Thursday, 2 August 2018

Grab Dapatkan Investasi Senilai 2 Miliar Dolar AS dalam Putaran Pendanaan Terbaru

MAJALAH ICT – Jakarta. Grab Holdings Inc. (Grab), mobile platform O2O terkemuka di Asia Tenggara hari ini mengumumkan perolehan investasi senilai US$2 miliar dalam putaran pendanaan terbaru.

Sebelumnya, Toyota Motor Corporation (Toyota) telah tergabung dalam sederet daftar institusi keuangan global terkemuka yang berinvestasi di Grab, meliputi OppenheimerFunds, Ping An Capital, Mirae Asset – Naver Asia Growth Fund, Cinda Sino-Rock Investment Management Company, All-Stars Investment, Vulcan Capital, Lightspeed Venture Partners, Macquarie Capital dan para investor lainnya yang semakin memperkuat tujuan Grab untuk menjadi pemain sektor teknologi terkemuka di Asia Tenggara.

Investasi yang ditanamkan oleh berbagai institusi keuangan terkemuka ini menggambarkan kepercayaan mereka terhadap peluang pertumbuhan jangka panjang Grab dan kemampuan unik Grab dalam menggali potensi pertumbuhan di wilayah ini melalui platform O2O dan transportasi milik Grab yang terdepan di industrinya.

Ming Maa, President Grab, mengatakan: “Kami bangga menyambut berbagai institusi keuangan terkemuka ini untuk bergabung ke dalam sederet daftar investor dan mitra strategis kami. Kini, Grab merupakan platform O2O terkemuka yang memungkinkan jutaan konsumen dan wirausahawan untuk masuk ke ranah daring dan mendorong ekonomi digital di Asia Tenggara. Kami melihat besarnya minat dari para investor dan mitra strategis di ranah global yang menunjukkan ketertarikan untuk bermitra dengan kami guna meraih pertumbuhan pesat di wilayah ini.”

Grab akan menggunakan dana tersebut untuk memperluas jangkauan layanan O2O yang disediakan di Asia Tenggara dan untuk menjadi everyday super app pilihan jutaan masyarakat di wilayah ini. Saat ini, Grab telah memiliki one-stop solution guna memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat, baik ketika menggunakan aplikasi Grab untuk membayar berbagai merchant melalui GrabPay, memesan makanan melalui GrabFood, mengirim paket melalui GrabExpress, atau memesan kendaraan dengan berbagai layanan transportasi Grab, dan Grab mencari peluang untuk memperluas layanan kebutuhan sehari-hari yang tersedia bagi para penggunanya melalui beragam kemitraan. Pada bulan Juli, Grab telah meluncurkan visinya untuk menjadi everyday super app di seluruh wilayah di mana Grab beroperasi melalui strategi open-platform dan mengumumkan peluncuran GrabFresh, layanan pengiriman barang belanjaan on-demand di Jakarta, disusul dengan kota-kota lainnya pada akhir tahun 2018.

Secara khusus, Grab akan menggunakan sebagian besar dari dana saat ini untuk melanjutkan investasi di Indonesia, dimana industri perusahaan penyedia layanan pemesanan transportasi on-demand terus berkembang. Grab memiliki lebih dari 7,1 juta wirausahawan mikro pada platformnya, di mana lebih dari separuhnya berlokasi di Indonesia. Melalui kemitraannya dengan penyedia layanan dompet digital dan rewards, OVO, Grab telah membentuk ekosistem pembayaran mobile yang paling banyak digunakan di negara ini, dengan lebih dari 60 juta unduhan. GrabFood telah tumbuh secara eksponensial tahun ini, mulai dari Jakarta untuk melayani 28 kota dan berkembang ke kota lainnya di seluruh Indonesia, memenangkan pangsa pasar yang signifikan dengan Gross Merchandise Value (GMV) di Indonesia hampir empat kali lipat pada paruh pertama tahun 2018 Begitu pula dengan GMV GrabExpress di Indonesia yang telah mencapai lebih dari dua kali lipat pada paruh pertama tahun 2018.

 



Wednesday, 1 August 2018

Meski RUU Penyiaran Belum Tuntas, Kominfo Pastikan Gunakan Sistem Hybrid Penyelenggara Multiplekser

MAJALAH ICT – Jakarta. Rancangan Undang-Undang Revisi Penyiaran belum tuntas dibahas DPR dan Pemerintah. Salah satu hal yang mencuat adalah soal pemilihan penggunaan sistem penyelenggara multiplekser, apakah tunggal yang diselenggarakan oleh LPP TVRI atau bersifat multi yang diselenggarakan banyak penyelenggara khususnya Lembaga Penyiaran Swasta, serta pilihan hybrid antara LPP TVRI dan LPS. Dan nampaknya, Kementerian Kominfo memilih menggunakan sistem hybrid. Hal itu dapat dilihat dalam Rancangan Peraturan Menteri Kominfo tentang Pelaksanaan Penyiaran Televisi Secara Digital melalui Sistem Terestrial.

Dalam aturan yang sedang dikonsultasi kepada publik hingga 6 Agustus mendatang, disebutkan bahwa penyelenggara Multipleksing yaitu Lembaga Penyiaran yang menyelenggarakan penyiaran Multipleksing, yaitu LPP TVRI dan/atau LPS yang ditetapkan oleh Menteri.

“RPM ini disusun atas pertimbangan antara lain: perkembangan teknologi penyiaran, sistem penyiaran televisi digital yang merupakan kebijakan nasional yang harus memperhatikan komitmen antara negara-negara ASEAN dalam menjalankan rekomendasi International Telecommunication Union (ITU), dan diperlukannya pengaturan penyelenggaraan penyiaran multipleksing untuk menjalankan migrasi sistem penyiaran televisi analog ke digital,” demikian bunyi keterangan tertulis Kementerian Kominfo yang disampaikan Plt Kepala Biro Humas Kominfo Noor Iza.

Selain soal multiplekser, RPM juga memuat beberapa substansi, antara lain bahwa Penyelenggaraan Penyiaran TV digital dilaksanakan oleh Penyelenggara Siaran Digital, yaitu Lembaga Penyiaran yang menyelenggarakan siaran secara digital, terdiri atas : LPP TVRI, LPPL, LPS dan/atau LPK, kemudian pelaksanaan  Penyelenggaraan Penyiaran simulcast dibatasi jangka waktu pelaksanaannya sampai dengan Penghentian Siaran Analog (Analog Switch Off) yang ditetapkan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Disbeutkan juga, penyelenggaraan Siaran Digital menyewa saluran siaran kepada Penyelenggara Multipleksing. 4.    Kesepakatan antara Penyelenggara Multipleks dan  Penyelenggara Siaran digital dituangkan dalam PKS yang  paling sedikit memuat wilayah layanan siaran sesuai Izin Penyelenggaraan Penyiaran, hak dan kewajiban, Service Level Agreement (SLA), tarif sewa saluran siaran; dan masa berlaku kerjasama, ganti rugi apabila tidak memenuhi hak dan kewajiban.

“Penyelenggara Multipleksingwajib memenuhi standar kualitas layanan, paling sedikit mencakup Kualitas Layanan Jaringan berupa ketersediaan jaringan dan parameter teknis multipleksing, kualitas Pelayanan  Pelanggan berupa aktivasi layanan dan penanganan gangguan atau keluhan,” tambahnya lagi.

Untuk migrasi ke digital, pemerintah membantu penyediaan Set Top Box (STB) kepada masyarakat yang secara ekonomi dinyatakan kurang mampu agar dapat menerima siaran digital. Mekanisme pendistribusian STB kepada masyarakat kurang mampu ditetapkan oleh Menteri.

 

 



TelkomGroup Pastikan Kesuksesan Layanan ICT untuk Asian Games XVIII Jakarta – Palembang

MAJALAH ICT – Jakarta. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) sebagai “Official Prestige Telco Parner Asian Games XVIII 2018” menyatakan siap menyukseskan penyelenggaraan Asian Games XVIII Jakarta – Palembang melalui penyediaan layanan information & communication tecnology (ICT) yang dikawal oleh personel-personel terbaik.

“Indonesia pernah menjadi tuan rumah Asian Games pada 1962 lalu. Tahun ini, Indonesia kembali dipercaya menjadi tuan rumah, hal ini merupakan bentuk apresiasi negara-negara di Asia terhadap kredibilitas Indonesia. Untuk itu, sebagai perusahaan telekomunikasi digital milik Indonesia, TelkomGroup menyatakan siap menjamin layanan ICT prima selama penyelenggaraan Asian Games mulai 18 Agustus – 2 September 2018!” tegas Dian Rachmawan, Direktur Enterprise & Business Service Telkom saat memimpin Apel Kesiapan Satgas Asian Games TelkomGroup di halaman Kantor Telkom Jakarta Barat.

Dian mengatakan, Telkom secara khusus melaksanakan apel kesiapan untuk menguatkan komitmen seluruh personel TelkomGroup agar fokus menyukseskan Asian Games, serta mempunyai spirit yang tinggi dalam mengawal perhelatan olahraga terbesar di Asia tersebut. Demi memastikan seluruh infrastruktur dan layanan berfungsi optimal, TelkomGroup mengerahkan tidak kurang dari 2.700 personel terbaiknya yang bersiaga 24 jam.

Telkom sebagai perusahaan merah putih yang bergerak di industri telekomunikasi digital berpartisipasi memberikan dukungan untuk menyukseskan Asian Games melalui penyediaan berbagai layanan ICT TelkomGroup antara lain 1.070 Access Point di all venue, 8.700 unit IndiHome yang disebar di unit-unit wisma atlet. Pada event ini Telkom menyediakan akses Internet sebesar 222 Gbps dan fasilitas ICT pendukung lainnya.

Sementara untuk layanan mobile, TelkomGroup memastikan penguatan sinyal Telkomsel dengan menggunakan 124 BTS 4.5G dan 140 BTS 4G baik di Jakarta maupun Palembang. Tak hanya itu, Telkomsel yang juga berperan sebagai “Official Mobile Partner”, mengeluarkan 27.000 starter pack edisi khusus Asian Games yang juga akan digunakan oleh atlet dan panitia penyelenggara Asian Games XVIII.

“ICT merupakan salah satu infrastruktur penting yang menunjang kesuksesan penyelenggaraan Asian Games. Untuk itu, sebagai BUMN yang bergerak di industri telekomunikasi digital, Telkom berkomitmen penuh menyediakan infrastruktur serta layanan ICT terbaik,” ungkap Dian Rachmawan. Menurut Dian, dengan adanya infrastruktur ICT yang lengkap dan modern, nama Indonesia dapat semakin harum di kancah internasional, seperti negara-negara lain yang sebelumnya telah sukses menyelenggarakan Asian Games.

Selain untuk untuk kesuksesan penyelenggaraan AsianGames 2018, dukungan TelkomGroup juga diharapkan mampu menambah semangat para atlet nasional yang bertanding. Asian Games XVIII 2018 yang diselenggarakan di Jakarta dan Palembang pada 18 Agustus 2018 – 2 September 2018 merupakan perhelatan olahraga terbesar kedua di dunia yang diikuti oleh 45 negara dengan total atlet dan panitia penyelenggara sejumlah 16.000 orang dan mempertandingkan 42 cabang olahraga di 80 lokasi pertandingan.

 



Sony Hadirkan 4K HDR TV Master Series dengan A9F OLED untuk Kualitas Gambar di Rumah

MAJALAH ICT – Jakarta. Sony memperkenalkan seri televisi terbaru, menawarkan kualitas gambar tak tertandingi berkat Prosesor Gambar X1™ Ultimate generasi terbaru. Seri A9F terbaru hadir sebagai MASTER Series – nama yang digunakan Sony untuk model TV dengan kualitas gambar terbaik. Tujuan Sony adalah untuk menciptakan televisi yang mampu menampilkan gambar seperti yang diinginkan pembuat konten dan memungkinkan MASTER Series untuk memiliki kualitas gambar mendekati monitor kelas-profesional yang sering digunakan untuk membuat film di studio produksi. Dikembangkan dengan mengikuti berbagai kriteria evaluasi produk yang sangat ketat oleh oleh insinyur berpengalaman dalam kualitas gambar, Sony percaya diri bahwa MASTER Series unggulan mengantarkan kualitas gambar terbaik di pengaturan rumah.

Dari film 4K, video dan gambar kamera, hingga konsol game, telepon genggam dan televisi seperti MASTER Series, Sony merupakan perusahaan elektronik konsumen yang mampu menghadirkan solusi 4K untuk konsumen “dari lensa menuju ke ruang tamu”.

MASTER Series model A9F dilengkapi dengan Prosesor Gambar X1™ Ultimate generasi terbaru yang telah dikembangkan. Prosesor ini memiliki peran penting dalam menghasilkan gambar sempurna di MASTER Series. Dengan sejarah panjang dan keahlian dalam mengembangkan kamera dan monitor professional, Sony memahami bahwa ketelitian dalam menciptakan komponen untuk pemroses sinyal dapat menghasilkan perbedaan langsung kepada hasil akhir gambar. Prosesor Gambar X1™ Ultimate secara pintar dapat mendeteksi dan menganalisis setiap objek dalam gambar melalui Object-based Super Resolution Sony untuk akurasi dan detail menakjubkan. Dan juga, Object-based HDR remaster telah di-update dan sekarang memungkinkan setiap objek untuk dapat di-remaster secara individu untuk kedalaman lebih baik, tekstur akurat dan gambar yang lebih realistis.

Sony telah bekerja sama dengan profesional, bersama dengan Sony Pictures Entertainment – dari pembuatan mode gambar yang sesuai dengan kriteria pembuat film tahun 2000 hingga standarisasi HDR terbaru dan membawanya ke pembuatan film. Untuk MASTER Series, berhubungan dengan Netflix, Sony memperkenalkan “Netflix Calibrated Mode”. Fitur unik ini secara khusus dikembangkan untuk menyerupai kualitas gambar sebagai studio evaluation master untuk televisi untuk menjaga visi dan keinginan kreatif pembuat konten. Dengan mengakses satu pengaturan menu sederhana, Netflix Calibrated Mode menghasilkan visual yang membuat cerita menjadi hidup, dan penikmat hiburan dapat menikmati pengalaman dengan menonton seri TV, film, documenter dan konten favorit lainnya di Netflix. Dan juga, MASTER Series telah dilengkapi dengan CalMAN®1 , perangkat lunak kalibrasi tampilan terbaik di industry dari Portrait Displays. CalMAN telah digunakan oleh profesional sebagai alat untuk memastikan kontrol kualitas tampilan untuk memenuhi persyaratan ketat dari pembuat konten dari penyiaran, produksi, dan pos-produksi. CalMAN menghilangkan kesulitan dalam mempertahankan kualitas gambar pada TV.

Inovasi Gambar, Suara dan Desain

TV A9F unggulan dilengkapi dengan Pixel Contrast Booster, yang merupakan panel original Sony untuk OLED. Memaksimalkan dynamic range dengan memperluas area reproduksi warna pada tingkat pencahayaan tinggi. Gambar telah ditingkatkan dengan detail dan tekstur ekstra/ TV A9F memiliki kualitas suara tak tertandingi berkat teknologi Acoustic Surface Audio+™ terbaru.

Acoustic Surface pertama kali diperkenalkan tahun lalu pada seri A1 yang telah diakui dan diikuti oleh A8F tahun ini. Acoustic Surface Audio+ yang telah ditingkatkan memperkenalkan aktuator tambahan di tengah layar dan channel subwoofer tambahan, secara total menjadi sistem suara 3.2 channel. Aktuator tengah tambahan terbaru bekerja seperti speaker tengah yang tersembunyi dibelakang layar AT (acoustically transparent) yang dapat ditemukan di bioskop film. Dengan tiga aktuator dan dua subwoofer menghadap ke samping, A9F menghasilkan suara kaya yang secara signifikan meningkatkan pengalaman menonton. A9F juga memiliki TV Center Speaker Mode yang memungkinkan Acoustic Surface Audio+ untuk digunakan sebagai speaker tengah dari home theater system.

Menggunakan fitur Android TV Hands-free Voice Search pada TV A9F yang mengunakan sistem Android 8.0 Oreo akan menjadi semakin mudah. Model TV A9F memiliki mikrofon built-in yang membuat Anda dapat berbicara kepada TV untuk mencari apa yang Anda inginkan dengan cepat atau untuk meminta TV untuk memainkan acara TV, film dan banyak lagi. Dengan Android TV Hands-free Voice Search, tidak ada lagi navigasi yang rumit dan pengekitan yang melelahkan tidak lagi diperlukan.

 

Televisi A9F Master Series akan tersedia di Indonesia pada bulan Oktober 2018.

 



PermataMobile X, Gebrakan Revolusioner Pencipta Peta Baru Mobile Banking

MAJALAH ICT – Jakarta. Tidak bisa dipungkiri, saat ini masyarakat modern memiliki beragam kebutuhan yang sangat berbeda dari generasi sebelumnya. Terlebih di era digital yang semakin canggih dengan terus hadirnya teknologi-teknologi terbaru yang memberikan dampak begitu besar terhadap gaya hidup dan perilaku masyarakat. Hal ini sebenarnya menjadi jawaban yang sempurna bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan ruang, waktu dan tempat mengingat apa yang dahulu dilakukan secara manual sekarang sudah dapat diselesaikan secara online dan ter-digitalisasi.

Saat ini, mobile banking merupakan sebuah jawaban yang tepat bagi mereka yang memiliki mobilitas tinggi dan menginginkan gaya hidup serba praktis. Pada tahun 2019, sebanyak 1,75 miliar pengguna ponsel diprediksi menggunakan perangkat mereka untuk kepentingan mobile banking[1]. Laporan ini menunjukkan bahwa hampir seluruh perbankan di dunia telah menerapkan teknologi mobile banking secara progresif.

Sejalan dengan hal tersebut dan untuk merespon perkembangan teknologi mobile banking yang demikian pesat, PermataBank memperkenalkan aplikasi mobile banking bernama PermataMobile X. “X” pada PermataMobile X mencerminkan simbol “Elevated Experience”, bertujuan untuk memberikan pengalaman terbaik yang menjawab kebutuhan nasabah dan calon nasabah. Harapannya, PermataMobile X ini dapat mewujudkan #IndonesiaTanpaStres, movement yang diusung dalam peluncuran PermataMobile X ini. Melakukan transaksi perbankan tanpa stres dan tanpa buang waktu karena semua mudah dan cepat di PermataMobile X.

Hadir dalam acara peluncuran PermataMobile X ini Prijono Sugiarto – Presiden Direktur PT Astra International Tbk, Sebastian R. Arcuri – Komisaris Utama PermataBank, Suparno Djasmin – Wakil Komisaris Utama PermataBank sekaligus Director In Charge Astra Financial, Ridha DM Wirakusumah – Direktur Utama PermataBank, Abdy D. Salimin – Direktur Technology & Operation PermataBank, Direksi dan Manajemen Senior PermataBank dan Astra Financial serta para tamu undangan lainnya.

Ridha DM Wirakusumah – Direktur Utama PermataBank mengatakan,”PermataMobile X adalah platform andalan untuk semua layanan digital banking kami. PermataMobile X bukan hanya sekedar persembahan teknologi digital tetapi merupakan solusi utama dalam melayani nasabah. Kami selalu mendengar dan belajar dari nasabah bagaimana pengalaman ber-banking-nya sehingga PermataMobile X telah didesain secara khusus untuk menyempurnakan dan memberikan customer experience yang optimal. Kami akan senantiasa berinvestasi di platform ini secara berkelanjutan dengan menempatkan teknologi yang tepat dan sesuai untuk mewujudkan aspirasi kami yaitu menjadi Bank yang simple, fast dan reliable.”

Disisi lain, Abdy D. Salimin – Chief Information Officer serta Direktur Technology & Operation PermataBank menjelaskan, “PermataMobile X kami dedikasikan untuk merayakan customer experience dan era baru masa depan mobile banking di Indonesia dengan merancang ulang platform digital ini. Kami menyederhanakan kerumitan perbankan dan menghilangkan kebosanan ber-banking dengan mendesain ulang dan merombak total mobile banking kami sebelumnya sehingga PermataMobile X kini menjadi lebih menarik, cepat dan mudah digunakan sebagai aplikasi yang menyenangkan dalam melakukan perbankan digital dan menjadikannya masa depan mobile banking”.

“PermataMobile X memiliki lebih dari 200 fitur dalam satu aplikasi. Fitur-fiturnya menarik seperti Single Customer View yang menunjukkan semua akun di satu tempat, Peeking yang memungkinkan nasabah dapat melihat saldo dengan cepat tanpa login dan transfer ke handphone sehingga membuat transfer dana menjadi sangat mudah dilakukan. Disamping itu, fitur-fitur lainnya adalah kemampuan untuk share receipt dengan cepat melalui WhatsApp, LINE, SMS dan email; membuka rekening giro, tabungan dan deposito berjangka; membeli dan menjual reksadana dan obligasi; melihat mutasi rekening di semua akun selama lebih dari 12 bulan dsb. PermataMobile X adalah building block yang penting dalam strategi digital banking PermataBank dan kami akan terus berinvestasi untuk mewujudkan brand promise kami – simple, fast dan reliable”, jelas Abdy.

Selain meluncurkan PermataMobile X, PermataBank juga mempersembahkan Application Program Interface (API) Banking yang mempermudah nasabah SME dan Wholesale Banking dalam melakukan transaksi perbankannya. API Banking ini merupakan salah satu yang pertama di industri perbankan Indonesia dan menjadi tren baru dalam perekonomian digital di Indonesia. Dengan API Banking, PermataBank dapat dengan mudah mengekspos dan menawarkan aset dan layanan sehingga nasabah dan mitra kerja kami dapat mengintegrasikan layanan tersebut ke platform mereka dengan cepat, mudah dan efisien. Lebih dari 1.100 mitra bisnis kami sudah mulai beralih menggunakan API Banking PermataBank yang mencakup pembukaan akun untuk giro, tabungan, deposito berjangka, transfer dana, pembayaran, permintaan saldo, permintaan transaksi, order management untuk penilaian properti, layanan notaris, pengumpulan premi asuransi, pembayaran gaji, dan lain-lain.

 



KPID DKI Jakarta Ajak Masyarakat Betawi Sumbang Ide Program Siaran

MAJALAH ICT – Jakarta. Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) DKI Jakarta saat melakukan Literasi Media kepada Masyarakat Betawi di Pasar Seni, Ancol, Jakarta Utara. Literasi Media yang bertajuk Edukasi Penonton Cerdas; Peningkatan Pemahaman Literasi Media Masyarakat Betawi diselenggarakan oleh KPI DKI Jakarta bekerja sama dengan Komunitas Betawi Kita. Acara tersebut dirangkai dengan acara mengenang Hari Lahir Tokoh Pers Nasional, Mahbub Djunaidi.

Disampaikan Wakil Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) DKI Jakarta Rizky, masyarakat Betawi dicitrakan media saat ini seakan tidak berpendidikan, asal bicara, pelit, terbelakang dan pembuat kegaduhan. Hal itu dapat dilihat dari beberapa program televisi, terutama sinetron.

“Padahal kenyataannya banyak orang Betawi yang cerdas, berprinsip dan berpikiran maju seperti tokoh pers nasional kelahiran Betawi, Pak Mahbub Djunaidi ini.  Hanya saja sedikit sekali diangkat menjadi ide program siaran. Jikapun ada kadang dinilai oleh masyarakat Betawi tidak sesuai penggambarannya,” katanya.

Founder dan Ketua Betawi Kita, Roni Adi mengatakan, banyak cerita yang dihadirkan oleh lembaga penyiaran kadang terjebak hanya menceritakan masa lalu. Penggambaran orang Betawi juga tidak sesuai. “Ada beberapa tayangan yang disenangi masyakarakat, tapi kadang ada beberapa sisi yang menurut kita tidak pas menggambarkan karakter kebetawiannya. Padahal banyak sekali cerita Betawi yang dapat diangkat dan digemari masyarakat seperti Film Benyamin Suaeb dan Sinetron Si Doel Anak Betawi,” jelasnya.

Sementara itu, Fadjriah Nurdiarsih, pegiat media siber sekaligus Pengurus Lembaga Kebudayaan Betawi mengingatkan karena media sebagai sebuah industri juga merupakan entitas bisnis, maka seringkali penayangan suatu acara di media televisi dan media siber lebih banyak didasarkan kepentingan untuk mendapatkan keuntungan semaksimal mungkin ketimbang melaksanakan fungsi utama pers yakni informasi, edukasi, koreksi, rekreasi dan mediasi. Untuk itu Fadjriah menyarankan agar komunitas Betawi dapat membuat jurnalisme warga melalui media siber dan media televisi berbasis siber agar bisa mengambil alih fungsi utama pers tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, Rizky menambahkan, di tengah arus informasi yang semakin terbuka dan program siaran  yang banyak dianggap tidak berkualitas diperlukan ide dan masukan. Ide gagasan tersebut disampaikan kepada lembaga penyiaran agar memproduksi tayangan yang lebih berkualitas, mencerdaskan dan dibutuhkan masyarakat.

“Masyarakat Betawi harus dapat menyumbang ide serta masukan kepada Lembaga Penyiaran atau production house agar dapat memproduksi tayangan maupun program  yang mencitrakan masyarakat Betawi lebih positif,” paparnya.

 

 



Guna Perkuat Produk Lokal di Pasar Indonesia, Blanja Berikan Pelatihan UKM di 3 Kota

MAJALAH ICT – Jakarta. BLANJA.com bekerjasama dengan Asosiasi E-commerce Indonesia (idEA) menggelar workshop pelatihan UKM di 3 kota yaitu Jakarta, Yogyakarta dan Bandung. Setelah sebelumnya digelar di Jakarta, Yogyakarta dan diikuti oleh kurang lebih 200 pelaku usaha, kini Bandung menjadi tuan rumah ke-3 yang akan dikunjungi.

Menurut data dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Baru 6-7 % kontribusi produk lokal, dari semua produk yang terlisting di marketplace di Indonesia.

Oleh karena itu, Monika Viany, Strategic Seller Development BLANJA.com menyatakan Melalui workshop ini, kami ingin mengajak para pelaku UKM untuk memanfaatkan platform marketplace BLANJA.com untuk meningkatkan pemasarannya, tidak hanya berjualan di media sosial, terlebih lagi di BLANJA.com juga menyediakan laman khusus untuk produk lokal yaitu Asli Indonesia.

Marketplace, sebuah kanal pemasaran yang dapat dimanfaatkan pelaku UMKM, menawarkan one stop service bagi para pelaku usaha perorangan maupun perusahaan. Tidak hanya sebagai kanal untuk memasarkan produk lebih luas lagi, melainkan juga berbagai kemasan marketing untuk meningkatkan awareness dan transaksi penjual.

“Bisnis model marketplace membutuhkan kerjasama berbagai elemen ekosistemnya, salah satunya dari sisi penjual. Penjual diharuskan rajin membuka toko online-nya, menjaga ketersediaan stok produk, berkomitmen dengan pengiriman dan kesesuaian pemesanan barang, dll.” lanjut Viany.

Berdasarkan pengalaman, UKM yang sukses berjualan di BLANJA.com, biasanya sangat inovatif, baik dari segi tampilan toko, produk, packaging dan promo. Dan di sini kami hadir untuk memberikan pembekalan, jaringan baru, dan solusi bagi para pelaku UMKM untuk bertransformasi secara digital sehingga bisa berdagang secara online lebih cepat, aman, dan efisien.

“Harapannya, akan lebih banyak lagi UKM – UKM sukses lainnya sehingga produk lokal bisa semakin diminati dan cintai tidak hanya oleh masyarakat Indonesia itu sendiri tapi juga dunia,” tutup Viany.