Thursday, 5 April 2018

Ini Tips Kreasikan Super Slow-Mo Epik dengan Samsung Galaxy S9 dan S9+

MAJALAH ICT – Jakarta. Banyak momen dalam keseharian yang berjalan begitu cepat dan terlewat begitu saja dari pandangan kita. Padahal, momen tersebut dapat terlihat begitu menakjubkan ketika tertangkap oleh kamera. Hasil tangkapan kamera tersebut juga dapat menjadi konten yang menarik di media, maupun sosial media –hingga mendapatkan komen dan disukai oleh ribuan hingga jutaan orang. Fotografer David Soong, memberikan tips untuk dapat mengambil video super slow-mo yang epik.

“Dari mulai bangun di pagi hari hingga kita kembali tidur di malam hari, banyak momen luar biasa yang terjadi, dan sayangnya berlalu dan terjadi begitu cepat. Melalui video super slow-mo, momen-momen tersebut kini dapat dinikmati dengan lebih lama dan lebih epik, serta menghasilkan konten yang berbeda dari sebelumnya. Konten-konten ini juga dengan mudah dapat diunduh ke sosial media kita, dan memiliki potensi besar untuk disukai banyak orang,” jelas David.

Dengan meningkatkan kecepatan rana (shutter speed) kamera hingga 960 frame per second, fitur Super Slow-Mo dari Galaxy S9 membantu penggunanya merekam beragam momen spesial yang terlalu cepat berlalu dan sulit ditangkap dengan mata telanjang – momen ketika si kecil meniup lilin ulang tahunnya, kibasan bulu dari binatang piaraan kesayangan, momen keseruan pada aktivitas olahraga, hingga ekspresi diri yang menawan.

Untuk menghasilkan konten Super Slow-Mo yang disukai banyak orang, David berbagi trick serta langkah mudah bagi para pengguna Galaxy S9 dan S9+, masuk ke aplikasi kamera, pilih fitur super slow-mo, dan pilih mode Auto, geser kotak kuning pada layar, posisikan pada area di mana gerakan cepat akan terjadi dan tekan tombol shutter dan nikmati konten super slow-mo yang epik.

Fitur Super Slow-mo pada Galaxy S9 dan S9+ mampu merekam gambar 32 kali lebih lambat dari video normal, dan 4 kali lebih lambat dibanding teknologi slow-motion yang ada di smartphone lainnya. Ini berarti, momen 0,2 detik dapat ditransformasikan menjadi sekitar 6 detik video yang dramatis, tentunya tetap dengan kualitas gambar yang mumpuni. Momen yang tampak biasa saja, kini menjadi luar biasa.

Lebih lanjut, David menekankan setidaknya ada 3 hal yang harus diperhatikan dalam mengambil video super slow-mo yang epik, pertama, pilih momen atau objek bergerak cepat yang akan direkam. Objek yang bergerak cepat, mampu menciptakan video super slow-mo yang lebih dramatis dan epik. Pengguna dapat memilih beragam momen yang terjadi dengan cepat di kehidupan sehari-hari mereka, yang kemudian dapat dikreasikan menjadi momen super slow-mo yang berkesan. Sebut saja seperti ketika seseorang sedang berlari, kibasan rambut kekasih Anda, atau percikan ketika si kecil bermain air.

Kedua, perhatikan kondisi pencahayaan. Pencahayaan menjadi faktor penting dalam menghasilkan video super slow motion yang baik. Cahaya matahari menjadi sumber cahaya yang paling ideal untuk merekam super slow-mo, karena memiliki frekuensi yang sempurna untuk diperlambat hingga 960 fps.

Dan ketiga, pilih musik yang sesuai. Menambahkan musik latar dalam konten video super slow-mo yang dikreasikan, dapat menambah efek romantis, humor hingga menegangkan, membuat konten video menjadi lebih menarik.

“Penyertaan backsound pada video super slow-mo dapat meningkatkan efek dramatis, berkesan hingga menggelikan dari konten yang direkam. Pilih musik latar yang sesuai dengan gambar, dan ciptakan video super slow-mo epik yang siap menuai banyak likes”, tutup David.

 



PT Gesundheit dan Ralali.com Ajak Pengusaha Tengok Potensi Air Isi Ulang

MAJALAH ICT – Jakarta. Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) mencatatkan bahwa selama 12 tahun terakhir, terjadi peningkatan drastis pengguna air kemasan. Dari angka 4,1% pada tahun 2005, melonjak hingga 42,8% pada akhir tahun 2017 lalu. Tak heran apabila berbagai produk air minum dalam kemasan membanjiri pasaran pada beberapa tahun terakhir. Demikian pula bisnis air isi ulang, baik air mineral biasa maupun air alkali, banyak mengisi ceruk pasar yang terbuka lebar.

Pada hari Sabtu, 24 April 2018, Ralali.com bekerja sama dengan PT Gesundheit dan Universitas Krida Wacana (UKRIDA) menggelar Bincang Klinis dan Bisnis mengenai pentingnya air sehat serta potensi bisnis air isi ulang alkali saat ini. PT Gesundheit sendiri merupakan perusahaan penyedia mesin air isi ulang yang telah berdiri sejak tahun. Pada acara tersebut, hadir para praktisi dan akademisi yang ahli di bidangnya, yakni Indra, Komisioner PT Gesundheit,  yang telah menggeluti bisnis selama bertahun-tahun. Hadir pula Dr. Wani Devita, SpMK., akademisi UKRIDA sekaligus spesialis di bidang clinical microbiologist, serta Juan Kartawidjaja, Senior Product Manager Ralali.com.

Pada diskusi tersebut, ketiga narasumber mengangkat topik air minum dan potensi-potensinya dilihat dari kacamata bisnis dan kesehatan. Sebagaimana Kangen Water yang begitu booming di masyarakat, saat ini air alkali tengah merintis produknya di Indonesia. Fenomena Kangen Water menjadi bukti bahwa masyarakat Indonesia semakin menyadari untuk hidup sehat tanpa obat.

“Air minum yang banyak dicari konsumen saat ini adalah air yang memiliki TDS (Total Dissolved Solids) rendah dan memiliki pH yang tinggi. Hal ini karena air merupakan komponen utama tubuh manusia yang salah satu fungsinya adalah melarutkan zat-zat gizi,” ungkap Dr. Wani.

Air dengan pH yang tinggi disebut juga dengan nama air alkali. Melihat potensi bisnis yang muncul, PT Gesundheit tergerak untuk memperkenalkan mesin alkali yang dirancang agar dapat memproduksi air minum dalam jumlah banyak sehingga dapat menyejahterakan masyarakat melalui pengembangan bisnis air alkali isi ulang.

“Mesin isi ulang air alkali ini dapat mengubah air minum apapun menjadi detox water yang kaya akan kebaikan bagi tubuh,” jelas Indra.

Indra juga menambahkan bahwa mesin isi ulang air alkali cocok digunakan untuk berbagai lini kebutuhan mulai dari konsumsi rumahan, industri kecil, hingga sarana umum seperti rumah sakit dan tempat olahraga. Oleh karena itu, membuka bisnis isi ulang air alkali merupakan kesempatan emas yang patut dipertimbangkan.

“Kebutuhan masyarakat terus meningkat, bisnis isi ulang air alkali terbuka lebar. Dengan modal tertentu, siapa saja dapat menjalankan bisnis ini. Kuncinya adalah memilih mesin yang sesuai,” tambah Juan Kartawidjaja.

Juan menginformasikan bahwa mesin isi ulang air alkali dari PT Gesundheit dapat diperoleh secara online melalui marketplace Ralali.com dengan mendapatkan potongan harga khusus dan keuntungan lain, seperti gratis ongkos kirim dan gratis biaya pemasangan. Diharapkan dengan kemudahan memperoleh mesin isi ulang air alkali ini, dapat menjadi peluang untuk menjalankan bisnis depot air minum dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

 



Rumah.com Luncurkan Identitas dan Teknologi Baru

MAJALAH ICT – Jakarta. Menyongsong dekade baru, PropertyGuru Group, induk usaha Rumah.com,  meluncurkan identitas baru sebagai perusahaan berbasis teknologi yang bergerak di industri properti. Perubahan identitas baru ini dilakukan menyeluruh di semua perusahaan regionalnya, termasuk Rumah.com di Indonesia.

Peluncuran identitas baru ini ditandai dengan perubahan logo baru. Logo tiga rumah yang sebelumnya menjadi identitas Rumah.com dan PropertyGuru sebagai media properti terbesar di Asia, berganti dengan logo dua atap rumah yang saling terhubung. Logo baru ini melambangkan Rumah.com sebagai perusahaan berbasis teknologi yang bergerak di bidang properti, yang terus tumbuh dan berkembang sesuai zaman.

Head of Marketing Rumah.com, Ike Hamdan, mengatakan, “Perubahan logo bukan sekedar kosmetik. Sebagai sebuah perusahaan berbasis teknologi, logo baru ini sangat selaras dengan tema yang clean, simple, dan modern. Logo baru ini juga melambangkan Rumah.com yang berkembang dari penyedia listing semata menjadi perusahaan teknologi.”

Teknologi terbaru yang diterapkan oleh Rumah.com adalah teknologi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI). Rumah.com menggunakan mesin pembelajaran algoritma. Mesin algoritma berbasis kecerdasan buatan ini akan terus memelajari kebutuhan dan preferensi setiap pengunjung Rumah.com, sehingga solusi yang diberikan akan semakin akurat dan spesifik karena dilakukan berdasar perilaku pengguna.

“Rumah.com dan PropertyGuru Group adalah yang pertama di Asia yang menggunakan teknologi AI ini. Tak hanya logo, pembaruan identitas ini meliputi pembaruan halaman utama situs Rumah.com, aplikasi mobile, hingga penggunaan teknologi AI. Pembaruan ini akan terus berlangsung secara bertahap hingga ke seluruh bagian situs Rumah.com,” Ike menambahkan.

Peluncuran identitas baru ini dilakukan di kantor Rumah.com, di Gedung Manhattan Square, TB Simatupang, Jakarta Selatan. Prosesi diawali dengan sambutan dari Chief Executive Officer PropertyGuru Group, Hari V. Krishnan di Singapura secara sambungan langsung melalui internet, dilanjutkan dengan sambutan dari Chief Marketing Officer PropertyGuru Group, Bjorn Sprengers.

Dalam sambutannya, Hari mengatakan, “Jutaan orang di Asia Tenggara sudah mencari dan menemukan rumahnya bersama kami. Ini adalah sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab bagi kami. Menyongsong dekade yang baru, kami menyadari bahwa orang-orang tidak hanya menginginkan proses pencarian dan pembelian rumah yang lebih cepat dan mudah, tetapi juga solusi yang sangat spesifik dan pribadi sesuai kebutuhan dan tantangan masing-masing.”

Selain pembaruan logo, Rumah.com juga mengusung motto baru, yakni ‘Melangkah ke Rumah’. Motto ini merupakan adaptasi dari motto baru PropertyGuru Group, yang berbunyi ‘Look Forward to Home’.

Bjorn menjelaskan, “‘Melangkah ke Rumah’ merupakan perwujudan aspirasi semua pencari properti di Asia – yaitu menemukan dan memiliki rumah mereka sendiri. Identitas brand kami yang baru, terutama logo kami yang baru, mendapat inspirasi dari asal kami, dan dengan tegas menunjukkan arah perjalanan kami sebagai sebuah brand.”

Setelah sambutan, masing-masing perusahaan PropertyGuru Group di Singapura (PropertyGuru.sg), Malaysia (PropertyGuru.my), dan Thailand (DDProperty.com), serta Rumah.com di Indonesia menekan tombol peluncuran identitas baru. Serentak, tampilan di masing-masing website berubah. Hal ini dilakukan dan disaksikan secara langsung melalui sambungan internet. Di Indonesia sendiri, seremoni dilanjutkan dengan peluncuran logo baru secara fisik oleh Ike Hamdan dan Country Manager Rumah.com, Marine Novita, dengan membuka tirai logo baru.

Logo Baru Rumah.com

Logo Baru Rumah.com, menandai transformasi Rumah.com menjadi sebuah perusahaan properti berbasis teknologi. Marine menjelaskan makna dibalik logo baru ini. Katanya, “Dua atap rumah perlambang fase pencarian rumah; baik mereka yang sedang mencari rumah pertamanya, atau yang sedang mencari hunian baru yang lebih baik. Empat puncak di dalam logo tersebut juga  melambangkan empat pasar utama PropertyGuru: Singapura, Malaysia, Thailand, dan Indonesia.”

“Logo baru ini terdiri dari garis-garis yang saling terkait. Ini menunjukkan perjalanan hidup seseorang, sekaligus perjalanan mencari hunian. Ada naik, ada turun, ada rintangan, ada keraguan. Rumah.com hadir sebagai Penasihat Terpercaya Anda dalam mencari hunian, mengatasi segala rintangan dan keraguan agar para pencari rumah bisa menemukan rumah yang tepat, serta pada akhirnya mengambil keputusan yang percaya diri saat membeli properti,” ia menegaskan.

Penggunaan teknologi Kecerdasan Buatan ini menjadi bukti konsistensi PropertyGuru dalam mengembangkan teknologi di bidang properti. Sebelumnya, PropertyGuru Group menghadirkan teknologi virtual tour, di mana penggguna bisa merasakan sensasi menelusuri setiap jengkal ruangan di dalam rumah incaran, tanpa harus datang langsung ke lokasi.

Bagi para pengembang properti, Rumah.com juga telah meluncurkan teknologi e-Property Track. Teknologi yang langsung menjadi favorit para pengembang ini secara otomatis mendistribusikan setiap inquiry konsumen yang masuk kepada tim sales dan marketingnya. Jika salah satu tim sales dan marketing tidak merespon dalam waktu yang ditentukan, inquiry tersebut langsung berpindah secara otomatis ke tim sales dan marketing lain. Dengan demikian, peluang penjualan selalu terjaga.

ePT juga dapat memperbarui status daftar unit secara real-time. Jumlah dan posisi unit yang terjual bisa diketahui secara langsung sehingga memudahkan tim sales dan marketing saat akan menawarkan unit-unit yang tersedia.

 



Accenture dan SAP Matangkan SAP S/4 HANA dan Perkuat Supply Chain Digital

MAJALAH ICT – Jakarta. Accenture dan SAP SE berencana untuk berinovasi, mengembangkan, dan menguasai pasar dengan extended planning solutions (solusi perencanaan tambahan) pada SAP S/4HANA bagi industri manufaktur.

Kerjasama ini berfokus untuk mengembangkan kemampuan SAP S/4HANA dan membantu pelanggan memaksimalkan tingkat ROI (return on investment) mereka melalui teknologi supply chain digital yang lebih responsif dan mampu menyajikan informasi secara real-time. Fitur tambahan SAP S/4HANA ini akan membantu memungkinkan supply chain digital dengan meningkatkan perputaran materi dan menurunkan biaya.

Solusi hasil kerjasama Accenture dan SAP ini akan menyempurnakan kemampuan perencanaan Demand Driven MRP dan fungsi perencanaan ketentuan materi prediktif (predictive materials requirements planning) di dalam SAP S/4HANA. Hal ini akan memberikan simulasi cepat dan simpel dalam menyajikan analisis dan prediksi canggih seputar kapasitas, permintaan komponen untuk negosiasi selanjutnya dengan para supplier, perubahan engineering, dan evaluasi dampak dari perubahan demand maupun supply. Solusi ini akan menjadi bagian dari portofolio SAP dalam hal supply chain dan perencanaan digital.

Tim profesional Accenture akan membantu mewujudkan pelaksanaan terbaik, analisis kasus bisnis, dan penerapan kemampuan tambahan untuk mempercepat adopsi Demand Driven MRP pelanggan di dalam lingkup manajemen supply chain.

“Karena konsumen saat ini menginginkan adanya waktu tunggu yang singkat dan fleksibilitas yang lebih tinggi ketika memesan produk, saatnya bagi perusahaan produk untuk mentransformasi status quo,” kata Eric Schaeffer, direktur pelaksana senior dan kepala praktik industri Accenture. “Bekerja dengan SAP di tingkat pengembangan dan menggabungkan kekuatan SAP S/4HANA dengan pengetahuan industri dan praktik terbaik Accenture, kami dapat membantu klien kami bertransformasi menjadi perusahaan cerdas yang lincah dan tangkas yang memiliki kuasa dan kejelasan yang lebih besar terhadap kegiatan operasional mereka.”

Hans Thalbauer, wakil presiden senior Digital Supply Chain dan IoT SAP, mengatakan, “Kami percaya proyek ini akan memperluas portofolio solusi yang kami bangun bersama di SAP S/4HANA. Berkolaborasi bersama Accenture, kami berencana untuk menawarkan kemampuan perencanaan tambahan baru yang menarik kepada para pelanggan, seraya mendukung visibilitas dan tingkat keresponsifan rantai suplai secara real-time.”
Informasi ini melanjutkan pengumuman atas inisiatif kedua perusahaan untuk bekerjasama pada pertama kalinya di bulan Januari 2016, pada sebuah program komprehensif yang mewadahi pengembangan inti dan pengenalan SAP S/4HANA ke pasar.

 



Making Indonesia 4.0 Diharapkan Membuat Industri Nasional Berdaya Saing Global di Era Digital

MAJALAH ICT – Jakarta. Indonesia berkomitmen untuk membangun industri manufaktur yang berdaya saing global melalui percepatan implementasi Industri 4.0. Hal ini ditandai dengan peluncuran Making Indonesia 4.0 sebagai sebuah peta jalan dan strategi Indonesia memasuki era digital yang tengah berjalan saat ini.

“Peningkatan nilai tambah merupakan kunci untuk bisa bersaing dan memenangkan kompetisi pada persaingan global sekarang,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto pada acara Peluncuran Making Indonesia 4.0 sebagai bagian rangkaian acara Indonesia Industrial Summit 2018 di Jakarta.

Untuk itu, industri nasional membutuhkan konektivitas serta interaksi melalui teknologi, informasi dan komunikasi yang terintegrasi dan dapat dimanfaatkan di seluruh rantai nilai manufaktur guna mencapai efisiensi dan peningkatan kualitas produk.

Menperin menjelaskan, Making Indonesia 4.0 memberikan arah yang jelas bagi pergerakan industri nasional di masa depan, termasuk fokus pada pengembangan lima sektor manufaktur yang akan menjadi percontohan serta menjalankan 10 inisiatif nasional dalam upaya memperkuat struktur perindustrian Indonesia.

“Penyusunan peta jalan ini telah melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari institusi pemerintah, asosiasi industri, pelaku usaha, penyedia teknologi, maupun lembaga riset dan pendidikan,” ungkapnya. Airlangga pun meyakini, melalui komitmen serta partisipasi aktif dari seluruh pihak tersebut, implementasi Industri 4.0 di Indonesia akan berjalan sukses dan sesuai sasaran.

“Implementasi Making Indonesia 4.0 yang sukses akan mampu mendorong pertumbuhan PDB riil sebesar 1-2 persen per tahun, sehingga pertumbuhan PDB per tahun akan naik dari baseline sebesar 5 persen menjadi 6-7 persen pada periode tahun 2018-2030,” paparnya. Dari capaian tersebut, industri manufaktur akan berkontribusi sebesar 21-26 persen terhadap PDB pada tahun 2030.

Selanjutnya, pertumbuhan PDB bakal digerakkan oleh kenaikan signifikan pada ekspor netto, di mana Indonesia diperkirakan mencapai 5-10 persen rasio ekspor netto terhadap PDB pada tahun 2030. Selain kenaikan produktivitas, Making Indonesia 4.0 menjanjikan pembukaan lapangan pekerjaan sebanyak 7-19 juta orang, baik di sektor manufaktur maupun non-manufaktur pada tahun 2030 sebagai akibat dari permintaan ekspor yang lebih besar.

“Dalam mencapai target tersebut, industri nasional perlu banyak pembenahan terutama dalam aspek penguasaan teknologi yang menjadi kunci penentu daya saingnya,” tegas Menperin. Adapun lima teknologi utama yang menopang implementasi Industri 4.0, yaitu Internet of Things, Artificial Intelligence, Human–Machine Interface, teknologi robotik dan sensor, serta teknologi 3D Printing.

Untuk penerapan awal Industri 4.0, Indonesia akan berfokus pada lima sektor manufaktur, yaitu industri makanan dan minuman, industri tekstil dan pakaian, industri otomotif, industri kimia, serta industri elektonik. “Sektor ini dipilih setelah melalui evaluasi dampak ekonomi dan kriteria kelayakan implementasi yang mencakup ukuran PDB, perda­gangan, potensi dampak terhadap industri lain, besaran investasi, dan kecepatan penetrasi pasar,” terangnya.

Di samping itu, Making Indonesia 4.0 memuat 10 inisiatif nasional yang bersifat lintas sektoral untuk mempercepat perkembangan industri manufaktur di Indonesia. Kesepuluh inisiatif tersebut, mencakup perbaikan alur aliran barang dan material, membangun satu peta jalan zona industri yang komprehensif dan lintas industri, mengakomodasi standar-standar keberlanjutan, memberdayakan industri kecil dan menengah, serta membangun infrastruktur digital nasional.

Kemudian, menarik minat investasi asing, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pembangunan ekosistem inovasi, insentif untuk investasi teknologi, serta harmonisasi aturan dan kebijakan. “Dengan adanya manfaat yang nyata, Indonesia berkomitmen untuk mengimplementasikan Making Indonesia 4.0 dan menjadikannya sebagai agenda nasional,” pungkasnya.

Pada kegiatan IIS 2018, yang akan dihadiri 1200peserta dari berbagai pemangku kepentingan, juga dilaksanakan diskusi mengenai sosialisasi konsep, potensi dan kesiapan implementasi Industri 4.0 pada lima sektor yang menjadi percontohan. Selain itu, menampilkan pameran tematik yang menghadirkan industri pionir dalam implementasi Industri 4.0.



Perkuat Kemitraan dengan Bank, Bhinneka Gelar Bazar Offline

MAJALAH ICT – Jakarta. Setelah sukses menutup bulan Maret dengan Bhinneka Big 25th Bazaar yang diselenggarakan selama tiga hari (27-29/3) di gedung Sentral Senayan 3, kemeriahan event belanja kembali berlanjut di pekan pertama April 2018.

Dalam acara yang berlangsung hingga Jumat (6/4) mendatang, Bhinneka hadir dalam 77th Anniversary Bazaar sebagai rangkaian perayaan hari jadi OCBC NISP. Acara digelar di OCBC NISP Tower, Jalan Prof Dr Satrio Kav 25, dan turut diikuti belasan merchant lainnya.

“Di akhir Maret kemarin, kita telah mengadakan bazar Bhinneka dengan antusiasme yang tinggi dari masyarakat. Sekarang, bekerja sama dengan OCBC NISP, kita mengadakan event promo secara online di website Bhinneka.com dan offline melalui bazar ini,” ungkap Tulus Ciptadi, Integrated Marketing Communication Manager Bhinneka.

Berbeda dengan bazar sebelumnya, OCBC NISP 77th Anniversary Bazaar digelar secara khusus dan ekslusif untuk para nasabah bank tersebut. Dengan demikian, skala dan target kegiatan pun turut disesuaikan. Begitu pula dengan sasaran promo online yang bisa diakses melalui link bhinneka.com/promo/hut-ocbc yang menawarkan diskon maksimal Rp 770.000 untuk berbagai produk pilihan.

Di sisi lain, kegiatan ini juga menandakan kuatnya hubungan kemitraan yang telah terjalin antara Bhinneka dengan OCBC NISP, sebagai salah satu partner perbankan untuk pengalaman belanja online yang lebih maksimal bagi masyarakat.

“Melihat behavior konsumen Bhinneka yang berbeda antara di online dan offline, pemilihan barang yang kita hadirkan tentu juga berbeda. Dalam promo online, ada lebih banyak gadget dan perangkat elektronik untuk gaya hidup yang premium. Sedangkan di bazar offline, ada lebih banyak peralatan rumah tangga,” lanjutnya.

Karena itu pula, salah satu poin yang membedakan antara promo online dan offline dalam rangka hari jadi ke-77 tahun OCBC NISP adalah diskon yang diberikan. Harga barang-barang yang ditawarkan dalam bazar jauh lebih miring, dan tentu saja bisa langsung dibawa pulang. Tak ayal, animo pengunjung pun cukup tinggi.

Dari penyelenggaraan bazar-bazar sebelumnya, beberapa jenis produk yang ludes diserbu pengunjung di antaranya seperti rice cooker, blender berbagai ukuran, hair dryer, bahkan sampai ponsel, dan power bank.
“Di bazar sebelumnya, kita berhasil melakukan hampir 1.500 transaksi secara on the spot. Sedangkan dalam bazar kali ini, skala dan lingkungannya lebih eksklusif. Jadi targetnya disesuaikan dengan kondisi. Yang pasti antusiasme pengunjung juga sangat besar. Terutama dari para ibu dan bapak rumah tangga,” papar Tulus lebih lanjut.

Ke depannya, Bhinneka akan terus menggelar kegiatan dan program offline seperti ini dengan partner-partner lain. Untuk melengkapi promo toko online yang selalu dihadirkan selama ini.

 



Review Penginapan Syariah Murah Meriah di Jakarta Selatan

Untuk menghemat biaya tinggal sementara di Jakarta, saya sudah bertekad akan solo traveling dan menginap di hotel kapsul atau semacam […]

from Rosediana Diary https://ift.tt/2GREkUr
via IFTTT