Thursday, 4 January 2018

Kominfo Gelar Konsultasi Publik Rancangan Peraturan Menteri Penyelenggaraan Sertifikasi Elektronik

MAJALAH ICT – Jakarta. Dalam rangka melaksanakan amanat Pasal 62 ayat (4) Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik (PP PSTE), Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika telah merampungkan penyusunan Rancangan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika (RPM) tentang Penyelenggaraan Sertifikasi Elektronik.

Pasal 62 ayat (4) PP PSTE mengatur bahwa Ketentuan lebih lanjut mengenai tata cara pemberian pengakuan penyelenggara sertifikasi elektronik diatur dalam Peraturan Menteri.

RPM ini telah disusun sejak tahun 2015 dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan (stakeholder) antara lain Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI), Artajasa, Lintas Arta, Citra Sari Makmur, Multi Adi Prakarsa Manunggal (Kartuku), Peruri Digital Security, Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia, dan Lembaga Sandi Negara.

Ruang lingkup Peraturan Menteri ini yaitu: (a) tata cara pemberian pengakuan Penyelenggara Sertifikasi Elektronik; (b) pengoperasian fasilitas penyelenggara sertifikasi elektronik induk bagi penyelenggara sertifikasi elektronik berinduk; (c) persyaratan dan prosedur bagi Penyelenggara Sertifikasi Elektronik untuk melakukan penerbitan, perpanjangan masa berlaku, pemblokiran, dan pencabutan Sertifikat Elektronik; dan (d) pengawasan penyelenggaraan Sertifikasi Elektronik.

Penyelenggara Sertifikasi Elektronik wajib mendapat pengakuan dari Menteri. Pengakuan Penyelenggara Sertifikasi Elektronik terdiri atas 3 (tiga) status tingkatan, yaitu: (a) Penyelenggara Sertifikasi Elektronik terdaftar; (b) Penyelenggara Sertifikasi Elektronik tersertifikasi; dan (c) Penyelenggara Sertifikasi Elektronik berinduk.

Adapun untuk acuan terminologi didefinisikan dalam ketentuan umum yakni Sistem Elektronik, Tanda Tangan Elektronik, Sertifikat Elektronik, Penyelenggaraan Sertifikasi Elektronik, Penyelenggara Sertifikasi Elektronik, Penyelenggara Sertifikasi Elektronik Indonesia, Penyelenggara Sertifikasi Elektronik Asing, Penyelenggara Sertifikasi Elektronik Induk, Pemilik Sertifikat Elektronik, Lembaga Sertifikasi Penyelenggara Sertifikasi Elektronik, Kebijakan Sertifikat Elektronik (Certificate Policy), Pernyataan Penyelenggaraan Sertifikasi Elektronik (Certification Practice Statement), Instansi Penyelenggara Negara, Kementerian, Menteri, dan Direktur Jenderal.

Kementerian Kominfo melakukan konsultasi publik atas Rancangan Peraturan Menteri Kominfo tentang Penyelenggaraan Sertifikasi Elektronik (link) dari tanggal 4-18 Januari 2018. “Tanggapan dan masukkan dapat disampaikan kepada Anthonius Malau (Kepala Bagian Hukum dan Kerja Sama Ditjen Aplikasi Informatika), dengan email anto013@kominfo.go.id dan Hendri Sasmita Yuda (Kepala Subbagian Penyusunan Rancangan Peraturan), email: hend021@kominfo.go.id selambat-lambatnya 18 Januari 2018,” terang Plt Biro Humas Kominfo Noor Iza dalam keterangan tertulisnya.

 



Grab Gelar Program CSR bagi Ratusan Pengemudi Angkutan Umum di Surabaya

MAJALAH ICT – Jakarta. Grab hari ini menggelar program tanggung jawab sosial perusahaan bagi ratusan pengemudi angkutan kota di Surabaya yang diselenggarakan atas inisiatif dan kerja sama dengan Pemprov Jawa Timur. Penyerahan bantuan tersebut disaksikan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Dr.H. Soekarwo pada acara Peresmian Operasional Angkutan Sewa Khusus dan Peluncuran Aplikasi Pendaftaran Mitra Pengemudi Angkutan Sewa Khusus di Jawa Timur di Gedung Grahadi, Surabaya.

Tri Sukma Anreianno, Head of Public Affairs Grab Indonesia mengungkapkan, “Sejak awal Grab beroperasi di Indonesia, kami selalu mengedepankan kolaborasi dan sinergi dengan penyedia jasa transportasi yang telah lebih dulu hadir melayani para pengguna di kota-kota di Indonesia, salah satunya taksi konvensional melalui layanan GrabTaxi dan angkutan kota. Kami harap program dukungan dari Grab yang kami berikan kepada ratusan pengemudi angkutan umum di Surabaya hari ini dapat memperkuat sinergi antara angkutan konvensional dengan penyedia aplikasi pemesanan kendaraan seperti Grab yang telah hadir di Surabaya sejak Maret 2015 untuk memberikan layanan terbaik kepada para pengguna.”

Melalui program tanggung jawab sosial perusahaan yang diselenggarakan atas inisiatif dan kerja sama dengan Pemprov Jawa Timur, Grab menyerahkan bantuan pendaftaran dan iuran bulan pertama BPJS Ketenagakerjaan kepada 500 pengemudi angkutan kota, pemeriksaan accu kendaraan angkutan umum termasuk diantaranya pemeriksaan kesehatan accu, tambah cairan dan stroom, donasi kartu perdana dengan kuota 3.5 GB serta minyak pelumas mesin dengan kualitas terbaik.

“Dukungan pemerintah setempat serta kolaborasi dengan pemangku kepentingan lokal seperti para pengemudi angkutan umum di Surabaya merupakan salah satu kunci sukses kehadiran Grab di 106 kota di Tanah Air. Dengan sinergi yang semakin kuat kami harap akses transportasi yang aman, nyaman dan terjangkau dapat dinikmati lebih banyak orang ke depannya.” lanjut Tri.

Saat ini, Grab melayani Surabaya dan kota-kota di sekitarnya (termasuk diantaranya Sidoarjo, Surabaya, Mojokerto, Lamongan, Gresik, Malang, Batu, Kediri, Blitar, Tulung Agung, Ponorogo, Pasuruan, Lumajang, Banyuwangi, Jember, Situbondo) melalui layanan GrabCar, GrabBike, GrabShare, GrabTaxi, GrabExpress, dan GrabFood. Grab juga merupakan platform aplikasi pemesanan kendaraan dan pembayaran mobile dengan jangkauan terluas di Asia Tenggara, dengan jumlah unduhan aplikasi mencapai 72 juta dan lebih dari 2,1 juta mitra-pengemudi di seluruh Asia Tenggara di 168 kota di 8 negara, termasuk Indonesia di mana Grab menyediakan layanan mulai dari ujung barat hingga ujung timur Tanah Air.

 



Prediksi 2018 Dell Technologies: Memasuki Era Baru Kemitraan Manusia-Mesin

MAJALAH ICT – Jakarta. Seiring berjalannya waktu, teknologi-teknologi baru yang bermunculan sudah pasti akan mengubah masa depan, dan tentunya akan mempengaruhi seluruh pengalaman manusia dalam berbagai aspek kehidupan dan peradaban. Premis ini terlihat jelas di hasil riset tentang hubungan manusia dan mesin yang dilakukan oleh Dell technologies dan Institute for the Future (IFTF) yang melihat dampak dan implikasi teknologi terhadap masyarakat dan di tempat kerja.

Riset ini memprediksi bahwa ekosistem ekonomi sedang memasuki era baru kemitraan manusia dan mesin, dan dalam rentang waktu mulai sekarang hingga tahun 2030, manusia dan mesin akan bekerja sama lebih erat lagi dan mengubah hidup semua orang.

Manusia telah bekerja sama dengan mesin selama berabad- abad, namun seluruh fase baru ini ditandai dengan karakteristik peningkatan efisiensi, kesatuan dan kemungkinan yang lebih besar dibandingkan yang pernah ada sebelumnya. Teknologi-teknologi baru seperti Artificial Intelligence (AI), Augmented Reality (AR), Virtual Reality (VR), dan kemajuan teknologi Internet of Things (IoT) dan cloud computing – muncul karena perkembangan perangkat lunak, analisis, dan daya proses (processing power) yang luar biasa – meningkatkan dan mempercepat perubahan tersebut. Berikut ini, Dell Technologies membahas sejumlah prediksi yang akan terjadi.

Prediksi 1: Artificial Intellegence (AI) akan mengambil alih ‘tugas berpikir’ dengan cepat

Dalam beberapa tahun ke depan, Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan akan mengubah cara kita menghabiskan waktu mengolah data. Dunia usaha akan memanfaatkan AI untuk melakukan “tugas berpikir” berbasis data, sehingga mereka dapat secara signifikan mengurangi waktu yang dihabiskan untuk mengamati, berdebat, merencanakan skenario dan menguji setiap inovasi baru. Kawasan APJ, saat ini memimpin inovasi kecerdasan buatan, akan segera melihat sejumlah contoh nyata dari manfaat AI dalam realita bisnis.

Beberapa pakar menyatakan bahwa AI akan mengambil alih pekerjaan manusia, namun AI juga dapat menciptakan lapangan pekerjaan baru dan membuka berbagai peluang baru bagi manusia. Misalnya, akan ada tipe profesional TI baru yang khusus pada pelatihan dan pengaturan AI. Kawasan APJ akan menjadi pusat dari keahlian-keahlian tersebut, dimana AI akan menjadi keahlian utama tenaga kerja di masa depan. Tugas berpikir AI akan menonjol di bidang kesehatan, pertanian, dan jasa keuangan. Bagi berbagai organisasi, tantangannya adalah membuktikan nilai bisnis dari teknologi AI dan memastikan mereka memiliki infrastruktur dan sumber daya manusia yang tepat.

Prediksi 2: Mengintegrasikan IQ of Things

Mulai tahun 2018, sejumlah langkah besar menanamkan kecerdasan buatan berkecepatan tinggi (near instant) dalam IoT – baik kecerdasan buatan yang diterapkan di perkotaan, bisnis, perumahan, dan kendaraan. Manusia akan berevolusi menjadi ‘konduktor digital’ dari teknologi dan lingkungan di sekitar kita. Teknologi akan berfungsi sebagai perpanjangan tangan diri kita. Setiap objek akan menjadi lebih cerdas dan membantu kita menikmati hidup secara lebih cerdas.

Kawasan APJ merupakan pusat inovasi dan implementasi IoT. Jumlah investasi akan terus bertambah dan sejumlah faktor seperti inisiatif pemerintah dan perkembangan 5G akan menjadi pendorong besar. Jepang, Korea Selatan, Singapura, Australia dan Selandia Baru berada di depan dalam hal kesiapan IOT berkat faktor-faktor tersebut. Namun demikian, hambatan keberhasilan IoT sama di seluruh dunia, sehingga dibutuhkan kolaborasi untuk mengatasi hambatan-hambatan seperti standarisasi yang tidak konsisten, kondisi teknologi yang tidak seragam, dan kebutuhan mempersiapkan infrastruktur.

Prediksi 3: Headset Augmented Reality (AR)

Tidak lama lagi batasan antara dunia ‘nyata’ dan augmented reality (AR) akan hilang. AR di tempat kerja akan menyatukan manusia, memungkinkan orang berinteraksi dengan data dengan cara yang belum pernah bisa dilakukan sebelumnya. APJ akan menjadi tempat pengujian aplikasi-aplikasi tersebut, seiring perjalanan kawasan ini menguasai inovasi dan aplikasi AR.

Virtual Reality (VR) sudah pasti akan mengubah industri hiburan dan permainan dalam jangka pendek, berkat fitur pengalaman terintegrasi (immersive experience) yang ditawarkan/ Tapi AR diprediksi akan menjadi cara memaksimalkan efisiensi manusia dan memanfaatkan ‘pengetahuan institusional’ tenaga kerja yang terus berkembang.

Prediksi 4: Hubungan lebih mendalam dengan pelanggan

Index Digital Transformation Dell Technologies menunjukkan bahwa 52% perusahaan di wilayah APJ berpendapat bahwa perusahaan mereka akan bangkrut dalam 3-5 tahun dan 83% merasa terancam oleh startup digital. Sekarang adalah saat yang paling tepat untuk mengutamakan pengalaman pelanggan.

Dalam satu tahun ke depan, berkat analitik prediktif, Machine Learning (ML) dan AI akan menjadi fitur utama, membantu berbagai perusahaan untuk lebih memahami dan melayani pelanggan mereka saat dibutuhkan atau bahkan sebelum kebutuhan itu muncul. Konsumen di kawasan APJ sudah mulai menuntut interaksi digital yang cerdas dan berbasis mobile; mereka juga mengadopsi interaksi berbasis teknologi seperti metode pembayaran alternatif. Bahkan sebagian besar inovasi pembayaran dalam skala global muncul karena desakan pemimpin industri di APJ, dan permintaan pelangan akan invoasi pembayaran tersebut akan meningkat drastis. Tahun 2018, berbagai merek dagan akan dipaksa untuk memenuhi ekspektasi konsumen tersebut.

Prediksi 5: Verifikasi bias akan menjadi verifikasi ejaan berikutnya

Dalam sepuluh tahun ke depan, teknologi-teknologi baru seperti VR dan AI, akan membantu orang mencari dan bertindak terhadap informasi yang diterima tanpa dipengaruhi emosi atau prasangka eksternal, sembari tetap memberdayakan mereka menerapkan pertimbangan humanis sesuai kebutuhan.

Dalam jangka pendek, AI akan diterapkan dalam proses rekrutmen dan promosi untuk memilah keputusan bias, baik yang dilakukan secara sadar maupun tidak sadar. Sementara VR akan semakin banyak digunakan sebagai alat wawancara untuk memastikan bahwa pekerjaan diberikan kepada pelamar yang memenuhi syarat, misalnya dengan menyembunyikan identitas pelamar dengan sebuah avatar.

Prediksi 6: Industri media & hiburan akan menemukan lahan baru dengan e-sports

Pada tahun 2018, kita akan sejumlah besar pemain e-sports duduk di belakang layar atau menggunakan headset VR untuk berkompetisi dalam dunia rekayasa komputer high-definition. Dengan ratusan juta pemain dan penonton yang menyaksikan, e-sports akan menjadi permainan mainstream. Wilayah APJ sudah mulai merealisasikan hal tersebut dengan e-sports menjadi salah satu ajang olahraga resmi di Asian Games 2022. Cina, Hong Kong dan Korea Selatan sudah mulai memperkenalkan e-sport dengan berbagai pertandingan dan investasi yang dilakukan. Singapura juga sudah mulai membidik para profesional e-sport lokal dengan mendirikan akademi pelatihan untuk melahirkan juara-juara e-sports masa depan.

Di masa depan, semua bisnis akan menjadi bisnis teknologi dan waktu luang kita akan menjadi pengalaman saling berhubungan.

Prediksi 7: Perjalanan menuju “mega-cloud”

Mulai tahun 2018, semakin banyak perusahaan yang beralih ke pendekatan multi-cloud, memanfaatkan kelebihan dari semua model cloud mulai dari publik hingga privat, hosted, managed dan SaaS. Tetapi, seiring meningkatnya perpindahan aplikasi dan beban kerja ke berbagai jenis cloud, pertambahan silo cloud sudah pasti terjadi, yang akan menghambat kemampuan organisasi tersebut untuk sepenuhnya mengeksploitasi inisiatif analitik data dan AI. Hal tersebut juga bisa membuat aplikasi dan penempatan data di cloud yang salah yang akan mengakibatkan hasil yang tidak memuaskan. Organisasi-organisasi di APJ akan masih menghadapi tantangan untuk mengatur infrastruktur TI mereka agar bisa mengatasi tantangan-tantangan yang ada saat ini namun tetap mempertimbangkan aplikasi-aplikasi di masa depan.

Maka “mega cloud” akan muncul, dimana pendekatan ini akan menjalin berbagai private dan private cloud untuk dapat bertindak sebagai suatu sistem yang koheren dan holistik dalam satu tampilan gabungan pintar dari seluruh ekosistem TI. Iinovasi multi-cloud di networking (untuk memindahkan data antar cloud), storage (untuk menempatkan data di cloud yang tepat), komputasi (untuk menggunakan fitur pemrosesan dan akselerasi terbaik untuk beban kerja), pengaturan (untuk menghubungkan networking, storage dan komputasi seluruh cloud) harus dibuat untuk bisa mewujudkan mega cloud tersebut, dan, sebagai sebuah peluang baru, pelanggan nanti akan harus memasukkan AI dan ML untuk membawa otomasi dan kemampuan pemahaman ke tingkat selanjutnya dari lingkungan TI generasi baru ini.

Prediksi 8: Tahun untuk sibuk dengan hal-hal kecil

Dalam dunia yang semakin terhubung ini, ketergantungan terhadap pihak ketiga semakin besar. Organisasi-organisasi telah menjadi sistem yang sangat terhubung yang keberadaannya merupakan bagian dari sesuatu yang bahkan lebih besar lagi. Dampak dari kekacauan ini tersebar semakin jauh dan cepat sejak teknologi saling menghubungkan kita dengan cara-cara yang luar biasa.

Akibat hubungan yang semakin terjalin erat antara manusia dan mesin, kegagalan kecil dapat mengakibatkan kegagalan besar. Oleh karena itu, tahun depan akan menjadi tahun penuh aksi bagi perusahaan-perusahaan multinasional, terlebih dengan berlakunya berbagai peraturan baru seperti Peraturan Perlindungan Data Umum (General Data Protection Regulation / GDPR) yang akan berdampak pada semua organisasi di kawasan APJ. Memprioritaskan implementasi perangkat dan teknologi keamanan siber dan teknologi untuk melindungi data secara efektif dan mencegah ancaman keamanan menjadi sangat penting. Organisasi-organisasi di APJ akan terdorong untuk meningkatkan anggaran keamanan, serta melihat seluruh kegiatan bisnis perusahaan, seperti kesadaran pegawai. Keamanan IoT juga akan berada di urutan teratas daftar prioritas pengeluaran keamanan TI di APJ untuk mengatasi potensi masalah dari edge ke core hingga cloud, seiring percepatan inovasi IoT.

 



ASUS ROG GL503, Performa Memukau Dibalut Desain Modern

MAJALAH ICT – Jakarta. ASUS membuka tahun 2018 dengan meresmikan hadirnya notebook gaming terbaru yakni ASUS ROG GL503 di pasaran Indonesia. Sebagai bagian dari lini notebook ASUS Republic of Gamers, ROG Strix seri GL503 membawa sejumlah upgrade signifikan baik dari desain maupun performa dibandingkan varian terdahulu.

Dari sisi desain, ASUS ROG Strix GL503 tampil premium sehingga mampu memuaskan para gamers dengan desain futuristis. Bagi pengguna non gamers, desain terbaru yang digunakan oleh ROG Strix ini juga sangat elegan dan secara keseluruhan telah menjadi faktor penyempurna dari notebook yang menawarkan performa sangat mumpuni tersebut.

“Sebagai pemilik brand ROG, ASUS senantiasa memberikan penyempurnaan dan inovasi pada setiap produknya,” sebut Galip Fu, Country Marketing Manager ASUS Indonesia. “Melalui seri ROG Strix GL503, ASUS memoles desainnya sedemikian rupa, sehingga tidak hanya terlihat lebih menarik, sekaligus juga lebih modern dan elegan,” sebutnya.

ASUS ROG Strix GL503, Galip menambahkan, dipersiapkan untuk para gamer profesional yang memiliki motivasi dan minat yang tinggi untuk menjadi seorang juara. “Melalui penyegaran pada desain dan performanya, kami yakin perangkat ini bisa menjadi senjata ampuh untuk mengalahkan musuh di luar sana,” tambahnya.

Menurut Galip, penyegaran pada desain, dapat ditemui pada tampilan cover depan, bobot, serta dimensi portabilitasnya. Secara keseluruhan, perangkat ini memiliki berat hanya 2,3 Kg dengan dimensi atau ketebalan 2,3cm saja. “Logo ROG yang biasanya terletak di tengah, kini bergeser sedikit ke kanan cover yang dibelah dengan garis diagonal sehingga menimbulkan kesan jantan,” sebut Galip.

Dari sisi performa, ASUS menyematkan prosesor Intel Core i7 generasi ke-7 dan kartu grafis Nvidia GTX1050 di dalam notebook ini. “Kolaborasi di antara kedua komponen ini mampu memberikan kinerja sistem olah komputasi maupun gaming yang andal dan secara keseluruhan akan mampu memuaskan penggunanya,” sebut Galip.

Performa Gaming yang Superior

Sebagai notebook gaming, ASUS ROG Strix GL503 diperkuat oleh salah satu komponen terbaik di kelasnya saat ini. Di balik desainnya yang tipis dan ringan, ASUS ROG GL503 menyimpan performa yang gahar dengan hadirnya prosesor Intel Core i7-7700HQ berkecepatan 2,8GHz yang bisa dimaksimalkan hingga 3,8GHz.

Untuk memori utamanya, ASUS memberikan kapasitas ruang sebesar 8GB bertipe DDR4. Dukungan ini akan memuluskan kinerja sistem untuk mengolah performa komputasi dengan lancar, terutama dalam aspek multitasking. Sementara untuk gaming, peran kartu grafis Nvidia GTX 1050 dengan VRAM 4GB GDDR5, memungkinkan notebook untuk mengolah grafis lebih mulus, tajam, dan memanjakan mata sebab telah dilengkapi dengan teknologi panel layar 50 persen lebih baik dari kompetitor.

Perihal media penyimpanan, ASUS memberikan peningkatan performa read maupun write-nya agar semakin nyaman digunakan. Melalui teknologi hybrid HDD berkapasitas 1TB, storage sanggup menghadirkan application maupun gaming loading time alias kecepatan loading dalam membuka aplikasi dan game, dua kali lebih gesit dibandingkan HDD konvensional.

“Hybrid HDD juga memiliki suara yang senyap dan tenang saat digunakan, membuat sistem berjalan lebih stabil secara keseluruhan sebab memiliki ruang cache memori sendiri sebesar 8GB,” ujar Galip. “Seluruh kombinasi komponen di atas pada akhirnya akan menghadirkan performa gaming yang superior,” ujarnya.

RGB Keyboard yang Lebih Futuristik

Diilhami oleh desain keyboard pada komputer dekstop, ASUS memberikan layout keyboard untuk ROG GL503 menggunakan full-size chicklet keyboard yang dilengkapi dengan backlight dan jarak tekan sebesar 0.25 milimeter yang memastikan kenyamanan pengguna dalam bermain. Tak hanya itu, ASUS juga memperhatikan kebutuhan para gamers, oleh karena itu, ditambahkan tanda khusus pada tombol WASD untuk memudahkan pengguna saat bermain dalam suasana ruangan yang redup.

“Kami pun tidak luput menyematkan dukungan RGB dengan 4 warna lampu yakni, merah, kuning, hijau dan ungu. Keyboard tersebut juga telah melalui pengujian ketat sehingga mampu bertahan hingga meski ditekan hingga 20 juta kali sekalipun,” kata Galip.

Galip menambahkan, pengguna juga tidak perlu khawatir akan suhu berlebih. ASUS yang merupakan produsen utama motherboard di dunia telah mempersiapkan teknologi Hyper Cool duo-copper thermal solution yang diletakkan pada CPU dan GPU notebook ASUS ROG GL503 untuk menghasilkan pendinginan maksimal. Di samping itu, ASUS juga menyertakan fitur IceCool Technology yang menjaga bagian notebook yang tersentuh telapak tangan tetap dingin.

Sebagai tambahan, ASUS turut melengkapi teknologi terbaru pada notebook ini dengan port USB Type-C (USB 3.1 Gen 2) dengan kecepatan transfer data yang tinggi hingga 1GB per detik, port USB Type-C ini pun memiliki bentuk yang kecil dan simetris, sehingga mempermudah pemasangan ke port USB tanpa khawatir terbalik.

Main Spec. ROG GL503VD
CPU i7-7700HQ 2.8 GHz (6M Cache, up to 3.8 GHz)
Memory 8GB DDR4 RAM
Storage 1TB 5400rpm SSHD+ 8G Hybrid HDD
Display 15,6” Non-glare IPS Full HD (1920 x 1080)
Graphics NVidia GeForce GTX1050 4G DDR5
Input/Output 3x USB 3.0, 1x USB 3.1 Type-C, 1x HDMI port, 1x Mini port, 3-in-1 cardreader (SD/SDXC)
Camera Built-in HD Camera and array mic
Connectivity 802.11AC+BT
Audio Dual Array Microphone

Bang & Olufsen ICEpower with SonicMaster

Weight 2.3 Kg
Dimension 39.0(W) x 26.6(D) x 3.01 (H) cm
Keyboard Illuminated chiclet keyboard, 1,6mm of key travel distance, specially designed WASD cursor keys
Special Design Alumunium alloy body, Elegant and modern lines, New ROG Strix design
Battery 4 cells, 4120mAh
OS Microsoft Windows 10 Home
MSRP Start from Rp15.799.000
Warranty 2 years full global warranty

 

 



Wednesday, 3 January 2018

Microsoft Secara Resmi Menghentikan Layanan Streaming ‘Groove Music’

MAJALAH ICT – Jakarta. Microsoft telah menghentikan layanan streaming Groove Music di semua platform. Groove Music, yang merupakan rebranding Microsoft Xbox Music pada tahun 2015, ditutup pada tanggal 31 Desember.

Pengguna tidak dapat lagi mengalirkan musik melalui aplikasi Groove atau membeli musik dari Microsoft Store. Dukungan pemutaran video juga telah berakhir.

Fitur Radio, Explore dan Recommended dari aplikasi juga telah dihapus. Fitur pemutaran lokal pada aplikasi tetap berfungsi, bahkan setelah selesai dimatikan.

Selain itu, aplikasi ini masih mendukung streaming via OneDrive, yang memungkinkan pengguna memutar file lokal di berbagai perangkat. Karena kemitraan Microsoft dengan Spotify, perusahaan mengizinkan pengguna untuk memindahkan konten mereka secara mulus ke platform.

Spotify tersedia di Microsoft Windows 10 dan Xbox One, serta beragam platform lainnya.

 



Pesan Berantai Pidato Presiden Tentang Pilkada DKI Adalah Hoaks

MAJALAH ICT – Jakarta. Menanggapi beredarnya sebuah pesan berantai di sosial media yang berisikan pidato Presiden Joko Widodo tentang adanya ancaman terhadap kondisi keamanan di Tanah Air dari sejumlah kelompok masyarakat terkait hasil Pilkada DKI Jakarta tahun 2017, Istana Kepresidenan memastikan bahwa pesan berantai tersebut merupakan berita bohong (hoaks).

Dalam pesan tersebut, dikatakan bahwa Presiden menyampaikan pidato di Stadion Utama Senayan di depan seratus ribu hadirin sebagai tanggapan atas maraknya aksi demonstrasi pasca Pilkada DKI Jakarta.

Ditegaskan, Presiden Joko Widodo tidak pernah menghadiri acara dimaksud apalagi menyampaikan pidato yang ada dalam pesan tersebut. Dapat dipastikan pula bahwa penyebaran pesan berantai tersebut merupakan ulah pihak yang tidak bertanggung jawab.

Dalam berbagai kesempatan, Presiden Jokowi selalu mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menghentikan maraknya penyebaran berita bohong atau hasutan yang mengandung fitnah dan kebencian.

“Marilah bersama-sama kita hentikan penyebaran berita bohong atau hasutan, yang mengandung fitnah dan kebencian di media sosial. Mari kita tunjukkan nilai-nilai kesantunan dan nilai-nilai kesopanan sebagai budaya Indonesia,” kata Presiden di Istana Merdeka, 8 Juni 2017 yang lalu sebagaimana disampaikan dalam rilis Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media, Sekretariat Presiden, Bey Machmudin.

 



Janji akan Netral di Tahun Politik, Kepala BSSN Inginkan Area Siber Tenang dan Aman

MAJALAH ICT – Jakarta. Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Djoko Setiadi menjamin, lembaga yang dipimpinnya yang merupakan revitalisasi dari Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg) tidak akan berpihak kepada partai manapun dalam menghadapi Tahun Politik yang akan dimulai 2018 ini.

“Kami netral dan tidak diatur oleh pihak manapun. Tujuan kami adalah mengamankan dan membantu pemerintah, sekarang khususnya di dunia siber,” tegas Djoko kepada wartawan usai dilantik oleh Presiden Joko Widodo sebagai Kepala BSSN, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (3/1) siang.

Fokus kerja BSSN di tahun politik ini, menurut Djoko, terutama akan mengondisikan agar suasana di area siber betul-betul tenang dan aman, sehingga pesta demokrasi bisa berjalan dengan sehat dan baik sehingga akan menghasilkan pilihan yang terbaik.

Untuk itu, Kepala BSSN Djoko Setiadi mengingatkan pihak-pihak yang suka menyebarkan berita hoax agar menghentikan aksi-aksinya.

“Kita akan ingatkan kepada para pelaku hoax untuk berhenti, tidak dilanjutkan. Kalau memang nanti semakin menjadi-jadi, nanti ada aturan yang akan ditentukan,” ujar Djoko.

Untuk itu, lanjut Djoko, BSSN akan bersinergi dengan beberapa instansi yang juga memiliki satuan siber, seperti Polri dan BIN. “Semuanya akan kita gandeng. Apabila sinergitas ini maksimal, saya yakin kemampuan kita akan hebat. Nanti koordinasi di BSSN. Kita akan berdayakan semua semaksimal mungkin sehingga, ibarat sapu lidi kalau kita gabungkan akan kuat sekali,” sambungnya.

Terkait dengan terorisme, Kepala BSSN itu menyampaikan, pihaknya akan bekerjasama dengan Polri untuk mendeteksinya. Ia menyebutkan, BSSN juga telah menyiapkan segala hal dan teknologi yang diperlukan untuk mencegah dan melawan serangan siber yang beberapa kali terjadi di tahun 2017 lalu.

“Saya berharap BSSN bisa melakukan penindakan. Nanti kita lihat perkembangan ke depan. Mestinya BSSN punya wewenang untuk menindak langsung, bisa menangkap dan menindak, bisa kita serahkan ke pemerintah,” ungkap Djoko.

Sebelumnya Kepala BSSN Djoko Setiadi mengemukakan, BSSN adalah revitalisasi dari Lembaga Sandi Negara dan mempunyai tanggung jawab yang lebih berat karena Presiden memberikan arahan agar BSSN tidak hanya untuk instansi pemerintah, BUMN, swasta, tetapi juga harus menjangkau pengamanan warga negara Republik Indonesia.

“Lembaga Sandi Negara sekitar satu tahun terakhir sudah bekerja di cyber space. Jadi ini bukan merupakan satu hal yang baru. Kita hanya meningkatkan kemampuannya sehingga betul-betul bisa menjangkau nasional,” kata Djoko.