Saturday, 1 August 2020

Huawei Indonesia Berbagi Qurban untuk Negeri

MAJALAH ICT – Jakarta. Merayakan Idul Adha 1441 H, Huawei Indonesia memberikan donasi hewan qurban kepada masyarakat yang membutuhkan di 15 kota yang berada di 4 area kerjanya di Indonesia. Penyerahan donasi dilakukan secara simbolis oleh Huawei Indonesia dari Masjid Istiqlal Jakarta dan dapat diikuti secara serentak di kota-kota lainnya berkat dukungan teknologi live streaming.

Ke-15 kota tempat pelaksanaan kegiatan berbagi ‘Qurban untuk Negeri’ dari Huawei Indonesia adalah Jakarta, Bandung, Surabaya, Semarang, Yogyakarta, Medan, Pekanbaru, Lampung, Palembang, Makassar, Balikpapan, Banjarmasin, Pontianak, Lombok dan Bali.

Ken Qijian, Vice President Public Affairs and Communications Huawei Indonesia, mengatakan bahwa kegiatan berbagi hewan qurban melalui program ‘Qurban untuk Negeri’ adalah bagian dari program kepedulian Huawei, yaitu Huawei CARE. Menurutnya, Huawei CARE merupakan wujud komitmen penting Huawei dalam menjunjung tinggi norma, budaya, dan nilai-nilai luhur setempat.

“Selama 20 tahun kehadirannya di Indonesia, Huawei berkomitmen untuk senantiasa hadir, bersinergi, dan mendukung salah satu bangsa terbesar di dunia ini untuk beradaptasi dengan berbagai dinamika. Program donasi hewan qurban yang kami laksanakan di tahun ini tidak hanya menjadi wujud kepedulian kami, namun lebih dari itu, kami ingin turut menguatkan semangat kepedulian terhadap sesama dan bergotong-royong bersama agar bangsa ini segera pulih dari dampak pandemi,” ujar Ken.

Dalam acara tersebut, Huawei turut mengundang perwakilan dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Pengurus Pusat Muhammadiyah (PP Muhammadiyah), serta Imam Besar Masjid Istiqlal.

Ketua Lembaga Dakwah PBNU KH. Abdul Manan A. Gani yang hadir dalam acara, menyambut baik program berbagi ‘Qurban untuk Negeri’ dari Huawei. “Kami mengapresiasi kepedulian dan semangat Huawei Indonesia dalam menjadi bagian dari bangsa ini.

Qurban untuk Negeri mencerminkan komitmen Huawei Indonesia tersebut dan kami berharap komitmen, kepedulian, dan kontribusinya akan terus dihadirkan demi kehidupan Indonesia yang lebih baik.”

Sementara itu, Ketua Lembaga Dakwah PP Muhammadiyah Dr. Muhammad Ziad menyampaikan apresiasi serupa. “Keikutsertaan Huawei Indonesia, dalam berqurban menguatkan makna pentingnya untuk bersinergi, berbagi dan empati.

Terlebih dalam situasi yang penuh tantangan akibat pandemi di mana seluruh komponen bangsa ini harus saling memberikan dukungan. Terima kasih kepada Huawei Indonesia yang telah berkomitmen untuk menjadi bagian dari kepedulian dan kebersamaan ini.”

Dalam pelaksanaan donasi hewan qurban, Huawei tetap mengutamakan protokol kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah sehubungan dengan adanya wabah Covid-19.

 

Loading...



Telkomsel Maknai Idul Adha 1441H dengan Menyalurkan Hewan Kurban kepada 43.000 Penerima Manfaat

MAJALAH ICT – Jakarta. Menyambut Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriyah, Telkomsel memberikan bantuan 777 hewan kurban  yang akan disalurkan kepada sekira 43.000 penerima manfaat di seluruh Indonesia. Bantuan hewan kurban yang terdiri dari 101 ekor sapi dan 676 ekor domba/kambing ini merupakan bagian dari kegiatan CSR (Corporate Social Responsibility) Telkomsel yang pada tahun ini mengambil semangat Sebarkan Kebahagiaan. Penyerahan hewan kurban tersebut dilakukan secara simbolis dari Telkomsel kepada perwakilan penerima manfaat bantuan yang ada di Jakarta, Medan, Surabaya dan Balikpapan yang mewakili 599 lokasi di seluruh Indonesia.

Direktur Utama Telkomsel Setyanto Hantoro mengatakan, secara konsisten dari tahun ke tahun, Telkomsel berupaya memaknai Hari Raya Idul Adha dengan turut melakukan aktivitas berkurban dan berbagi kepada sesama yang membutuhkan, terlebih di tahun yang penuh tantangan saat ini.“Inisiatif ini menjadi salah satu bentuk rasa syukur kami atas pencapaian perusahaan dalam melayani Indonesia, serta apresiasi kepada seluruh masyarakat yang terus tumbuh bersama kami sepanjang lebih dari 25 tahun perjalanan Telkomsel hadir mendampingi perkembangan negeri. Momentum ini juga sebagai pengingat bagi kami agar senantiasa menyebarkan kebahagiaan melalui kebaikan kepada masyarakat, terutama dalam menghadapi masa sulit seperti pandemi COVID-19 yang tengah berlangsung pada saat ini dan menjalani fase kehidupan dengan kenormalan baru,” ungkap Setyanto.

Pengadaan hewan kurban Telkomsel tahun ini juga melibatkan ratusan UMKM peternak lokal yang diharapkan mampu mengembangkan ekonomi masyarakat Indonesia secara lebih luas. Sejumlah bantuan hewan kurban yang disalurkan tahun ini juga berasal dari karyawan Telkomsel yang diinisasi oleh komunitas kerohanian Islam Majelis Telkomsel Taqwa (MTT). Sejumlah 599 lokasi yang menjadi fokus Telkomsel dalam mendistribusikan hewan kurban tersebut meliputi lingkungan masjid, asrama haji, pesantren, lembaga sosial, panti asuhan, Yayasan serta pemukiman masyarakat yang berada di sekitar wilayah kantor dan infrastuktur operasional Telkomsel di berbagai pelosok wilayah di Indonesia.

Telkomsel memastikan bantuan tersebut akan disalurkan secara terarah sehingga seluruh manfaat dapat tepat sasaran dan diterima oleh penerima manfaat yang membutuhkan. Untuk itu, Telkomsel berkolaborasi dengan berbagai mitra antara lain Yayasan Dompet Dhuafa, KitaBisa, Majelis Telkomsel Taqwa dan Startup Digital Ternaknesia yang membantu proses penyaluran bantuan agar menjangkau seluruh penerima manfaat yang tersebar di berbagai penjuru negeri. Hal tersebut juga sejalan dengan komitmen Telkomsel untuk memperkuat upaya kolaboratif dalam menjalankan inisiatif corporate social responsibility (CSR), sehingga diharapkan dapat membantu dalam penanganan masalah sosial ekonomi di tengah masa sulit yang sedang dialami masyarakat.

Di samping itu, pada program pengadaan bantuan hewan kurban tahun ini, Telkomsel melalui MTT berkolaborasi dengan pengelola platform aplikasi Ternaknesia. Melalui Ternaknesia ini, karyawan Telkomsel juga berpartisipasi aktif untuk melakukan pengadaan hewan kurban melalui sistem pembayaran dengan memanfaatkan layanan digital payment LinkAja.

Ternaknesia sendiri merupakan startup peserta program The NextDev Telkomsel di bidang peternakan yang menawarkan sistem bagi hasil antara peternak dengan investor. Sehingga, langkah kolaborasi bersama Telkomsel ini diharapkan dapat memberikan dampak sosial yang lebih luas di Indonesia, terutama untuk memajukan perekonomian dan digitalisasi layanan sektor peternakan lokal.

Telkomsel Maknai Idul Adha 1441H dengan Menyalurkan Hewan Kurban kepada 43.000 Penerima Manfaat“Kami berharap, bantuan serta upaya kolaboratif bersama ini dapat membawa keberkahan serta manfaat bagi masyarakat yang memaknai Hari Raya Idul Adha dengan rasa syukur, di tengah pandemic seperti sekarang ini. Kami juga terus berkomitmen memperkuat upaya kolaboratif dengan para pemangku kepentingan untuk terus bergerak maju, menghadirkan semangat dalam memaksimalkan pemanfaatan teknologi sebagai salah satu upaya mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis digital, terutama sektor UMKM di bidang peternakan,” pungkas Setyanto.

Distribusi hewan kurban ini bagian dari program CSR berkelanjutan yang konsisten dihadirkan Telkomsel melalui pilar filantropi, yang mencakup berbagai kegiatan sosial untuk kemanfaatan masyarakat luas, termasuk di pulau terdepan, terdalam hingga wilayah perbatasan. Selain filantropi, pilar aktivitas CSR yang diusung Telkomsel juga meliputi pendidikan, pengembangan masyarakat digital, dan pemberdayaan masyarakat sebagai wujud nyata komitmen perusahaan dalam menciptakan dampak sosial positif melalui implementasi teknologi terdepan.

 

 

Loading...



Idul Adha 1441 H, TelkomGroup Salurkan Lebih dari 1.000 Hewan Kurban di Seluruh Indonesia

MAJALAH ICT – Jakarta. Menyambut Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah yang jatuh pada 31 Juli 2020, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) bekerjasama dengan Majelis Ta’lim TelkomGroup (MTTG) dan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) di lingkungan kantor TelkomGroup mendistribusikan tidak kurang dari 1.164 hewan kurban (373 sapi dan 791 kambing) kepada masyarakat yang membutuhkan.

Hal ini ditandai dengan penyerahan hewan kurban tiga ekor sapi dengan berat masing-masing lebih dari 1 ton oleh Direktur Utama Telkom, Ririek Adriansyah kepada Ketua Lembaga Amal Zakat Infak Sedekah Nahdlatul Ulama Achmad Sudrajat, Wakil Ketua Lembaga Amal Zakat Infak Sedekah Muhammadiyah Rizaludin Kurniawan, dan Ketua Umum MTTG Pusat Hari Sandi Atmaja. Hewan kurban ini diserahkan secara langsung di Vertical Garden The Telkom Hub, Jakarta.

Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah mengatakan, “Alhamdulillah pada tahun ini, meski dihadapkan pada suasana pandemi COVID-19, TelkomGroup tetap dapat melaksanakan pembagian hewan kurban sebagaimana tahun-tahun sebelumnya. Bantuan ini merupakan wujud rasa berbagi perusahaan dan karyawan kepada masyarakat khususnya yang terdampak pandemi.”

Jumlah hewan kurban baik dari karyawan maupun perusahaan yang akan diserahkan dan didistribusikan dari TelkomGroup termasuk dari Telkom Regional mengalami peningkatan sekitar 10% dari tahun sebelumnya. Ririek mengucapkan rasa syukur dan terima kasih kepada keluarga besar TelkomGroup yang telah berpartisipasi mengikuti kegiatan Idul Adha di lingkungan TelkomGroup.

Mengusung tema “Berkurban untuk Negara dan Tanah Air”, penyerahan hewan kurban ini tidak hanya bertujuan untuk beribadah dan berbagi kepada yang membutuhkan saja, namun merupakan upaya untuk menggerakkan ekonomi masyarakat. Selain bisa memberikan manfaat untuk peningkatan ketahanan pangan dan gizi masyarakat, kurban memberikan dampak positif dalam meningkatkan permintaan hewan ternak kepada UMKM binaan Telkom yang bergerak di bidang penyediaan hewan kurban atau peternak sapi.

Sejalan dengan Surat Edaran Menteri Agama, Nomor: SE. 18 tahun 2020, tentang Penyelenggaran Shalat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Tahun 1441 H Menuju Masyarakat Produktif dan Aman COVID-19, pemotongan dan pembagian daging kurban dilaksanakan dengan memperhatikan tata cara/protokol penyembelihan hewan kurban di masa pandemi COVID-19.

Sasaran penerima bingkisan daging kurban adalah masyarakat duafa di sekitar kantor dan alat produksi TelkomGroup serta para pensiunan Telkom. Hal ini dimaksudkan agar pembagian daging kurban dapat lebih merata dan tepat sasaran sekaligus untuk meningkatkan interaksi dan silaturahmi dengan masyarakat.

“Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat kepada masyarakat sekaligus membawa berkah bagi kemajuan perusahaan, sehingga ke depannya, TelkomGroup dapat terus memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat secara berkelanjutan,” tutup Ririek.

 

Loading...



XL HOME Kini Hadir di Jawa Timur

MAJALAH ICT – Jakarta. PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) terus melakukan perluasan area layanan XL HOME.  Sejalan dengan semakin meningkatnya permintaan layanan internet rumah berbasis fiber optik berkecepatan tinggi dan stabil yang dipadukan dengan keleluasaan akses ke tayangan hiburan, sejak akhir Juni 2020 lalu, layanan XL HOME hadir di sejumlah kota besar di Jawa Timur. Pada tahap awal ini masuk ke wilayah provinsi ini, XL HOME akan hadir di tengah-tengah pelanggan di Surabaya, Sidoarjo, Gresik, dan Malang. Perluasan jangkauan layanan XL Home di area Jawa Timur ini adalah hasil kolaborasi XL Axiata dengan salah satu perusahaan penyedia jasa infrastruktur kabel optik terbesar di Indonesia yaitu PT Mega Akses Persada (FiberStar).

Group Head Home Business XL Axiata, Robert Edward Langton mengatakan, ”Salah satu keunggulan layanan XL HOME adalah kemampuannya menghadirkan akses internet rumah yang cepat dan stabil. Nah, di tengah pandemi Covid-19 di mana banyak masyarakat yang mesti bekerja dan belajar dari rumah, layanan XL HOME mendapatkan momentumnya. Apalagi, layanan ini juga dibundling dengan berbagai akses ke berbagai layanan hiburan. Kini kami pun menghadirkan XL HOME dan semua keunggulannya ke Jawa Timur. Akhir Juli 2020 nanti kami juga akan kenalkan XL HOME di Medan, Sumatera Utara.”

Robert Edward Langton menambahkan, Jawa Timur menjadi area pemasaran XL HOME karena provinsi ini juga sangat dinamis secara ekonomi dan sosial budaya, terutama di keempat kota tersebut. Internet sudah menjadi salah satu kebutuhan utama di sana guna mendukung aktivitas produktif, termasuk saat berada di rumah. Karena itu, XL Axiata tidak ragu untuk menggelar layanan XL HOME di kota-kota tersebut di tahap awal masuk wilayah Jawa Timur. Dalam beberapa hari setelah resmi masuk wilayah ini, lebih dari 10 ribu pelanggan dari area Jawa Timur langsung mengantri untuk mendapatkan layanan ini melalui website resmi www.XLHOME.co.id.

XL HOME merupakan salah satu produk yang menarik dari XL Axiata karena menyediakan layanan internet rumah fiber optik yang super cepat dan stabil dengan harga yang sangat terjangkau. Paket internet XL HOME juga sudah dilengkapi dengan XL HOME Entertainment Box dengan teknologi Android terbaru. Teknologi ini bisa mengubah TV biasa milik pelanggan menjadi smart TV yang bisa mengakses tayangan hiburan berkualitas tinggi dari mitra-mitra kelas dunia kami, seperti Netflix, CATCHPLAY+, iflix, serta saluran nasional dan internasional melalui aplikasi Vidio, hingga Youtube dan beragam aplikasi di Google Playstore.  Serta pelanggan bisa bermain game bersama melalui aplikasi AirConsole, yang menggunakan smartphone pelanggan sebagai perangkat pengendali.

Sebagai bentuk apresiasi bagi masyarakat Jawa Timur atas ketertarikannya kepada XL HOME dan sekaligus guna membantu keluarga Indonesia agar dapat produktif dan terhibur di masa pandemi ini, XL HOME mengeluarkan promo Paket Dari Hati, yaitu cukup dengan Rp 299.000 per bulan untuk kecepatan hingga 100 mbps. Promo tersebut berlaku hingga 30 September 2020, untuk pelanggan baru layanan XL HOME.

Selain promo Paket Dari Hati, tersedia tiga variasi paket berlangganan XL HOME, yaitu paket Family dengan harga Rp 349.000, paket Super User dengan harga Rp 499.000, kuota tanpa batas. Dengan kualitas akses yang seperti itu, memungkinkan pelanggan untuk bisa mengakses, mengirim maupun mengunduh data dengan ukuran besar, streaming music, video maupun film, hingga main game online tanpa hambatan.

Layanan XL HOME sejak diluncurkan pada Desember 2018 telah mendapatkan apresiasi yang baik dari pelanggan, ini dapat dilihat dengan terus bertambahnya pelanggan yang menggunakan layanan XL HOME.  Dari sisi jaringan, perluasan wilayah jangkauan jaringan akan terus dilakukan sesuai rencana, saat ini XL HOME telah membangun jaringan fiber optik yang bisa menjangkau sekitar 350 ribu rumah (homepass). Hingga saat ini XL HOME sudah melayani lebih dari 65 ribu pelanggan di beberapa kota, seperti Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Makassar, Balikpapan, Banjarmasin, Denpasar, Yogyakarta, dan Bandung.

 

Loading...



Thursday, 30 July 2020

BRI Berkolaborasi dengan Telkom untuk Tingkatkan Layanan Satelit

MAJALAH ICT – Jakarta. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) terkait kolaborasi layanan teknologi berbasis satelit. Nota kesepahaman kedua BUMN tersebut ditandatangani oleh Direktur Utama Telkom, Ririek Adriansyah dan Direktur Utama BRI, Sunarso disaksikan langsung oleh Menteri BUMN Erick Thohir dan Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo di Gedung BRI, Jakarta (30/7). Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Enterprise & Business Service Telkom Edi Witjara, Direktur Digital, IT & Operation BRI Indra Utoyo, Direktur Kelembagaan & BUMN BRI Agus Noersanto, serta CEO Telkomsat Endi Fitri.

Menteri BUMN Erick Thohir menyambut baik kerjasama ini sebagai bentuk kolaborasi BUMN untuk Indonesia. Lebih lanjut Erick mengatakan, “Kementerian BUMN terus mendorong agar sesama BUMN saling mendukung dalam menciptakan nilai tambah bagi setiap perusahaan BUMN agar dapat memberikan yang terbaik kepada pelanggan dan seluruh masyarakat Indonesia”.

BRI sebagai Bank BUMN dengan aset terbesar di Indonesia bertekad untuk terus meningkatkan pelayanannya kepada para stakeholder dengan memperkuat infrastruktur di bidang teknologi informasi sebagai business enabler, khususnya dalam hal pemanfaatan teknologi satelit. Di sisi lain, TelkomGroup sebagai BUMN terbesar di bidang telekomunikasi digital di Indonesia berupaya mewujudkan harapan Kementerian BUMN dalam hal penguatan digitalisasi BUMN. Dalam bisnis satelit, BRI merupakan satu-satunya bank yang mengoperasikan satelit di Indonesia sedangkan Telkom dikenal sebagai penyedia layanan satelit terbesar di Asia Tenggara.

Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah mengatakan, melalui nota kesepahaman ini Telkom dan BRI sepakat untuk saling mendukung aktivitas operasional dan memberikan nilai tambah pada masing-masing perusahaan. “Dengan kapabilitas  dan kompetensi di bidang satelit  yang dimiliki serta pengalaman operasionalisasi selama ini, kami siap untuk mendukung peningkatan kualitas dan kapabilitas layanan BRI demi memberikan yang terbaik kepada masyarakat Indonesia,” ujar Ririek. Telkom berkomitmen untuk mendorong peningkatan keunggulan operasional BUMN, salah satunya dengan kolaborasi pemanfaatan potensi layanan teknologi berbasis satelit baik dalam tahap perencanaan, desain, produksi, maupun implementasinya dengan prinsip yang saling menguntungkan.

Selanjutnya Direktur Utama BRI Sunarso menambahkan, “Kerjasama dengan Telkom merupakan langkah strategis bagi BRI guna meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasional sehingga pelanggan dan masyarakat dapat merasakan peningkatan kualitas layanan BRI”.

Secara umum nota kesepahaman antara Telkom dan BRI yang menjadi landasan untuk kerja sama, mencakup pemanfaatan yang saling menguntungkan baik secara sewa, atau model bisnis lainnya atas kapasitas-kapasitas satelit yang dimiliki dan dioperasikan oleh TelkomGroup, perencanaan pengembangan bisnis, desain, dan implementasi layanan berbasis satelit serta pendidikan, pelatihan, dan sertifikasi untuk pengembangan karyawan di bidang satelit. Tak menutup pula kemungkinan kerja sama lainnya.

Ke depannya, diharapkan kerjasama ini dapat semakin meningkatkan kualitas produk dan layanan BUMN dalam pemanfaatan teknologi digital terkini demi memberikan manfaat sebesar-besarnya untuk Indonesia, sesuai dengan semangat BUMN untuk Indonesia.

 

Loading...



Wednesday, 29 July 2020

UMKM Kreatif Didorong Manfaatkan Teknologi untuk Perluas Pasar

MAJALAH ICT – Jakarta. Pandemi COVID-19 memberikan dampak yang besar bagi pelaku industri ekonomi kreatif terutama UMKM, namun di sisi lain memberikan kesempatan yang besar untuk berakselerasi dan memperluas pasar dengan memanfaatkan teknologi.

Staf Khusus Menteri Bidang Digital dan Industri Kreatif Kemenparekraf/Baparekraf Ricky Pesik dalam dialog interaktif “Bangga Buatan Indonesia” di Studio Jak-TV, mengatakan pelaku UMKM harus dapat mengubah paradigma berpikir dengan memaksimalkan teknologi untuk dapat memperluas pasar.

“Akibat pandemi, pariwisata terhenti bahkan paling drop sekarang. Tapi kalau di sektor ekonomi kreatif beberapa subsektor justru dapat momentum termasuk UMKM di sektor ekonomi kreatif. Yakni dengan memanfaatkan teknologi untuk mereka berakselerasi dan memperluas pasar,” kata Ricky Pesik.

Ricky mengatakan keterbatasan pergerakan orang akibat pandemi COVID-19 membuat peluang ekonomi digital, transaksi yang dilakukan secara daring jadi terbuka luas. Apalagi Indonesia memiliki potensi pasar yang besar dan ditunjang dengan kekayaan sumber daya alam dan budaya untuk dikembangkan sebagai inovasi dalam menghasilkan produk-produk ekonomi kreatif.

“Pasar kita luas dan patut kita syukuri karena sistem distribusi, sistem logistik kita tidak terganggu akibat pandemi sehingga transaksi online dan pengiriman barang tidak terganggu. Dari segi makro-ekonomi, ekonomi digital ini akan jadi strategi nasional bahkan banyak negara untuk meningkatkan perputaran ekonomi lokal. Indonesia sebagai bangsa yang besar kenapa tidak memanfaatkan momentum ini,” kata Ricky Pesik.

Turut hadir dalam dialog tersebut Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik Kemenkominfo Widodo Muktiyo.

Pemerintah berusaha untuk membuat ekosistem ekonomi digital dengan memberikan berbagai insentif kepada pelaku UMKM sehingga mereka dapat lebih kompetitif di pasar.

Pemerintah juga telah menggulirkan kampanye nasional gerakan “Belanja Buatan Indonesia” yang salah satu tujuannya adalah mendorong pelaku UMKM agar bertransformasi dari pasar offline ke online dengan memanfaatkan teknologi. Kemenparekraf menjadi kementerian pertama yang memulai kampanye nasional Bangga Buatan Indonesia lewat program “Beli Kreatif Lokal”. Saat ini dilanjutkan Kemenkominfo lewat program “Kita Bela Kita Beli”.

“Sementara masyarakat juga perlu mengubah paradigma bahwa kita harus memberikan keistimewaan terhadap produk lokal,” kata Ricky Pesik.

Hal senada dikatakan Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik Kemenkominfo Widodo Muktiyo. Baik sisi supply and demand dalam produk ekonomi kreatif dari para pelaku UMKM harus dapat diseimbangkan.

Para pelaku UMKM harus dapat memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan pasar dan meningkatkan kapasitas diri yang disesuaikan dengan perkembangan pasar itu sendiri. Sementara masyarakat juga harus mengubah paradigma berpikir untuk senantiasa mendukung produk lokal.

“Pemerintah akan terus memberikan pendampingan untuk perubahan ini agar pelaku UMKM bisa merebut pasar tidak hanya nasional tapi juga global,” kata Widodo.

Tercatat saat ini sudah bergabung lebih dari 1 juta pelaku UMKM di program “Bangga Buatan Indonesia”. Diharapkan jumlah pelaku UMKM yang bergabung meningkat hingga 2 juta di akhir tahun.

 

Loading...



Shopee dan JCB Umumkan Kerjasama Strategis

MAJALAH ICT – Jakarta. Shopee, platform e-commerce terdepan di Asia Tenggara dan Taiwan bersama dengan JCB International Co. Ltd. (JCBI), anak perusahaan dari JCB Co., Ltd yang beroperasi secara internasional mengumumkan kerja sama untuk memberikan alternatif metode pembayaran yang terintegrasi bagi pengguna Shopee.

Kerja sama ini telah resmi berlangsung mulai Juli 2020 di Indonesia, Thailand dan Vietnam, serta akan dimulai di Singapura dan Filipina pada bulan berikutnya. JCB menawarkan diskon sepanjang tahun dan alternatif metode pembayaran dan aman dan nyaman bagi pengguna Shopee. Selain itu, Shopee juga akan menghadirkan rangkaian promosi melalui toko-toko yang berpartisipasi dalam mendukung JCB.

Terence Pang, Chief Operating Officer, Shopee mengatakan, “Kami merasa terhormat dapat menjadi mitra bisnis strategis JCB. Sebagai sesama brand lokal, Shopee dan JCB menjunjung tinggi komitmen kami dalam mendukung bisnis di pasar Asia Tenggara.

Kerjasama ini akan semakin memperkuat ekosistem Shopee dalam menghadirkan peluang dalam meningkatkan bisnis online bagi mitra brand dan penjual di Asia Tenggara. Pengguna Shopee juga dapat menikmati manfaat akan metode pembayaran yang aman dan promo tambahan yang diberikan.

Hal ini menjadi sangat penting dalam masa new normal karena masyarakat banyak beralih ke ranah online untuk belanja beragam produk dan preferensi yang dimiliki. Kami percaya bahwa JCB akan memberikan nilai tambah bagi kami dan kami berharap dapat mempercepat ekonomi digital di Asia Tenggara bersama. ”

Yoshiki Kaneko, President and Chief Operating Officer, JCB International Co., Ltd. mengatakan, “JCB sangat bangga dapat berkolaborasi bersama Shopee, pemimpin di pasar e-commerce, dan kami akan terus berkomitmen untuk mendukung pelanggan kami di kawasan Asia Tenggara.

Di periode ini, ketika kebiasaan belanja konsumen beralih ke online dan bisnis banyak melakukan aktivitas digital, kami ingin dapat memenuhi kebutuhan yang berkembang ini.

Selama 10 tahun terakhir, Asia Tenggara telah menjadi pasar yang bertumbuh pesat bagi JCB dan kami yakin bahwa bersama Shopee, kami dapat menyediakan layanan pembayaran berkualitas tinggi untuk mitra bisnis dan konsumen, serta terus tumbuh bersama secara regional. Ke depan, JCB dan Shopee akan terus memberikan layanan yang menarik dan nyaman bagi pelanggan kami.”

Berdasarkan laporan bersama dari Google, Temasek dan Bain & Company, menemukan bahwa ekonomi internet Asia Tenggara telah melonjak hingga 100 miliar dolar  pada tahun 2019, meningkat lebih dari tiga kali lipat selama empat tahun terakhir. Pada tahun 2025, ekonomi internet di kawasan Asia Tenggara diperkirakan akan tumbuh hingga 300 miliar dolar.

Laporan ini juga memperkirakan 150 juta orang Asia Tenggara telah membeli atau menjual barang secara online, meningkat tiga kali lipat dari tahun 2015.

Shopee telah mengalami pertumbuhan yang signifikan pada Q1 2020. Menurut App Annie, di Asia Tenggara dan Taiwan, Shopee muncul sebagai peringkat teratas dalam kategori Belanja berdasarkan rata-rata pengguna dan unduhan aktif bulanan, dan juga total waktu yang dihabiskan dalam aplikasi di Android.

Dengan semakin banyak konsumen Asia Tenggara yang mengakses internet melalui ponsel mereka, Shopee juga fokus pada mendorong pembayaran digital dengan meluncurkan ShopeePay, dompet digital terintegrasi pada tahun 2019.

JCB, satu-satunya perusahaan pembayaran internasional yang lahir di Jepang, memulai ekspansi nya ke luar negeri pada tahun 1981. Sejak awal tahun 2000, JCB berfokus untuk memperluas bisnis internasional nya ke pasar Asia, dan terlebih selama sepuluh tahun terakhir, JCB berkomitmen dan fokus untuk mengembangkan pasar Asia Tenggara.

Upaya ini berhasil meningkatkan pengguna JCB di Thailand, Vietnam, Indonesia, Filipina, dan Singapura sebanyak  lebih dari dua kali lipat pada periode 2017-2019. Kini JCB sedang mengembangkan segmen e-commerce, yang memperlihatkan kemajuan luar biasa khususnya dilatar belakangi dengan pertumbuhan ekonomi dan diversifikasi gaya hidup dalam beberapa tahun terakhir.

JCB juga secara aktif mengadopsi teknologi baru untuk meningkatkan pengalaman pembayaran konsumen termasuk teknologi contactless yang digunakan untuk pembayaran seperti transportasi umum.

Nikmati diskon hingga Rp 80.000 dengan Kartu Kredit JCB! Untuk informasi dan keterangan lebih lanjut mengenai kerja sama dan penawaran menarik, silahkan kunjungi shopee.co.id/jcbmidyear. Unduh aplikasi Shopee secara gratis melalui App Store atau Google Play, dan segera aktifkan ShopeePay.

 

Loading...