Monday, 28 September 2020

Huawei Mempercepat Transformasi Digital di Asia Pasifik (APAC) dengan Sinergi Teknologi

MAJALAH ICT – Jakarta. Huawei, di acara tahunan HUAWEI CONNECT, memperkenalkan perubahan paradigma untuk transformasi digital di sektor industri, dengan tujuan menumbuhkan ekosistem yang kuat dan mendorong dikembangkannya solusi-solusi untuk skenario spesifik bagi  masyarakat Asia Pasifik di masa depan dengan budaya  yang serba cerdas.

Paradigma baru, menurut perusahaan teknologi terkemuka global ini, mengutamakan ekosistem digital yang mampu menciptakan serta berbagi nilai untuk industri, melalui sinergi lintas konektivitas, komputasi, Cloud, AI, dan aplikasi industri.

“Seiring dengan telah diluncurkannya 5G dalam skala global, pada 2020, konektivitas, Cloud, AI, komputasi, dan aplikasi industri hadir bersama-sama dan bersinergi untuk menciptakan peluang-peluang yang belum pernah terjadi sebelumnya bagi transformasi digital Asia Pasifik,” kata Jay Chen, Vice President Huawei Asia Pasifik. “Sinergi dari lima domain teknologi akan mengubah semua industri, baik itu transportasi, keuangan, ataupun energi, dan menciptakan nilai baru untuk wilayah ini,” tambahnya.

Menurut Panduan Pengeluaran Transformasi Digital Semiannual IDC Worldwide, biaya pengeluaran untuk transformasi digital di Asia Pasifik pada tahun 2019 mencapai lebih dari US$380 miliar, dengan tingkat pertumbuhan gabungan tahunan yang diharapkan dari tahun 2017 hingga 2022 sebesar 17,4%.

“Asia Pasifik adalah rumah bagi beberapa pertumbuhan ekonomi tercepat di dunia, 60 persen populasi dunia, dan sekitar 50 persen pengguna internet global. Kawasan Asia Pasifik tidak hanya menjadi pemimpin global di bidang inovasi digital, tetapi juga memiliki peluang besar untuk berkembang pesat dengan sinergi teknologi baru ini,” kata Jay Chen.

Menyadari pentingnya transformasi digital, Huawei terus mengembangkan dan memperkuat ekosistem di Asia Pasifik melalui serangkaian program.

Pada Forum Daring Ekosistem Ascend Asia Pasifik yang digelar pada hari Jumat (25/9), Huawei mengungkapkan bahwa Program Mitra Ascend APAC, yang bertujuan untuk membangun ekosistem AI yang inovatif dan berkelanjutan, telah menjangkau lebih dari 100 mitra ISV dan telah didukung dengan 27 Nota Kesepahaman antara Huawei dengan Lembaga Pendidikan Tinggi dan asosiasi pemerintah di seluruh dunia.

Dari program Spark untuk startups teknologi, program Brilliant Plan menghubungkan perusahaan Internet dan telekomunikasi global ke Pusat Inovasi Ekosistem 5G untuk aplikasi 5G. Huawei telah membangun jaringan untuk mendukung ekosistem di lima domain teknologi di Asia Pasifik.

Untuk mengatasi tantangan dalam hal ketenagakerjaan, Huawei telah meluncurkan berbagai inisiatif di seluruh Asia Pasifik, termasuk Huawei ASEAN Academy di Malaysia dan AI Academy di Singapura, untuk menyediakan layanan pembelajaran dan melatih serta meningkatkan kompetensi SDM TIK. Hingga saat ini, Huawei memiliki lebih dari 103 Akademi TIK di kawasan ini. Jay Chen juga mengungkapkan bahwa Huawei berkomitmen untuk mengembangkan setidaknya 200.000 profesional TIK selama lima tahun ke depan di Asia Pasifik melalui program-program tersebut.

Pada fase berikutnya, Huawei akan bekerja dengan mitranya untuk menerapkan teknologi TIK baru ke industri, membantu perusahaan mengembangkan bisnis mereka dan membantu pemerintah mencapai tujuan strategis mereka untuk meningkatkan industri dalam negeri, memberi manfaat kepada konstituen mereka, dan meningkatkan tata kelola secara keseluruhan. 

“Huawei percaya bahwa sinergi di lima domain teknologi ini tidak hanya akan membawa peluang bagi Huawei, tetapi yang lebih penting, mereka akan menghadirkan peluang bagi seluruh sektor. Huawei berharap untuk mengembangkan keseluruhan kue dengan mitra kami, memungkinkan semua orang untuk memperoleh manfaat dari rantai nilai baru,” kata Jay Chen.

Pada kesempatan yang sama di Huawei Connect 2020 ini, Prof. Ir. Nizam, M.Sc, DIC, Ph.D., Dirjen DIKTI, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, Republik Indonesia mengutarakan, “Saat ini Indonesia tengah menghadapi Revolusi Industri ke-4 dan berbagai disrupsi di semua sektor yang kemuncullannya didorong oleh kreativitas serta teknologi. Setiap individu diharapkan memiliki peluang untuk dapat mengakses teknologi guna peningkatan kompetensi. Digitalisasi telah membukan peluang untuk pendayagunaan teknologi kecerdasan artifisial atau AI untuk membantu menjadikan pekerjaan atau produktivitas dapat dilakukan dengan lebih mudah dan efisien, serta menciptakan peluang-peluang bagi lahirnya inovasi-inovasi di dunia kesehatan, smart city, birokrasi cerdas, hingga menciptakan lapangan kerja baru di masa depan.” 

Prof. Nizam menambahkan, bersama Kementerian Riset dan Inovasi, Kementerian Pendidikan Tinggi telah membuat cetak biru untuk 5 tahun ke depan, termasuk tujuan pengembangan AI. Tujuannya terdiri dari mempersiapkan AI talent pool yang sesuai dengan kebutuhan industri, sehingga menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan kompetensi SDM Indonesia di bidang AI agar mampu bersaing secara global, serta mempersiapkan ekosistem pembelajaran dan inovasi AI yang baik.

“Kami akan menerapkan studi AI di universitas-universitas di Indonesia untuk menekankan pentingnya AI di sektor pendidikan. Kami juga akan membangun iklim baru digitalisasi pendidikan untuk mendorong terwujudnya kampus yang lebih cerdas dan lingkungan belajar yang lebih baik. Oleh karena itu, sangat penting bagi pendidikan tinggi dan industri untuk bekerja sama membangun wadah pembinaan bagi SDM masa depan, serta mengembangkan R&D untuk mendukung pengembangan AI di semua sektor. Ini merupakan fokus kerja sama kami, Dijen Dikti, dengan Huawei. Kami mengapresiasi dukungan penuh komitmen yang diberikan oleh mitra kami, Huawei, dan kami berharap kolaborasi ini dapat mendukung peningkatan kompetensi SDM AI di Indonesia sekaligus mempercepat penerapan teknologi AI di dunia pendidikan tinggi di Indonesia,” ujar Prof. Ir. Nizam, M.Sc, DIC, Ph.D.

 

Loading...



Aerowolf Limax Juara dan Wakili Indonesia di PMPL SEA Finals

MAJALAH ICT – Jakarta. Turnamen PUBG Mobile terbesar di Indonesia telah berakhir. Aerowolf Limax berhasil membawa pulang gelar juara atas performa apik mereka di babak Grand Finals hingga melampaui 15 tim lainnya selama 3 hari. Aerowolf Limax berhasil mengumpulkan 184 poin dan 1 Winner Winner Chicken Dinner (WWCD). Tim yang beranggotakan Spaov, Renalre, Potato, hzlnuts, dan SuperUnaa berhak atas hadiah utama sebesar USD 20,000 atau setara kurang lebih 290 juta rupiah dan tiket utama ke PUBG Mobile Pro League Southeast Asia (PMPL SEA Finals). Diadakan pada 23-25 Oktober 2020, PMPL SEA Finals akan mempertandingkan 16 tim PUBG Mobile profesional yang berasal dari 5 negara yaitu Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, dan Vietnam. 

“Kami mengawali PUBG Mobile Pro League Season 2 ini dengan tujuan membawakan perspektif lain dari turnamen ini agar para penggemar PUBG Mobile di Indonesia bisa melihat usaha dan perjuangan yang telah dilalui sebuah tim hingga menjadi juara di tahap ini. Selain itu, pencapaian tim Indonesia yang menjadi juara dunia di PMWL 2020 lalu membuat kami semakin optimis dan semangat akan penampilan mereka di kancah internasional. Kami bangga bisa kembali berpartisipasi dan ikut berperan dalam pengembangan ekosistem Esports di Indonesia, salah satu negara dengan potensi talenta Esports terbesar di dunia.” ujar Oliver Ye, Direktur PUBG Mobile Asia Tenggara.

Hari Pertama
Pada hari pertama, Aerowolf Limax masih belum menunjukkan taji’nya setelah dibayangi BOOM Esports dan ION Esports yang menampilkan performa mengesankan dan saling menempel ketat di puncak klasemen. Aerowolf Limax menyelinap di posisi ketiga dengan perolehan 63 poin dan belum ada WWCD.  BOOM Esports berada di posisi kedua dengan 69 poin berkat WWCD mereka pada map Vikendi dan Sanhok, mengganjar sang juara bertahan Bigetron RA dengan too soon. Sedikit lebih unggul, ION Esports menguasai puncak klasemen berkat perolehan 79 poin dalam 2 kali Winner Winner Chicken Dinner pada map Miramar dan Erangel. Berkebalikan dengan ION Esports, juara bertahan dan juara Regular Season, Bigetron RA harus bersabar dan evaluasi tim setelah menjadi juru kunci pada posisi dasar klasemen sementara.

Hari Kedua
Melanjutkan tren positif, ION Esports dan BOOM Esports mampu menjaga konsistensi performa mereka di hari kedua, terlihat dari penambahan masing-masing 1 WWCD. Tak ingin tertinggal, Aerowolf Limax memberikan performa mengejutkan yang sebelumnya terbayangi oleh dua tim pemuncak klasemen. Ronde kedua menjadi panggung sepenuhnya milik Aerowolf Limax setelah mengirimkan skuat Bigetron RA ke lobi permainan dengan titel “too soon”. Tambahan poin dan WWCD mendorong posisi Aerowolf Limax ke posisi puncak klasemen dengan 140 dan hanya 1 WWCD. Menempel ketat Aerowolf Limax, BOOM Esports dan ION Esports berada di posisi kedua dengan 117 poin, 3 WWCD dan 111 poin, 3 WWCD secara berturut-turut.

Hari Ketiga
Hari ketiga dan terakhir menjadi momen paling dinamis selama turnamen PMPL ID Season 2 berlangsung. Ke-16 tim saling berebut perolehan poin dan WWCD. Pemuncak klasemen tidak ada yang berhasil menambah WWCD baik Aerowolf Limax, BOOM Esports, maupun ION Esports. Namun kemenangan terpenting datang dari Aura Esports pada map Vikendi di ronde ke-3. Kemenangan ini berhasil menambah pundi-pundi poin mereka menjadi 164 poin dan 1 WWCD, mendorong peringkat mereka dari posisi 4 menjadi runner up klasemen akhir. Aura Esports berhak atas hadiah senilai USD 10,000 atau setara 140 juta rupiah dan tiket utama ke PUBG Mobile Pro League Southeast Asia (PMPL SEA Finals). Sementara sang pemuncak klasemen mampu meraih 19 poin berharga berkat peringkat kedua mereka di ronde ke-5. Penambahan poin ini membuat mereka semakin tidak terkejar dan memastikan gelar juara utama dari PUBG Mobile Pro League Indonesia Season 2.

Pencapaian tim tidak lepas dari kontribusi gemilang dari talenta pemainnya, dan PMPL ID Season 2 telah menjadi taman bermain mereka. Pemain terbaik pada PMPL Season 2 adalah ONIC Cleon, dengan rating 2.13 dan gelar Most Valuable Player pada namanya. Bersanding ketat dengan sang MVP, Morph No Mercy menjadi Terminator pada turnamen PMPL ID Season 2 ini dengan 29 kills, selisih 1 kills dengan ONIC Cleon di posisi ke-2.

Bersamaan dengan berakhirnya turnamen PMPL ID Season 2, Indonesia telah menemukan 3 tim PUBG Mobile terbaik yang akan mewakili di PMPL SEA Finals, yaitu Aerowolf Limax, Aura Esports, dan Bigetron Red Aliens berkat hasil mereka menjadi juara pada babak Regular Season. PUBG Mobile juga mencatat pencapaian luar biasa setelah mencatat lebih dari 138.000 viewers live streaming selama berjalannya babak Grand Finals. Antusiasme penggemar yang semakin meningkat ditambah peningkatan kualitas siaran dengan implementasi AR (Augmented Reality) pada penjelasan statistik pertandingan dan segmen performa pemain semakin memperkaya dan mematangkan ekosistem Esports di Indonesia.

 

Loading...



Menuju Masa Depan Pembayaran yang Lebih Aman

MAJALAH ICT – Jakarta. Pembayaran digital di Indonesia telah berubah dengan cepat selama beberapa tahun terakhir dan menjadi gaya hidup konsumen sekarang. Di tahun 2020, transaksi e-payment atau pembayaran elektronik di Indonesia meroket hingga 173% sejak 2019. Hal ini adalah imbas dari tren masyarakat Indonesia yang kini semakin menghindari penggunaan tarik tunai ATM dan kartu debit sebagai metode pembayaran utama. 

 Kemudahan dari pembayaran digital merupakan poin plus bagi konsumen, namun mereka juga harus berhati-hati dalam bertransaksi untuk menghindari kejahatan siber. Menurut laporan terbaru McAfee, COVID-19 Threat Report: July 2020, McAfee Labs menemukan adanya 375 ancaman baru setiap menitnya melalui aplikasi jahat, kampanye phishing, malware, dan lainnya. Selain itu, jumlah serangan siber yang memanfaatkan konten Covid-19 di Indonesia mencapai 88 juta dari bulan Januari hingga April. 

 “Pelaku kejahatan siber bergerak sangat cepat untuk memanfaatkan pembayaran non-tunai atau cashless dengan menggunakan teknologi dan keterampilan yang canggih untuk menciptakan cara penipuan yang mudah dipercaya,” ujar Shashwat Khandelwal, Head of Southeast Asia Consumer, McAfee. “Perkembangan dan penggunaan pembayaran digital memudahkan para penjahat siber untuk menipu pengguna dan mengambil uang mereka. Masyarakat Indonesia perlu mengetahui berbagai tips keamanan bertransaksi secara digital untuk menghindari penipuan.”

 Sebagian besar masyarakat Indonesia yang beradaptasi dengan perubahan digital merupakan sasaran utama penipuan atau kejahatan siber. Tingginya penggunaan teknologi digital yang memiliki peran penting di kehidupan sehari-hari pengguna meningkatkan kemungkinan adanya penipuan dan serangan siber. Namun bagi pengguna digital baru, informasi mengenai penipuan dan cara mengenali tanda-tanda penipuan masih susah diperoleh. Generasi yang lebih tua kemungkinan besar merupakan “digital immigrants.” dimana banyak pengguna digital dari generasi ini memiliki kesulitan dalam proses digitalisasi, serta pengertian dasar mengenai aplikasi seluler dan situs online. Untuk memastikan seluruh segmen pengguna dapat bertransisi ke pembayaran non-tunai atau cashless secara aman, harus ada pemahaman yang lebih mengenai risiko keamanan siber. 

 Jumlah dan kerumitan penipuan akan terus berkembang setiap tahunnya dan semakin memburuk sejak adanya pandemi. Seluruh segmen masyarakat termasuk bisnis hingga penyedia kebutuhan utama, serta pemerintah sedang mempercepat transformasi teknologi untuk memenuhi kebutuhan digital yang sekarang bukan lagi hanya untuk alat hiburan. Maka dari itu, kesadaran dan pengetahuan akan keamanan siber menjadi kebutuhan bagi masyarakat Indonesia untuk menghindari penipuan, serta menjaga keamanan dalam penggunaan teknologi digital. 

Tips untuk Tetap Aman Selama Online:

Tetap waspada dalam menggunakan layanan digital atau online dengan tips ini:

  1. Pelajari hal-hal dasar mengenai keamanan siber:

Ini waktu yang tepat bagi orang yang paham teknologi digital untuk maju dan menjadi mentor digital bagi orang yang kurang familiar dengan konsep keamanan siber, seperti orang tua dan kaum lansia. Dengan mengemas topik keamanan siber sesuai dengan pengertian mereka, seperti bagaimana cara menjaga dompet supaya tidak dicuri atau cara menjaga rumah, maka pengertian mereka mengenai pentingnya keamanan siber dapat ditingkatkan.

Hal-hal mendasar berikut bisa digunakan sebagai tips mencegah kejahatan siber. Langsung akses ke sumber yang dituju ketimbang mengklik tautan di dalam email atau SMS. Gunakan perangkat lunak keamanan yang lengkap. Tidak menyebar data pribadi atau keuangan. Gunakan kata sandi yang kuat dan aktifkan otentikasi multi-faktor untuk menjaga akses ke akun-akun online. Jangan pernah memberikan kata sandi atau One Time Password (OTP) apabila diminta oleh orang yang tidak dikenal melalui telepon, email, atau situs yang mencurigakan. Menjaga perangkat lunak dan aplikasi tetap mutakhir dengan pembaruan otomatis: pembaruan dapat menyertakan tambahan keamanan penting yang mengatasi kerentanan dalam perangkat lunak. Tetapkan pemberitahuan atau notification untuk limit transaksi di e-wallet sehingga transaksi yang mencurigakan dapat terdeteksi sebelum terlambat

 2. Amankan perangkat digital anda: 

Orang Indonesia harus mempertimbangkan untuk melindungi diri dengan solusi keamanan yang mumpuni, terutama untuk orang tua dan lansia, yang bisa melindungi pengguna dari berbagai risiko keamanan siber saat menjelajah dunia online, seperti saat menggunakan situs jejaring sosial, berbelanja, atau bahkan membuka email. Solusi ini dapat melindungi pengguna dari serangan malware, menghindari situs web berbahaya, dan memastikan keamanan aplikasi yang diunduh. 

Sebagai tambahan, dengan mengaktifkan fitur penelusuran yang aman sebagai salah satu cara memastikan keamanan perangkat, ini dapat membantu pengguna untuk menghindari website palsu yang berbahaya yang didesain untuk mencuri identitas dan data pengguna. Solusi ini juga melakukan pemindaian berkala untuk melindungi dari serangan malware dan memastikan pengunduhan yang aman.

 3. Senantiasa mempelajari fakta tentang penipuan digital: 

Dengan meningkatnya jumlah orang Indonesia yang mengakses internet karena pandemi, hal ini telah menciptakan lebih banyak peluang dan titik kontak bagi penjahat dunia maya untuk memanfaatkan situasi yang ada, yang mengakibatkan banyak korban baru. Secara khusus, para lansia perlu berhati-hati, karena mereka cenderung menjadi target yang menarik karena jumlah simpanan mereka yang banyak dan tidak terbiasa dengan lanskap digital. Untuk menghindari menjadi korban, masyarakat perlu mempelajari tentang jenis penipuan online yang umum, pengetahuan tentang jenis penipuan baru, dan langkah-langkah yang perlu mereka ambil ketika menemukan kasus.

Beberapa contoh penipuan yang umum ditemukan adalah penipuan identitas, penipuan phishing dan penipuan E-commerce.

 

Loading...



Indosat Ooredoo Resmi Luncurkan Layanan Voice over LTE (VoLTE)

MAJALAH ICT – Jakarta. Pandemi COVID-19 yang masih melanda Indonesia tidak menghentikan Indosat Ooredoo untuk terus berinovasi memberikan pengalaman digital terbaik bagi pelanggan. Sebagai perusahaan digital terdepan di Indonesia, hari ini Indosat Ooredoo mengumumkan bahwa pelanggan sudah dapat menikmati layanan VoLTE di lebih dari 30 kota di Indonesia dan akan terus bertambah di berbagai wilayah lainnya. Pelanggan yang saat ini berada di kota jangkauan VoLTE Indosat Ooredoo, dapat menggunakan ponsel yang mendukung layanan VoLTE serta telah menggunakan kartu SIM 4G, dapat langsung menikmati layanan VoLTE tanpa perlu mendaftar paket tertentu maupun tambahan aplikasi.

Chief Marketing Officer Indosat Ooredoo, Ritesh Kumar Singh, mengatakan “Indosat Ooredoo akan terus berinovasi untuk memberikan pengalaman digital terbaik bagi pelanggan, kali ini dengan meluncurkan layanan VoLTE Indosat Ooredoo. Kemudahan dalam menikmati layanan ini, akan membuat kegiatan mengobrol menjadi lebih menyenangkan terutama di masa pandemi COVID-19 saat masyarakat diminta tetap di rumah dan menjaga jarak. Kami berharap layanan ini akan membantu masyarakat Indonesia lebih cepat menerapkan adaptasi kebiasaan baru dan tetap menjaga kesehatan bersama.”

VoLTE atau Voice over LTE adalah layanan yang memungkinkan kita untuk melakukan panggilan suara di jaringan berbasis 4G-LTE. Dengan menggunakan teknologi VoLTE, pelanggan akan dapat merasakan pengalaman menelpon dengan suara yang lebih jernih dengan kualitas “HD voice”. Selain itu, dengan layanan VoLTE ini, telepon dapat tersambung lebih cepat dibandingkan dengan layanan telepon traditional umumnya yang kita kenal dengan circuit-switch dan pelanggan dapat beralih dari panggilan suara ke panggilan video ataupun sebaliknya dengan sangat mudah tanpa harus menutup telepon terlebih dahulu.

Hal menarik lainnya yang dapat dirasakan dengan teknologi VoLTE ini, pelanggan juga tetap dapat melakukan aktivitas lainnya seperti berselancar, streaming ataupun bermain game daring tanpa putus di saat ada panggilan masuk.

Pada peluncuran layanan VoLTE ini, Indosat Ooredoo bekerjasama dengan produsen smartphone seperti Huawei, Oppo, Samsung, Vivo, Xiaomi, serta chipset manufacture seperti Qualcomm dan MediaTek. Kolaborasi bersama ini bertujuan untuk memastikan perangkat yang telah mendukung teknologi VoLTE dapat bekerja dengan baik.

 

Loading...



Snowflake Bermitra dengan Perusahaan Tekfin Neat untuk dukung Kemampuan Analisis Perdagangan Lintas Batas

MAJALAH ICT – Jakarta. Perusahaan penyedia platform data berbasis cloud Snowflake, akhir bulan ini mengumumkan kerjasamanya dengan perusahaan teknologi finansial asal Hong Kong, Neat yang akan memberdayakan teknologi Snowflakae untuk mengintegrasikan data ke dalam satu sumber untuk memudahkan tim bisnis dalam memanfaatkan data.

Sebagai provider pembayaran, Neat membantu UKM di kawasan Asia dan Eropa dengan menawarkan akses ke perangkat keuangan seperti forex, membuka akun secara daring, kartu korporasi untuk percepatan transaksi berbagai mata uang internasional secara efisien dan cepat. Sebagai perusahaan yang hanya memberikan pelayanan berbasis digital, Neat mengadopsi data cloud dari Snowflake untuk menginterasikan semua data-data tersebut dalam lingkungan dan sistem yang aman dan terpercaya. Dengan sentralisasi data, perusahaan sekarang bisa mendapatkan wawasan yang lebih dalam secara cepat untuk menolong pelaku usaha dalam membuat pilihan berbasis data.

“Salah satu tantangan kami adalah pengumpulan data. Dengan berbagai tools serta sumber data yang berasal dari bermacam-macam platforms, tim kami membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mengumpulkan dan menganalisis data-data mentah tersebut. Apalagi pandemik Covid 19 ini secara langsung telah mendorong pelaku UKM untuk go digital,” tutur Data Lead Neat Giorgio Galvan.

Neat sebelumnya mengandalkan sisitem TI internal yang dibangun dengan database tertutup saat bekerja dengan berbagai vendor perangkat lunak eksternal. Dengan kemitraan bersama Snowflake, perusahaan tekfin yang didanai oleh Visa ini sekarang bisa mengintegrasikan datanya dan mempercepat pertumbuhan bisnis dengan memanfaatkan aset-asetnya. Sebagai langkah berikutnya, Neat akan mengoperasionalkan model machine learning dengan Snowflake dan membangun aplikasinya sendiri saat data dan bisnisnya berkembang.

“Kami melihat terjadinya peningkatan luar biasa dalam hal mengubah data menjadi sebuah wawasan yang mendalam. Terjadi penurunan konsumsi waktu secara signifikan dalam mengumpulkan data sehingga memberikan kepada kami waktu lebih banyak untuk fokus kepada nilai tambah. Ini jelas menghasilkan produktifitas dan memberikan pelayanan konsumen yang lebih baik lagi,” tambah Galvan.

Galvan menegaskan, tim Customer Support dari Snowflake sangat banyak membantu. Proses untuk mempersiapkan sistem berjalan lancar dan kurang dari seminggu semuanya sudah bisa dioperasikan.

“Di tambah lagi model pembiayaannya yang fleksibel membuat kami bisa memaksimalkan sumber daya yang kami miliki hanya dengan membayar sesuai yang kami gunakan saja. Seiring dengan berkembangnya Neat, kami percaya bahwa kapabilitas Snowflake yang terus berkembang bisa menjadi bukti masa depan dan mendukung pertumbuhan bisnis kami.”

Sejalan dengan itu, Managing Director Snowflake untuk kawasan Asia Selatan Geoff Soon mengatakan bahwa Neat menawarkan alternatif alat digital dan produk untuk startup dan UKM agar bisa tetap berkembang di era ekonomi saat ini.

“Dengan plaftorm data cloud dari Snowflake, kami bisa mendukung Neat untuk mencapai misinya dalam membangun lingkungan bisnis yang dinamis tanpa adanya friksi bagi pengusaha melalui teknologi.”

Elliot Jones, Sales Director Snowflake untuk kawasan Asia Tenggara, Hong Kong dan Macao mengatakan bahwa Snowflake memiliki rekam jejak yang terbukti dalam membantu perusahaan-perusahaan finansial dan startup tekfin untuk memindahkan data-data mereka ke sistem komputasi awan dengan aman dan juga mengkonsolidasikan data-data silos mereka.

“Kombinasi antara kemampuan kami yang unik serta pemahaman akan kebutuhan teknologi yang bisa membantu bisnis mereka merupakan hal yang sangat penting demi kesuksesan kami dalam bermitra. Kami bangga bisa bekerja sama dengan sebuah perusahaan tekfin yang sangat inovatif di Hong Kong.

 

Loading...



Menkominfo Ajak Kembangkan Inovasi untuk Akselerasi Transformasi Digital

MAJALAH ICT – Jakarta. Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengajak seluruh insan pos dan telekomunikasi serta ekosistem komunikasi dan informatika untuk mengembangkan inovasi dalam mempercepat transformasi digital di Indonesia.

“Inovasi, kreasi, dan kontribusi kita bersama menjadi kunci dalam pelaksanaan akselerasi transformasi digital Indonesia,” ujarnya dalam Upacara Upacara Peringatan Hari Bhakti Postel ke-75 dari Aula Anantakupa, Kantor Kementerian Kominfo, Jakarta, Senin (28/09/2020).

Menteri Kominfo mengingatkan kembali sejarah pada 27 September 1945, ketika Soetoko dan kawan-kawan yang tergabung dalam Angkatan Muda Pos, Telegrap, dan Telepon (AMPTT) merebut jawatan PTT dari tangan tentara Jepang.

“Sejak saat itu, 27 September kita peringati sebagai Hari Bakti Postel sebagai salah satu tonggak kemerdekaan bangsa, sekaligus merupakan titik awal dalam perkembangan pos serta telekomunikasi Indonesia,” ungkapnya.

Guna memperingati perjuangan sekaligus jasa Soetoko dan kawan-kawan terhadap kemajuan bidang pos dan telekomunikasi Indonesia, Menteri Johnny menyatakan peringatan tahun ini diselenggarakan Transformasi Digital untuk Indonesia Maju.

“Hari ini plus satu, kita rayakan Hari Bakti Postel ke-75 yang bertema “Transformasi Digital untuk Indonesia Maju” dengan meriah secara maknawi dan tetap mengutamakan protokol kesehatan secara ketat dan disiplin,” ujarnya.

Kembangkan Inovasi

Menurut Menteri Kominfo, perjuangan dalam membangun negara belum selesai. Oleh karena itu, Menteri Johnny mengajak seluruh sivitas Kementerian Kominfo terus berinovasi dan berkarya untuk menyiapkan Indonesia yang siap akan Revolusi Industri 4.0.

“Terlebih lagi, dalam masa pandemi ini, hampir seluruh kegiatan dan aktivitas masyarakat membutuhkan telekomunikasi dan infrastruktur yang mumpuni,” ajaknya.

Menteri Kominfo menyatakan sektor pos dan telekomunikasi memiliki peranan yang penting untuk menjadi solusi yang menjembatani penanganan krisis kesehatan dan pemulihan ekonomi nasional.

“Menyadari kebutuhan tersebut, Pemerintah pun hadir dengan agenda besar percepatan transformasi digital nasional yang harus diimplementasikan sesegera mungkin,” ujarnya.

Mengutip arahan Presiden Joko Widodo, Menteri Johnny kembali menyampaikan lima fokus utama dalam agenda percepatan transformasi digital nasional, yakni: (1) percepatan perluasan akses dan peningkatan pembangunan infrastruktur digital; (2) pembuatan peta jalan transformasi digital di sektor strategis; (3) percepatan integrasi pusat data nasional; (4) penyiapan sumber daya manusia atau talenta digital; serta (5) percepatan penyiapan hal-hal yang terkait regulasi, skema pendanaan, dan pembiayaan.

“Sejalan dengan arahan tersebut, sekaligus dalam upaya meningkatkan rasio internetifikasi atau keterjangkauan internet di Indonesia dan menurunkan disparitas internetifikasi antar wilayah, Kementerian Kominfo secara serius terus mengupayakan percepatan transformasi digital Indonesia melalui empat pendekatan,” tegasnya.

Saat ini, Kementerian Kominfo menerapkan empat pendekatan, pertama  penyelesaian pembangunan infrastruktur telekomunikasi dan informatika yang merata dan berkualitas di seluruh penjuru tanah air.

Kedua, pengembangan dan adopsi teknologi baru untuk membangun ekosistem digital yang terintegrasi dan aman. “Saat ini masyarakat di seluruh pelosok tanah air, khususnya di wilayah 3T berharap dan mendambakan deployment internet, tersedianya wifi dengan kecepatan yang memadai, untuk menghantar mereka untuk secara bersama-sama bergerak menuju transformasi digital,” tutur Menteri Kominfo.

Ketiga, pengembangan SDM atau talenta digital dengan jumlah dan kualitas yang memadai dan berkelanjutan; serta keempat penuntasan legislasi primer bidang telekomunikasi, informatika, dan pelindungan data pribadi yang diikuti penguatan kolaborasi internasional di bidang ekonomi digital dan arus data lintas negara.

“Saat  ini, hari ini proses politik dalam menyelesaikan payung hukum legislasi primer yang penting sedang berlangsung, Kami berharap proses politik antara pemerintah dan DPR sehingga ruang kosong yang melindungi hak kewajiban serta tugas dan tanggung jawab seluruh eksosistem bernegara kita, bisa mendapat kepastian dan kekuatan hukum yang memadai,” tegas Menteri Kominfo.

Menurut Menteri Johnny berbagai kebijakan dan agenda nasional tersebut tentu membutuhkan peran dan dukungan yang luar biasa dari seluruh pihak. “Kunci dalam pelaksanaan tranformasi digital Indonesia Towards Digital Nations. Sinergi dan kolaborasi antara pemerintah dengan seluruh pihak pun berperan signifikan dalam upaya perwujudannya,” ungkapnya.

Menteri Kominfo menyampaikan apresiasi tertinggi sekaligus rasa terima kasih yang mandalam kepada seluruh jajaran yang bergiat di sektor pos dan telekomunikasi, baik yang berada dalam lingkungan pemerintahan maupun non-pemerintahan.

“Saya juga ingin menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Indonesia yang terus percaya, peduli, dan senantiasa mendorong sektor pos dan telekomunikasi Indonesia untuk terus maju dan berkembang,” ungkapnya.

Apresiasi Pengabdian dan Inovasi

Dalam Peringatan Hari Bakti Postel ke-75, Pemerintah memberikan penghargaan Satyalancana Wira Karya dan Satyalancana Pembangunan. Kedua penghargaan tersebut merupakan tanda jasa yang diberikan pada warga negara Indonesia atas jasa, bakti, dan kontribusi aktif untuk Indonesia.

“Dalam semangat untuk mengapresiasi dan terus mendorong anak-anak bangsa untuk berinovasi dan mewujudkan Indonesia Maju, Bapak Presiden Joko Widodo menganugerahkan penghargaan Satyalancana Wira Karya dan Satyalancana Pembangunan kepada 24 orang anak bangsa yang telah memberikan sumbangsih yang besar terhadap sektor pos dan telekomunikasi Indonesia,” ungkap Menteri Kominfo.

Menteri Johnny menyampaikan apresiasi dan kebanggaan atas kontribusi anak bangsa yang berkontribusi besar dalam kemajuan sektor pos dan telekomunikasi Indonesia.

“Saya ucapkan selamat kepada 6 penerima penghargaan Satyalancana Pembangunan, yang telah memberikan jasa besar terhadap negara dan masyarakat dalam area pembangunan negara. Juga kepada 18 penerima penghargaan Satyalancana Wira Karya, yang telah memberikan darma baktinya yang besar kepada nusa dan bangsa sehingga dapat dijadikan teladan bagi orang lain,” ucapnya.

Enam orang Penerima Satyalancana Pembangunan sesuai Keputusan Presiden RI No 97/TK/Tahun 2020 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Pembangunan antara lain:

  1. Otong Iip, S.E., M.M.;
  2. Ir. Harry Mozarta Zen, M.B.A.;
  3. Mohammad Salsabil, S.T.
  4. Ir. Mangasa Amperandus Simanjuntak, M.T.
  5. Ir. Zulhelfi Abidin, M.Sc, CISA; dan
  6. Kurniawan Hasmin Marunta, S.T.

Adapun 18 orang Penerima Satyalancana Wira Karya sesuai Keputusan Presiden RI No 98/TK/Tahun 2020 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya, antara lain:

  1. Dr. Dwi Handoko, M.Eng.;
  2. Ir. Hedi M. Idris, M.Sc.;
  3. Sabirin Mochtar, S.E., M.M.;
  4. Setyanto Hantoro, S.T., M.M.;
  5. Sendy Aditya Kamesvara, S.T., M.M.;
  6. Ir. Aris Dwi Tjahjanto, M.M.;
  7. Ir. Riri Amalas Yulita, M.M.;
  8. Ir. Andi Agus Akbar, M.B.T.;
  9. Indra Mardiatna, S.T., M.M.;
  10. Elly Noor Qomariyah, S.H., M.H.;
  11. Chandra Hawan Aden, S.E., M.M.;
  12. Jamalul Izza, S.T.;
  13. Hartanto Nurtyasworo, S.H.;
  14. Andi F. Noya;
  15. Desi Fitriani, S.Sos.;
  16. Agung Suprio, S.I.P., M.I.P.; dan
  17. Dedy Permadi, S.I.P., M.A., Ph.D.; serta
  18. Darmoni Badri.

Di akhir sambutan, Menteri Kominfo kembali menyampaikan selamat Hari Bakti Postel ke-75 kepada seluruh insan pos dan telekomunikasi di seluruh Tanah Air. “Semoga sektor postel tetap jaya dan terus berkembang untuk mewujudkan akselerasi transformasi digital demi Indonesia Maju!” tandasnya.

Upacara Virtual Hari Bakti Postel ke-75 itu dihadiri secara langsung oleh Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika Ismail,  Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Ahmad M. Ramli, Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Widodo Muktiyo, Inspektur Jenderal Doddy Setiadi, dan Direktur Utama BAKTI, Anang Latif.

 

Loading...



Bisnis Logistik jadi Ladang Penghasilan di Masa Pandemi

MAJALAH ICT – Jakarta. Pandemi memberikan dampak signifikan terhadap berbagai sektor industri. Namun, sektor logistik jadi salah satu industri yang tak hanya mampu bertahan di tengah pandemi tapi tumbuh signifikan. Hal ini didukung adanya perubahan perilaku masyarakat untuk berbelanja melalui e-commerce, dan memanfaatkan jasa pengiriman paket sebagai solusi di tengah keterbatasan saat ini. 

Menurut data dari RedSeer, penggunaan layanan e-commerce selama pandemi Covid-19 meningkat tajam sebanyak 69%. Imbasnya, berbagai penyedia jasa logistik di Indonesia turut mencatat kenaikan volume pengiriman barang. Lion Parcel, sebagai salah satu pemain logistik di Indonesia juga mencatat kenaikan volume pengiriman selama pandemi, volume pengiriman Lion Parcel pada bulan April – September 2020 meningkat sekitar 30,3% dibanding bulan April – September 2019.

Lonjakan permintaan jasa pengiriman tersebut lantas menjadi salah satu peluang bisnis yang menjanjikan bagi masyarakat di tengah pandemi. Data lebih lanjut mencatat, jumlah agen atau mitra P.O.S (point of sales) yang bergabung dengan jaringan Lion Parcel pun meningkat secara signifikan hingga 2x lipat di masa pandemi.

“Volume pengiriman barang Lion Parcel yang terus meningkat bukan hanya berdampak bagi perusahaan namun juga memberikan ladang penghasilan baru bagi masyarakat di tengah pandemi. Selama masa pandemi tercatat lebih dari 800 mitra bergabung ke jaringan Lion Parcel setiap bulannya. Angka ini naik sebesar 100% dibanding kondisi normal sebelum pandemi, dengan rata-rata sebanyak 400 mitra yang bergabung setiap bulannya. Antusiasme masyarakat untuk bergabung menjadi mitra Lion Parcel ini menjadi sinyal positif bahwa sektor logistik memiliki peluang yang menjanjikan di tengah pandemi ini,” ujar Cipto Laksono, Senior Manager NPOS Lion Parcel. 

“Saat ini kami memiliki lebih dari 3.500 mitra aktif yang tersebar di seluruh Indonesia. Guna memaksimalkan peluang bisnis dari mitra P.O.S bagi masyarakat, Lion Parcel berkomitmen untuk memfasilitasi seluruh mitra P.O.S yang baru bergabung dengan fasilitas berupa franchise fee gratis, komisi penjualan yang menarik, proses administrasi yang cepat, pendampingan selama 1 tahun, serta sistem web yang terintegrasi,” tambah Cipto.

Selain performa bisnis logistik yang terus bertumbuh di tengah pandemi, meningkatnya angka kemitraan di Lion Parcel juga turut membuka lapangan pekerjaan baru, baik bagi para calon mitra itu sendiri, maupun orang-orang yang kemudian bekerja di P.O.S mitra tersebut.

Salah satu mitra yang telah merasakan manfaat secara langsung setelah bergabung dengan jaringan mitra Lion Parcel adalah Nanundita, pemilik Mitra P.O.S Lion Parcel ‘Habibi’ yang berlokasi di Tangerang. Berbekal ketekunan dan kesabaran, kesuksesan dapat diraih oleh P.O.S Lion Parcel Habibi. Di tahun kedua, jumlah pengiriman mulai mengalami kenaikan pesat hingga mencapai 1 ton setiap bulan  dan omset yang didapatkan saat ini juga mencapai puluhan juta setiap bulannya. Nanundita juga mengungkapkan bahwa berbekal pendapatan dari kemitraan Lion Parcel ini, dirinya mampu membeli rumah di tahun kedua dan mobil secara cash di tahun ketiga sejak ia bergabung menjadi mitra P.O.S Lion Parcel.

“Di tengah pandemi ini, peluang bisnis kemitraan Lion Parcel menjadi angin segar bagi banyak masyarakat. Saya bersyukur dan merasakan manfaat yang nyata sejak bergabung menjadi Mitra P.O.S Lion Parcel, khususnya di saat pandemi COVID-19 seperti sekarang. Saat orang-orang mengalami pasang surut, usaha yang saya rintis sejak tahun 2017 justru berbuah manis karena kebutuhan masyarakat untuk mengirim paket serta dokumen justru meningkat. Selain dapat membantu masyarakat untuk memudahkan pengiriman, saya juga dapat membuka lapangan pekerjaan untuk orang lain yang membutuhkan pekerjaan di masa sulit seperti saat ini,” ujar Nanundita, pemilik P.O.S Lion Parcel Habibi.

Selain cerita dari Nanundita, pesatnya pertumbuhan Lion Parcel saat pandemi COVID-19 ini juga membuat seorang mitra P.O.S Lion Parcel yang tidak memiliki latar belakang di bidang logistik tertarik untuk bergabung ke jaringan mitra Lion Parcel. “Saya tidak menyangka membuka usaha logistik di saat pandemi COVID-19 bisa sangat menguntungkan. Di bulan kedua menjadi mitra P.O.S Lion Parcel, omset kami sudah mencapai ratusan juta berkat berbagai strategi branding, free pick up, serta usaha kami membagikan brosur, dan rajin menawarkan layanan yang kami punya ke relasi dekat,” ujar Aswin, pemilik Mitra P.O.S Bendungan Jago, Jakarta. 

Saat ini, terdapat beberapa daerah yang masih memiliki potensi peluang bisnis kemitraan Lion Parcel cukup besar. Hal ini dikarenakan masih banyaknya permintaan konsumen di daerah tersebut terhadap jasa pengiriman jarak jauh yang cepat dengan biaya terjangkau. Adapun daerah potensial dengan kebutuhan mitra Lion Parcel, masih terkonsentrasi di area Jabodetabek. Untuk di Jakarta, daerah potensial tersebut berada di Kecamatan Tambora, Palmerah, Pesanggrahan, Setiabudi, Mampang, Johar Baru, Cilincing, Matraman, Ciracas dan Jatinegara. Sedangkan daerah Tangerang dan Bogor, daerah potensial tersebut berada di wilayah Serpong, Balaraja, Parung dan Citeureup.

 

Loading...