Monday, 27 March 2017

Teknologi Baru Internet of Things dan Smart Building Dukung Bisnis Real Estate

MAJALAH ICT – Jakarta. Industri real estate lebih bertahan terhadap perubahan teknologi daripada industri lain, namun dewasa ini ternyata teknologi bisa membantu sebuh perusahaan untuk mendapatkan keuntungan lebih banyak. Maka dari itu, banyak teknologi baru yang mulai dimanfaatkan oleh para pebisnis real estate seperti peralatan smart building dan Internet of Things.

Internet of Things adalah konsep pemanfaatan dari koneksi internet yang tersambung terus-menerus. Konsep ini sekarang mulai diterapkan pada rumah tinggal seperti sensor cerdas dan aplikasi terintegrasi. Di masa depan bahkan jika sebuah rumah memiliki masalah, maka penghuni hanya perlu untuk mengirimkan sinyal pemberitahuan sehingga tidak perlu repot-repot memanggil teknisi.

Selain itu, kini para investor dapat memprediksi apa yang akan terjadi pada bisnis real estate kedepannya. Dengan analisis prediktif, para profesional real estate dapat dengan bijak memutuskan investasi apa yang akan mereka ambil berikutnya. Menganalisis berbagai informasi baik tren kerja, pola demografi, dan biaya modal broker tentu akan memberi banyak keuntungan.

Perbandingan Pasar Secara Real-time

Compstak adalah pelopor teknologi ini. Melalui teknologi real-time, investor bisa dengan mudah melacak pesaing bisnis, mengetahui aset yang belum diketahui, memperoleh laporan pasar, dan tren bisnis masa depan. Yang lainnya, jika dulu penggunaan ruang kantor seringkali tidak efisien misalnya karena kantor hanya memiliki sedikit karyawan tetapi harus tetap menyewa ruang secara penuh, maka kini ada opsi baru yang memungkinkan individu terhubung dengan jaringan penyedia ruang kantor yang fleksibel. Jadi, meskipun sebuah kantor hanya beranggotakan 2 orang, mereka tetap bisa menyewa rung kerja per jam atau per minggu. Solusi ini dinilai menguntungkan kedua belah pihak baik penyewa maupun yang menyewakan.

“Kami menerima banyak sekali permintaan dari individu yang mencari ruang kantor disewakan hanya untuk 2 atau 3 orang setiap harinya,” ucap Mart Polman, direktur Lamudi—portal properti ternama.

Permintaan untuk ruang kantor yang fleksibel, temporer, dan murah memang terus mengalami kenaikan dan perusahaan seperti Lamudi dengan senang hati menerima kemajuan teknologi akan ruang kantor yang dinamis ini.

Mesin pembelajaran

Kecerdasan buatan (mesin) yang mampu memberikan data atau ramalan bisnis dengan cepat tentu akan membantu seluruh proses penjualan. Agent yang berpengalaman akan memiliki data secara mudah untuk membuat asumsi mengenai klien dan pasar. Sehingga mereka bisa tahu kapan waktu terbaik untuk menghubungi customer mereka baik melalui email atau telepon.

 

 



Ratusan Pengusaha Lokal Berpartisipasi dalam Sesi Edukasi “Kampus Shopee” di Semarang

MAJALAH ICT – Jakarta. Shopee, salah satu perusahaan e-commerce di Indonesia, kembali menyelenggarakan sesi edukasi bisnis “Kampus Shopee” untuk menginspirasi pengusaha lokal di Indonesia. Kali ini, Shopee melaksanakan program ini di Semarang, pada tanggal 25 Maret 2017, dimana terdapat sekitar 120 pengusaha lokal berpartisipasi dalam program ini. Semarang merupakan kota keempat yang dikunjungi oleh Kampus Shopee pada tahun ini, setelah Bogor, Jakarta, dan Bandung.

Untuk memastikan bahwa program Kampus Shopee dapat secara tepat sasaran menjawab kebutuhan pengusaha lokal akan petunjuk praktis serta informasi untuk memulai dan mengembangkan bisnis online mereka, Shopee berkolaborasi dengan JNE sebagai perusahaan logistik terbesar di Indonesia. Bersama dengan JNE, Shopee menggabungkan informasi terkait strategi penggunaan terbaik fitur-fitur aplikasi Shopee serta pemilihan layanan logistik yang paling tepat untuk memenuhi kebutuhan konsumen dalam sesi edukasi ini.

Chris Feng, CEO Shopee mengatakan, “Jumlah UKM lokal di Semarang meningkat secara stabil setiap tahunnya, yang memiliki potensi yang sangat besar, khususnya karena sektor UKM juga telah bertransformasi sebagai salah satu faktor pendorong perekenomian lokal di kota ini. Memahami hal ini, Shopee berkomitmen untuk mendukung sektor kewirausahaan lokal di Semarang, dengan memberikan sesi edukasi bisnis online bagi pengusaha lokal baru dan berpengalaman, melalui program Kampus Shopee. Kami berharap melalui program ini, pengusaha lokal di Semarang dapat lebih meningkatkan daya saing mereka guna mendukung perkembangan bisnis mereka lebih pesat lagi.”

Kampus Shopee merupakan bagian dari perwujudan komitmen investasi Rp 100 Miliar Shopee dalam mendukung perkembangan pengusaha lokal di Indonesia. Selama satu tahun kedepan, Shopee akan melaksanakan Roadshow Kampus Shopee ke 13 kota di seluruh Indonesia, termasuk Jakarta, Surabaya, Makassar, Bogor, Bandung, Bekasi, Medan, Semarang, Malang, Batam, Palembang, Bali, dan Yogyakarta.

 



Sunday, 26 March 2017

Google Doodle Rayakan Hari Lahir Ibu Soed

MAJALAH ICT – Jakarta. Google doodle menghadirkan pencipta lagu anak-anak Saridjah Niung Bintang Soedibjo atau yang lebih dikenal dengan nama Ibu Soed. Di halaman depan Google Indonesia, Ibu Soed digambarkan perempuan berkaca mata mengenakan kebaya sedang menyanyi dan anak-anak yang dengan seksama mendengarkannya.

Ibu Soed lahir di Kota Sukabumi pada 26 Maret 1908.Kemahiran Saridjah di bidang musik, terutama bermain biola, sebagian besar dipelajari dari ayah angkatnya, Prof. Dr. Mr. J.F. Kramer, seorang pensiunan Wakil Ketua Hoogerechtshof (Kejaksaan Tinggi) di Jakarta pada masa itu, yang selanjutnya menetap di Sukabumi dan mengangkatnya sebagai anak. J.F. Kramer adalah seorang indo-Belanda beribukan keturunan Jawa ningrat, latar belakang inilah yang membuat Saridjah dididik untuk menjadi patriotis dan mencintai bangsanya.

Saridjah lahir sebagai putri bungsu dari dua belas orang bersaudara. Ayah kandung Saridjah adalah Mohamad Niung, seorang pelaut asal Bugis yang menetap lama di Sukabumi kemudian menjadi pengawal J.F. Kramer. Selepas mempelajari seni suara, seni musik dan belajar menggesek biola hingga mahir dari ayah angkatnya, Saridjah melanjutkan sekolahnya di Hoogere Kweek School (HKS) Bandung untuk memperdalam ilmunya di bidang seni suara dan musik. Setelah tamat, ia kemudian mengajar di Hollandsch-Inlandsche School (HIS). Dari sinilah titik tolak dasar Saridjah untuk mulai mengarang lagu. Pada tahun 1927, ia menjadi Istri Raden Bintang Soedibjo, dan ia pun kemudian dikenal dengan panggilan Ibu Soed, singkatan dari Soedibjo.

Ibu Soed dikenal sebagai tokoh musik tiga zaman (Belanda, Jepang, Indonesia). Kariernya di bidang musik bahkan sudah dimulai jauh sebelum kemerdekaan Indonesia. Suaranya pertama kali disiarkan dari radio NIROM Jakarta periode 1927-1928.

Setelah menamatkan pendidikan di Hoogere Kweek School-Bandung, Ibu Soed kemudian menjadi guru musik di HIS Petojo, HIS Jalan Kartini, dan HIS Arjuna yang masih menggunakan Bahasa Belanda (1925-1941). Ia prihatin melihat anak-anak Indonesia yang tampak kurang gembira saat itu. Hal ini membuat Ibu Soed berpikir untuk menyenangkan mereka dengan bernyanyi lagu ceria. Didorong rasa patriotisnya, Ibu Soed ingin mengajar mereka untuk menyanyi dalam Bahasa Indonesia. Dari sinilah Ibu Soed mulai menciptakan lagu-lagu yang bersifat ceria dan patriotik untuk anak-anak Indonesia.

Selain mencipta lagu Ibu Soed juga pernah menulis naskah sandiwara dan mementaskannya. Operette Balet Kanak-kanak Sumi di Gedung Kesenian Jakarta pada tahun 1955 bersama Nani Loebis Gondosapoetro sebagai penata tari dan RAJ Soedjasmin sebagai penata musiknya.

Saat aktif sebagai anggota organisasi Indonesia Muda tahun 1926, Ibu Soed juga membentuk grup Tonil Amatir yang dipentaskan untuk menggalang dana untuk acara penginapan mahasiswa Club Indonesia. Aktivitasnya tidak hanya menonjol sebagai guru dan aktivis organisasi pemuda, tetapi juga berperan dalam berbagai siaran radio sebagai pengasuh siaran anak-anak (1927-1962).

Oleh karena reputasinya yang aktif dalam pergerakan Nasional saat itu, pada tahun 1945 Ibu Soed pernah menjadi sasaran aksi penggeledahan oleh pasukan Belanda. Rumah Ibu Soed di Jalan Maluku No. 36 Jakarta saat itu sudah dikepung oleh pasukan Belanda, namun tetangga Ibu Soed yang seorang Belanda meyakinkan mereka bahwa mereka salah sasaran, karena profesi Ibu Soed hanyalah pencipta lagu dan suaminya hanyalah pedagang. Walaupun selamat dari penggeledahan tersebut, Ibu Soed dan seorang pembantu tetap harus bersusah payah membuang pemancar radio gelap ke dalam sumur.

Sebagai pemusik yang mahir memainkan biola, Ibu Soed turut mengiringi lagu Indonesia Raya bersama W.R. Supratman saat lagu itu pertama kali dikumandangkan dalam acara Sumpah Pemuda di Gedung Pemuda, tanggal 28 Oktober 1928. Lagu-lagu patriotik yang diciptakannya diilhami peristiwa yang terjadi dalam acara bersejarah tersebut. Pada tahun-tahun perjuangan, Ibu Soed juga bersahabat dengan Cornel Simanjuntak, Ismail Marzuki, Kusbini, dan tokoh-tokoh nasionalis lain.

Banyak lagu Ibu Soed yang menjadi lagu populer abadi, beberapa antara lain: Hai Becak, Burung Kutilang, dan Kupu-kupu. Ketika genting rumah sewaannya di Jalan Kramat, Jakarta, bocor, ia membuat lagu Tik Tik Bunyi Hujan. Lagu wajib nasional yang dia ciptakan adalah Berkibarlah Benderaku dan Tanah Airku. Lagu-lagunya yang lain banyak yang juga telah menjadi populer, a.l. Nenek Moyang, Lagu Gembira, Kereta Apiku, Lagu Bermain, Menanam Jagung, Pergi Belajar, Himne Kemerdekaan, dll.

Lagu-lagu Ibu Soed, menurut Pak Kasur, salah seorang rekannya yang juga tokoh pencipta lagu anak-anak, selalu mempunyai semangat patriotisme yang tinggi. Sebagai contoh, patriotisme terdengar sangat kental dalam lagu Berkibarlah Benderaku. Lagu itu diciptakan Ibu Soed setelah melihat kegigihan Jusuf Ronodipuro, seorang pimpinan kantor RRI menjelang Agresi Militer Belanda I pada tahun 1947, dimana Jusuf menolak untuk menurunkan Bendera Merah Putih yang berkibar di kantor RRI, walaupun dalam ancaman senjata api pasukan Belanda.

Ibu Soed selalu menciptakan lagu khusus untuk anak-anak. Ia memperkirakan telah menciptakan lebih dari 200 lagu, walau hanya separuh yang bisa terselamatkan dan bertahan sampai sekarang. Jauh sebelum meninggal, Ibu Soed sempat mengungkapkan perasaannya yang menyayangkan bahwa lagu anak-anak sekarang telah menjadi serba komersil.

 

 

 



12 Poto Keren Kim Taeyeon Hasil Jepretan Fangirl Kreatif

12 Poto Keren Kim Taeyeon Hasil Jepretan Fangirl Kreatif Kim Taeyeon menjadi salah-satu penyanyi solo perempuan Korea yang paling berpengaruh. Tiap kali merilis single atau album, fans selalu menyambutnya dengan antusias. Lagu-lagunya kerap nangkring di tangga lagu atas. Jumlah penjualannya selalu memuaskan. Dan, review karyanya pun mayoritas positif. Orang-orang sampai bilang, “soal karya lagu, percayakan […]

from RoseDiana Diary http://ift.tt/2nSRYND
via IFTTT

Selain Hitam, Perak dan Abu-Abu, Beredar Bocoran Samsung Galaxy S8 dengan Warna Biru

MAJALAH ICT – Jakarta. Sebuah laporan baru memang melaporkan bahwa Samsung Galaxy S8 tidak melepaskan produk dalam pilihan warna Blue Coral,. Namun begitu, bocoran mengemuka menyatakan sebaliknya. Dari informasi terbaru menunjukkan,  smartphone ini hadir dengan posisi menghadap ke depan, dan warna biru terlihat dari tepinya.

Sejauh ini, rumor dan bocoran Galaxy S8 menyatakan bahwa mungkin produk tersedia dalam warna hitam, silver dan pilihan warna abu-abu, dan mungkin juga ungu. Namun, belum ada kata pilihan wana biru sampai sekarang.

Pilihan warna Blue Coral diperkenalkan pada produk Galaxy Note 7 di Agustus 2016. Namun sayang, ponsel cerdas ini cepat dihentikan pada bulan Oktober 2016 karena cacat baterai. Lampu mengkilap warna biru terbukti menjadi favorit konsumen selama waktu yang pendek tersebut di pasar. Hal ini mendorong Samsung untuk merilis Galaxy E7 Edge pilihan Blue Coral. Galaxy S7 Ujung dan Galaxy Note 7 sangat mirip dalam desain, Kedua menampilkan display dual-tepi dan bingkai melengkung tipis, membuat S7 Edge menjadi produk yang sempurna untuk melanjutkan warna tersebut.

Galaxy S8 dan S8 Plus diharapkan hadir dengan fitur dual display-edge dan menjadi perangkat phablet. Galaxy S8 mungkin memiliki layar 5,8 inci sama dengan ukuran Galaxy S7 Edge. Galaxy S8 Plus mungkin memiliki layar 6.2-inch seperti ukuran Galaxy Note 7. Samsung diharapkan untuk menghapus tombol back dari perangkat sintesis dan tipis mereka, untuk membuka layar dan memungkinkan untuk tampilan yang lebih besar pada perangkat yang lebih kecil.

Galaxy S8 diharapkan memiliki fitur panel depan hitam, dengan pilihan warna khusus ditampilkan pada sisi dan belakang panel nya. Sumber menunjukkan pilihan warna biru baru dapat disebut Blue Violet. Pilihan warna lain akan dipanggil Black Sky, Arctic Silver dan Orchid Gray. Rumor juga menyatakan bahwa warna ungu menjadi warna yang juga ditawarkan untuk penggunanya dengan sebutan Amethyst Purple. Bocoran baru-baru ini juga melaporkan adanya pilihan warna emas dan pilihan warna putih. Keduanya warna tersebut memnag khas untuk Samsung.

 



Pemerintah Ingin Tidak Ada Monopoli Menyangkut Taksi Konvensional dan Taksi Online

MAJALAH ICT – Jakarta. Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Pandjaitan mengatakan pemerintah ingin menerapkan sistem keadilan dan tidak ada monopoli dalam merevisi Permenhub 32 menyangkut masalah taksi konvensional dan taksi online.

“Pemerintah ingin membuat berkeadilan. Jadi jangan buat aturan yang satu hidup lalu satu lagi mati, dan tidak boleh monopoli. Kita ingin berkeadilan. Kita enggak mau taksi online saja yang menang atau taksi konvensional saja,” ujar Menko Luhut saat melakukan jumpa pers di kantornya di Jakarta.

Ditambahkannya, sebagai negara hukum kompetisi usaha harus berjalan secara sehat dan tidak mematikan entitas lain. “Negara ini kan negara hukum, kalau enggak bisa hidup di Indonesia dengan berkeadilan ya pindah negara saja. Jangan membunuh entitas lain.,” tambahnya. Menurutnya ratusan ribu orang yang bergantung pada bisnis tersebut sehingga kalau terjadi persaingan tidak sehat akan banyak yang kehilangan pekerjaan.

Prinsip keadilan ini juga diharapkan dapat dirasakan para konsumen dengan diberlakukannya tarif atas dan bawah.
“Jadi cari equilibrium. Jadi semua merasakan untungnya. Pemerintah tuh pada posisi mengedepankan supaya semua bisa happy. Berkeadilan,” jelasnya. Ia menambahkan akan mengadakan rapat koordinasi dengan pihak-pihak terkait tentang revisi Permenhub ini.

 



Saturday, 25 March 2017

5 Cara Orang Introvert Ketika Harus Beradaptasi dengan Lingkungan Baru

5 Cara Orang Introvert Ketika Harus Beradaptasi dengan Lingkungan Baru Lingkungan baru, tempat kerja baru, sekolah baru, partner baru, dan segala sesuatu yang baru biasanya membawa perubahan. Perubahan… sesuatu yang tak bisa ditawar. Tak terhindarkan. Dan, perubahan mendorong kita untuk beradaptasi atau menyesuaikan diri. Aaargh! Seorang ekstrovert saja kadang merasakan kecemasan ketika harus berhadapan dengan […]

from RoseDiana Diary http://ift.tt/2mBSFe6
via IFTTT