapat dengan dukungan big screen,” jelasnya.

Sedangkan e-Office PANRB SMART, lanjut Atmaji, merupakan sistem informasi persuratan elektronik, kepegawaian, serta layanan penugasan dan tata usaha. “SMART merupakan kependekan dari Sigap, Melayani, Amanah, Ramah dan Teliti. Dengan sistem ini, semua Layanan administrasi dapat dilakukan melalui satu pintu,” imbuhnya.

e-Office PANRB SMART memiliki fungsi checker, maker dan signer yang dapat diakses dari berbagai tempat dan perangkat. “Statistik kehadiran pegawai dan tamu, reservasi ruang rapat dilakukan secara elektronik, dan siap diintegrasikan dengan aplikasi e-Office nasional,” papar Atmaji.

Mengenai e-Salam atau akronim dari Sistem Aplikasi Layanan Kementerian PANRB, merupakan aplikasi layanan untuk memberikan informasi yang lebih cepat, tepat dan akurat kepada seluruh stakeholders mengenai perkembangan layanan bidang pendayagunaan aparatur negara dan reformasi birokrasi.

Layanan e-Salam meliputi penetapan tunjangan kinerja, penataan kelembagaan, persetujuan hari dan jam kerja, ijin prinsip pakaian dinas, penetapan tunjangan fungsional, penetapan kelas jabatan, penetapan hak keuangan pimpinan dan anggota LNS, penetapan tunjangan jabatan fungsional, dan narasumber bimtek atau sosialisasi.

“Dengan pelayanan yang transparan, cepat dan akuntabel berbasis elektronik ini, diharapkan dapat meningkatkan kepuasan stakeholders terhadap Layanan yang diberikan Kementerian PANRB,” harap Atmaji.

Adapun aplikasi e-Karpeg merupakan aplikasi pengelola data kartu identitas multifungsi baik sebagai kartu identitas pegawai. “e-Karpeg pun dapat digunakan untuk akses ruangan kerja, ATM serta dilengkapi fasilitas uang elektronik,” tambah Sekretaris KemenPANRB.

Sedangkan e-Data merupakan inovasi untuk  mengintergrasikan data pegawai Kementerian PANRB dengan data Badan Kepegawaian Negara (BKN) serta data Tabungan dan Asuransi Pensiun (Taspen). “e-Data menjadikan dinamika data pegawai langsung terekam secara real time. Menjelang masa purna bhakti, semuanya sudah disiapkan sehingga pegawai tidak lagi kebingungan dalam mengurus pensiunnya,” lanjut Atmaji.

Aplikasi selanjutnya adalah e-Performance Based Budgeting yang digunakan sebagai perencanaan kinerja dan penganggaran. Aplikasi itu diturunkan dari Sistem Informasi Pengelolaan Kinerja dan Keuangan yang berisi modul Perencanaan Kinerja seperti Renstra dan PK, Perencanaan Kegiatan dan Anggaran seperti Renja, KAK, dan RAB, Pelaksanaan Kegiatan dan Anggaran, serta Monitoring dan Evaluasi (Monev).

Adapun Data Center (DC) dan Disaster Recovery Center (DRC) adalah infrastruktur teknologi yang sangat penting dalam menjamin optimalnya sistem pemerintahan berbasis elektronik di lingkungan Kementerian PANRB. Khusus penyediaan DRC dilakukan melalui pendekatan collaborative government, yakni kerjasama dengan PT. Taspen. “Kedepan, DC dan DRC Kementerian PANRB siap diintegrasikan dengan DC dan DRC Nasional,” imbuhnya.

Sementara aplikasi SiJAPTI (Aplikasi Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi) yang baru diluncurkan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) segera diintegrasikan ke Command Center Kementerian PANRB,” jelas Atmaji. Dengan masuknya Aplikasi Sijapti, dapat menambah fitur informasi yang tersedia di command center, sehingga pengawasan dalam hal pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) di lingkungan instansi pemerintah dapat menjadi lebih cepat, mudah dan murah.

 

 



Telkomsel Tawarkan Solusi Enterprise Mobility Terlengkap bagi Korporasi

MAJALAH ICT – Jakarta. Dalam upaya membantu dan mendukung perusahaan dalam meningkatkan proses bisnis dan melakukan transformasi digital, Telkomsel menggelar Ekshibisi MyBusiness dengan tema “Mobility Solution for Your Digital Transformation”. Kegiatan ekshibisi yang menampilkan beragam solusi digital terintegrasi untuk kebutuhan bisnis ini digelar di empat titik, yakni Hotel Ritz Carlton Mega Kuningan Jakarta (5 Oktober 2017), Hotel Adi Mulia Medan (12 Oktober 2017), Hotel Clarion Makassar (18 Oktober 2017), dan Hotel Sheraton Surabaya (25 Oktober 2017).

Solusi enterprise mobility menjadi hal yang tidak dapat dihindari oleh perusahaan dalam melakukan transformasi digital, baik untuk mobilitas karyawan maupun keterlibatan pelanggan (customer engagement), antara lain untuk meningkatkan akses terhadap informasi, meningkatkan efisiensi proses bisnis, meningkatkan produktivitas karyawan, menurunkan biaya operational, meningkatkan customer experience, dan lain-lain. Oleh karena itu, Telkomsel menghadirkan MyBusiness sebagai solusi untuk memenuhi kebutuhan korporasi dalam menjawab tantangan tersebut dan membantu perusahaan dalam melakukan transformasi digital.

Vice President Enterprise Mobile Product Marketing Telkomsel Arief Pradetya mengatakan, “Ekshibisi MyBusiness merupakan kegiatan tahunan yang kami gelar untuk menghadirkan mobility experience bagi segmen korporasi. Melalui ekshibisi ini, kami berupaya menyediakan solusi terlengkap yang sesuai dengan kebutuhan transformasi bisnis masing-masing perusahaan di era digital. Solusi-solusi ini kami harapkan dapat membuka berbagai kesempatan baru dalam pengembangan bisnis pelanggan, termasuk dalam hal transformasi digital, sehingga pada akhirnya akan meningkatkan produktivitas bisnis perusahaan.”

Dalam Ekshibisi MyBusiness, Telkomsel membuka beberapa booth untuk menampilkan empat area solusi berdasarkan kebutuhan pelanggan, yaitu Communication, Mobility, Cloud and Apps, serta Smart Industrial Park.

Pada area Communication terdapat booth solusi TeamPLAN dan Smart Voice Communication yang memungkinkan perusahaan untuk efisiensi biaya operational baik komunikasi internal maupun ekternal perusahaan. Sedangkan area Mobility yang menampilkan booth Mobile Security, Unified Collaboration/Communication, Mobile Device Management (MDM), dan Manage Service Connectivity memungkinkan perusahaan untuk meningkatkan performa bisnis dengan membuat karyawan perusahaan dapat terus terhubung kapan saja, di mana saja, dan dari perangkat apa saja.

Area Cloud and Apps menyediakan booth Mobile Workforce dan Mobile Application Development Platform yang mendukung perusahaan untuk menjalankan bisnisnya dan bersaing lebih efektif di pasar dengan bundling mobile apps yang dikustomisasi sesuai kebutuhan pelanggan, baik cloud maupun on-premise. Sementara area Smart Industrial Park menampilkan solusi untuk pengelolaan kawasan booth yang membantu perusahaan dalam pengelolaan tenant dan mengotomatisasi proses bisnis perusahaan untuk meningkatkan efisiensi secara menyeluruh.

Selain solusi-solusi yang ditampilkan pada ekshibisi kali ini, Telkomsel juga menyediakan solusi Internet of Things berupa Fleet Management, Asset Management, solusi Big Data berupa Mobile Insight & Measurement, Digital Advertising dan Digital Payment untuk melengkapi portofolio solusi segmen korporasi.

Pada kesempatan ini, Telkomsel juga memberikan penawaran menarik berupa harga khusus berlangganan paket-paket solusi tersebut selama satu bulan hingga tiga bulan. Promo ini berlaku selama 90 hari sejak berlangsungnya Ekshibisi MyBusiness.

Di samping ekshibisi solusi digital untuk korporasi, Ekshibisi MyBusiness juga diisi dengan talkshow yang membahas topik yang relevan dengan kebutuhan dunia bisnis saat ini. McKinsey memberikan paparan mengenai transformasi digital di Indonesia, sementara BlackBerry menyampaikan insight mengenai tren mobile security. Dalam rangkaian kegiatan ini, pengunjung juga bisa merasakan pengalaman bertransaksi menggunakan layanan keuangan digital TCASH sekaligus mendaftarkan diri sebagai merchant.

Untuk melayani kebutuhan solusi korporat masing-masing perusahaan, Telkomsel menyiapkan tim Account Management di berbagai wilayah Indonesia yang siap memberikan pelayanan layaknya konsultan pribadi. Pelanggan korporasi yang berminat untuk berlangganan solusi-solusi MyBusiness dapat langsung menghubungi Account Manager terkait.

Saat ini MyBusiness telah dipercaya oleh lebih dari dua juta pengguna di seluruh Indonesia dari berbagai bidang industri, seperti Automotive & Transport Services, Bank and Finansial Management Services, Government, Military & Police Services, Healthcare & Welfare Services, Hospitality & Business Services, Manufacturing & Agribusiness, Media & Communication Services, Property & Contruction Services, Trading & Distribution Services, Utilities, Energy & Resources Services.

Kenyamanan pelanggan korporat dalam menggunakan beragam solusi digital MyBusiness didukung kehandalan jaringan berkualitas Telkomsel dengan lebih dari 146.000 base transceiver station (BTS) di seluruh Indonesia, termasuk lebih dari 96.000 BTS broadband berteknologi 4G dan 3G.

 



Rayakan HUT ke-50, Indosat Ooredoo Ajak Ekspatriat Memahami Indonesia Melalui Sayembara

MAJALAH ICT – Jakarta. Sebagai bagian dari rangkaian perayaan ulang tahun ke-50 Indosat Ooredoo di Indonesia, operator digital terkemuka ini menggelar sayembara bercerita secara lisan melalui program bertajuk (”Kisah Indonesia Ku”). Kompetisi bercerita menggunakan Bahasa Indonesia ini diselenggarakan untuk para ekspatriat, yakni para tenaga kerja atau warga negara asing yang berdomisili di Indonesia, agar mereka lebih memahami kehidupan sosial dan budaya masyarakat Indonesia.

Sayembara ini menantang para peserta untuk menceritakan pengalaman unik mereka selama bermukim di Indonesia dan menunjukkan apa arti Indonesia bagi mereka. ”Indosat Ooredoo berharap program ini dapat menjadi wadah yang baik bagi para ekspatriat untuk berbagi pengalamannya dan merefleksikan ke-Indonesia-an melalui kacamata mereka, sekaligus menjadi sarana untuk mempromosikan keindahan, keberagaman dan toleransi yang ada di Indonesia,” ujar Ripy Mangkoesoebroto, Chief Human Resources Officer Indosat Ooredoo.

Program ini terbuka bagi para ekspatriat yang berdomisili dan/atau masih aktif bekerja dengan izin tinggal/kerja yang sah di Indonesia. Para peserta dapat mengikuti sayembara secara perorangan maupun berkelompok, baik berasal dari satu perusahaan yang sama atau gabungan dari beberapa perusahaan. Format bercerita juga tidak dibatasi dalam bentuk testimonial atau bertutur secara monolog, namun para peserta sayembara dibebaskan untuk menceritakan kisah mereka melalui berbagai format kreatif, seperti mini drama, presentasi multimedia, dialog, diskusi, dan lainnya.

”Indosat Ooredoo mendukung inovasi melalui ide-ide kreatif yang tercermin melaui program-program kami. Di momen 50 tahun Indosat Ooredoo ini, kami ingin memperkaya Indonesia dengan cara berbeda. Tidak hanya secara materi, tetapi juga melalui rasa dan pengalaman, refleksi orang-orang yang tinggal di dalamnya, termasuk para ekspatriat yang hidup dan berkarya di Indonesia,” tambah Ripy.

Untuk mengikuti kompetisi ini, para ekspatriat diminta untuk mengunggah contoh video (demo) bercerita berdurasi maksimal tiga menit ke kanal Youtube masing-masing dan menyertakan Surat Keterangan/Rekomendasi dari perusahaan tempatnya bekerja. Pendaftaran sayembara (”Kisah Indonesia Ku”)dibuka hingga tanggal 15 Oktober 2017. Selanjutnya, akan dipilih 15 finalis untuk tampil di babak final yang akan diadakan pada tanggal 26 Oktober 2017.

Para pemenang sayembara (”Kisah Indonesia Ku”) akan mendapatkan paket wisata 3 hari 2 malam ke destinasi wisata kelas dunia yang ada di Indonesia, seperti Raja Ampat, Pulau Komodo, dan Wakatobi. Satu tim pendukung terbaik juga akan mendapatkan voucher kuliner senilai jutaan rupiah.



Wednesday, 4 October 2017

KPI Pusat Beri Peringatan Bagi Tiga Stasiun Televisi

MAJALAH ICT – Jakarta. Komisi Penyiaran Indonesia Pusat (KPI Pusat) melayangkan surat peringatan untuk tiga program acara yakni “Series Komedi Keluarga: Warkop DKI The Series” di Global TV, “Jodoh Wasiat Bapak” di ANTV dan “Rezeki 7 Turunan” di Trans TV. Surat peringatan itu dikeluarkan KPI Pusat.

Dalam surat peringatan untuk Global TV dijelaskan bahwa program siaran “Series Komedi Keluarga: Warkop DKI The Series” yang tayangan tanggal 19 September 2017 mulai pukul 12.00 WIB dinilai tidak memperhatikan ketentuan tentang perlindungan anak, pembatasan program siaran horor, dan klasifikasi program siaran sebagaimana diatur dalam P3 dan SPS KPI tahun 2012.

Program tersebut tersebut menampilkan beberapa adegan saat sesosok hantu wanita muncul dan meneror orang-orang di sekitarnya hingga ketakutan. KPI Pusat menilai hal tersebut berpotensi melanggar Pasal 15 Ayat (1), Pasal 32, dan Pasal 37 Ayat (4) huruf c SPS KPI Tahun 2012 tentang perlindungan anak-anak dan remaja, pembatasan program siaran horor, dan larangan program siaran klasifikasi R menampilkan materi yang mengganggu perkembangan kesehatan fisik dan psikis remaja, seperti horor.

Adapun isi surat peringatan untuk ANTV menjelaskan bahwa program siaran “Jodoh Wasiat Bapak” yang ditayangkan pada tanggal 3 September 2017 mulai pukul 10.27 WIB dan 18 September 2017 mulai pukul 18.52 WIB tidak memperhatikan ketentuan tentang perlindungan anak-anak dan remaja serta pembatasan program siaran mistik, horor dan supranatural sebagaimana telah diatur dalam P3 dan SPS KPI tahun 2012.

Program siaran tersebut menampilkan cukup banyak muatan horor (hantu) yang dapat menimbulkan kengerian khalayak. KPI Pusat menilai program siaran yang menampilkan muatan mistik, horor dan/atau supranatural yang menimbulkan ketakutan dan kengerian khalayak dikategorikan sebagai program siaran klasifikasi D (Dewasa) dan hanya dapat ditayangkan pada pukul 22.00-03.00 waktu setempat, sebagaimana diatur dalam Pasal 32 SPS KPI Tahun 2017.

Sedangkan dalam surat peringatan untuk Trans TV dijelaskan bahwa program siaran “Rezeki 7 Turunan” yang ditayangkan pada tanggal 12 September 2017 pukul 19.31 WIB tidak memperhatikan ketentuan tentang perlindungan remaja serta pembatasan program siaran mistik, horor dan supranatural sebagaimana telah diatur dalam P3 dan SPS KPI tahun 2012.

Program siaran tersebut menampilkan cukup banyak muatan horor (hantu) yang dapat menimbulkan kengerian khalayak. Selain itu, muatan horor serupa juga kami temukan pada tayangan “Rezeki 7 Turunan” tanggal 13, 14, 15, 18, 19 dan 20 September 2017. KPI Pusat menilai program siaran yang menampilkan muatan mistik, horor dan/atau supranatural yang menimbulkan ketakutan dan kengerian khalayak dikategorikan sebagai program siaran klasifikasi D (Dewasa) dan hanya dapat ditayangkan pada pukul 22.00-03.00 waktu setempat, sebagaimana diatur dalam Pasal 32 SPS KPI Tahun 2017.

Wakit Ketua KPI Pusat, Sujarwanto Rahmat Arifin, yang menandatangani surat peringatan itu meminta ketiga stasiun televisi untuk lebih memperhatikan dan menjadikan P3 dan SPS KPI sebagai pedoman dalam penayangan program siaran.

 



Ralali.com dan Nagadi Coffee adakan Pelatihan Bagi Para Pegiat Kopi Indonesia

MAJALAH ICT – Jakarta. Menyoal kedai kopi di mata masyarakat Indonesia, tingginya minat akan bisnis ini terlihat dari jumlah coffee shop yang terus meningkat setiap tahunnya. International Coffee Organization mencatat bahwa pertumbuhan peminum kopi di Indonesia lebih dari 8%, angka ini lebih tinggi dari pertumbuhan peminum kopi secara global yang hanya 6%. Hal ini mendorong kemunculan coffee shop di berbagai kawasan seperti perkantoran, kampus, hingga residensial. Tak heran apabila masyarakat dari berbagai kalangan tertarik untuk menggeluti bisnis coffee shop.

Ralali.com bekerja sama dengan Nagadi Coffee mengadakan pelatihan bagi para pegiat kopi di Indonesia, khususnya di area DKI Jakarta. Workshop yang bertajuk “Coffee Journey” ini diisi dengan materi kolaborasi dari Alexander Lukman, COO Ralali.com, dan Colbert Theopan, Head Roaster Nagadi Coffee. Antusiasme yang tinggi terlihat dari puluhan peserta yang datang dari latar belakang yang berbeda, dari pemilik coffee shop, roaster, hingga petani kopi.

Racikan kopi yang tepat dibarengi dengan suasana coffee shop yang nyaman menjadi ‘survival kit’ bagi para pengusaha coffee shop agar bisnisnya berjalan dengan lancar. Untuk memastikan kopi yang disajikan memiliki kualitas terbaik, para pegiat kopi harus mengetahui proses pembuatan kopi dari hulu ke hilir hingga akhirnya tersaji di dalam gelas dan tinggal menyeruputnya.

“Menjamurnya coffee shop di kota metropolitan membuat pebisnis kopi harus lihai dalam menonjolkan elemen unik dari coffee shop mereka. Di sini kami berbagi strategi agar coffee shop dapat menyesuaikan dengan tren masa kini,” pungkas Colbert Theopan.

Dari workshop ini, ditemukan fakta unik bahwa para penikmat kopi mulai mengambil langkah berani untuk membuka coffee shop sendiri. Berawal dari kecintaan pada kopi dan prospek bisnis coffee shop yang menjanjikan, penikmat kopi dari berbagai kalangan terdorong untuk menggeluti bisnis ini.

“Saat ini, orang yang ingin memulai usaha coffee shop dipermudah dengan adanya ecommerce sebagai tempat memperoleh barang-barang kebutuhan bisnisnya. Bagi siapa saja yang ingin memulai atau sedang menjalankan bisnis coffee shop, Ralali.com sebagai marketplace siap memfasilitasi barang-barang yang dibutuhkan, ” ungkap Alexander Lukman.

Alexander juga menambahkan bahwa workshop semacam ini akan dilakukan secara berkala dengan menggandeng praktisi lain yang ahli di bidangnya. Langkah ini diambil untuk membuktikan komitmen Ralali.com sebagai B2B marketplace yang membantu para pengusaha menjalankan bisnisnya.

 



Fokus Digital, Zurich Indonesia Hadirkan Rangkaian Layanan Asuransi Digital

MAJALAH ICT – Jakarta. PT Zurich Insurance Indonesia (Zurich Indonesia) memperkenalkan rangkaian platform digitalnya demi mempermudah akses layanan asuransi bagi masyarakat Indonesia. Melalui platform digital ini, nasabah Zurich Indonesia dan masyarakat pada umumnya dapat mengakses layanan asuransi dengan lebih mudah dan cepat di mana saja kapan saja. Inisiatif ini diperkenalkan kepada publik bersamaan dengan ulang tahun Zurich Indonesia yang ke-26. Hal ini merupakan bentuk komitmen Zurich Indonesia untuk terus memberikan layanan dan perlindungan terbaiknya bagi masyarakat Indonesia.

“Digitalisasi telah mengubah cara orang berinteraksi, mengakses informasi dan bertransaksi. Bagi industri asuransi, digitalisasi tidak hanya mengubah strategi perusahaan dalam menjalankan bisnisnya akan tetapi juga pada ekspektasi nasabah terhadap akses layanan. Inovasi, kecepatan, kemudahan, aksesibilitas serta transparansi informasi telah menjadi sebuah kebutuhan. Calon nasabah cenderung lebih suka mencari informasi secara mandiri sebelum akhirnya memutuskan untuk membeli sebuah produk. Karenanya penting bagi pelaku industri untuk mampu memfasilitasi kebutuhan ini.” Tutur Philippe Danielski, Presiden Direktur PT Zurich Insurance Indonesia.

Sadar akan tren digital yang ada, sejak tahun lalu Zurich Indonesia telah fokus pada transformasi digital. Komitmen tersebut tercermin melalui empat platform digital yang telah dihadirkan. Pertama, Zurich Insurance Platform (ZIP), yaitu aplikasi khusus bagi agen Zurich Indonesia untuk mempermudah agen dalam memberikan layanan penawaran pembelian produk asuransi kendaraan bermotor kepada calon nasabah. Kedua, Zurich Click (Z-Click), platform untuk melakukan pembelian asuransi perjalanan secara online. Ketiga, eClaim portal online Zurich yang memungkinkan nasabah mengajukan klaim asuransi dalam satu klik. Keempat, Z-Alert, yaitu aplikasi tanggap bencana yang memberikan peringatan dini tentang potensi risiko dan bencana yang ada di sekitar.

“Dengan ke empat platform digital ini, nasabah dapat mengakses layanan asuransi Zurich Indonesia dengan lebih mudah dari komputer atau smartphone. Mulai dari pembelian produk, pengajuan klaim, hingga informasi mengenai potensi risiko yang ada di sekitar. ZIP, sebagai aplikasi khusus bagi agen juga mempermudah nasabah untuk mendapatkan informasi mengenai perlindungan kendaraan.” Jelas Dian Wibowo, Chief Operating Officer PT Zurich Insurance Indonesia.

ZIP merupakan inisiatif digital yang paling baru diluncurkan. Jika platform digital lainnya mempermudah nasabah dalam mengakses layanan asuransi, ZIP diperuntukan khusus bagi agen. Dimana, melalui aplikasi ini agen lebih mudah untuk menawarkan produk asuransi kendaraan pada calon nasabahnya. Proses pengiriman penawaran harga asuransi kendaraan bermotor dapat dilakukan kapan saja, bahkan di hari libur.

“Kanal digital belum dimanfaatkan secara maksimal di industri asuransi. Tidak dapat dipungkiri digital merupakan salah satu kanal strategis yang dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat jika bisa dipergunakan dengan baik. Karenanya, Zurich Indonesia terus berupaya memberikan masyarakat pengalaman digital yang benar-benar relevan dengan kebutuhan mereka,” tambah Dian.

Di Indonesia, digitalisasi memiliki peran yang besar dalam mengubah perilaku masyarakat. Berdasarkan World Internet Stats, Indonesia adalah negara dengan peringkat 5 di dunia dalam hal jumlah pengguna internet. Menurut Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia (APJII) saat ini terdapat 132,7 juta pengguna internet di Indonesia atau sekitar 51,8 persen dari total penduduk Indonesia. Semakin banyak masyarakat yang menggunakan internet setiap tahunnya. Sebagai contoh, Indonesia diprediksi menjadi pelaku e-commerce terbesar ke-3 di Asia Pasifik pada tahun 2020.

“Melalui platform digital, Zurich Indonesia terus berupaya untuk memberikan nilai tambah bagi para nasabahnya. Juga melalui platform digital, nasabah diharapkan akan dapat mengakses layanan dengan lebih mudah, cepat dan nyaman. Kedepannya, kami akan terus berusaha untuk meningkatkan layanan yang sudah ada.” Tutur Philippe.

Baru-baru ini Zurich Indonesia juga telah menunjukkan kinerja yang memuaskan selama tahun 2017. Hal ini ditunjukkan dengan keberhasilan Zurich Indonesia meraih penghargaan pada Indonesian Customer Choice Awards 2017 untuk kategori Best Financial Performance General Insurance Company untuk Kategori Asset antara Rp 600 sampai 900 miliar.

Barry Kusuma, seorang travel blogger terkemuka di Indonesia, yang juga hadir sebagai pembicara dalam diskusi tersebut, membagikan pengalamannya tentang layanan asuransi digital. “Semakin sering melakukan perjalanan, Anda akan semakin menyadari betapa pentingnya perlindungan. Misalnya, saat Anda kehilangan bagasi atau membatalkan penerbangan saat bepergian ke luar negeri. Asuransi membantu Anda menghadapi kondisi-kondisi tersebut. Namun, sebagai travel blogger, saya juga sangat mobile dan bisa dibilang hampir tidak punya waktu untuk datang ke kantor penjualan. Digitalisasi layanan asuransi seperti yang ditawarkan Zurich Indonesia tentunya akan sangat membantu saya,” jelasnya.

 



Bank Victoria Gandeng XL Axiata Fasilitasi Internet dan Mobile Banking

MAJALAH ICT – Jakarta. PT Bank Victoria International, Tbk ( Bank Victoria) dan PT XL Axiata, Tbk pada hari ini menandatangani Perjanjian Kerjasama untuk Pembayaran Tagihan Pascabayar, Pembelian Pulsa dan Pembelian Paket Data XL melalui Internet Banking dan Mobile Banking (IBMB) Bank Victoria.

VP Modern Channel XL Axiata, Octavia Kurniawan menyatakan,” Kenyamanan pelanggan senantiasa menjadi fokus dan komitmen XL Axiata. Kami wujudkan hal tersebut salah satunya dengan menjalin kemitraan bersama Bank Victoria International untuk memberikan berbagai kemudahan bagi pelanggan kami dalam melakukan berbagai transaksi terkait dengan penggunaan layanan-layanan yang disediakan XL Axiata”.

Dengan adanya fasilitas ini, diharapkan pengguna Nasabah Bank Victoria dapat lebih mudah bertransaksi untuk Kartu XL mereka, baik pascabayar maupun prabayar. Bagi XL Axiata hal ini juga memperkuat jaringan pembayaran bagi para penggunanya setia serta menambah marketing channel XL. Kerjasama Bank Victoria dengan XL Axiata tidak akan berhenti disini, pihak XL Axiata berencana untuk mencari bentuk-bentuk penawaran menarik bagi nasabah serta calon nasabah Bank Victoria.

IBMB Bank Victoria merupakan digital channel yang dimiliki oleh Bank Victoria. Sejak dipublikasikan pada bulan Juni 2016, sampai dengan hari ini 12.060 nasabah telah terdaftar sebagai pengguna aktif. Pada IBMB Bank Victoria nasabah dapat melakukan banyak transaksi perbankan dan pembayaran tagihan. Sistem soft token memudahkan para pengguna, karena mereka tidak membutuhkan alat tambahan untuk bertransaksi. Saat ini IBMB Bank Victoria masih diperuntukkan bagi nasabah individual, namun dalam waktu dekat nasabah korporasi juga dapat menikmati fasilitas ini.