Friday, 25 August 2017

6 Tanda Sederhana Ketika Seorang Introvert Sudah Sayang, Peduli, dan Percaya Pada Kita

6 Tanda Sederhana Ketika Seorang Introvert Sudah Sayang, Peduli, dan Percaya Pada Kita Bagaimana cara untuk mencurahkan atau mengekspresikan rasanya? […]

from Rosediana Diary http://ift.tt/2way8Pf
via IFTTT

Telkomsel Siap Jajaki Penerapan Transaksi Cashless untuk Armada Damri di Jawa Barat

MAJALAH ICT – Jakarta. Telkomsel kembali memperkuat penetrasi layanan berbasis korporasi dengan melakukan penjajakan penerapan transaksi cashless menggunakan layanan mobile financial service TCASH untuk armada DAMRI (Djawatan Angkoetan Motor Repoeblik Indonesia) di wilayah Jawa Barat. Penjajakan tersebut nantinya diharapkan menjadi kelanjutan dari kesepakatan kerja sama pemanfaatan layanan telekomunikasi korporasi antara Telkomsel dengan Perum DAMRI Jawa Barat.

Untuk kerja sama tahap awal ini, Telkomsel dipercaya untuk menyediakan layanan telekomunikasi korporasi berbasis komunitas untuk sekitar 780 pengemudi bus DAMRI yang akan memberikan kemudahan dan kenyamanan akses komunikasi antar pengemudi dengan biaya paket terjangkau. Selain itu, manajemen DAMRI wilayah Jawa Barat juga akan memanfaatkan layanan broadcast SMS untuk mempermudah koordinasi dalam penyampaian informasi secara masif kepada seluruh pengemudi  bus DAMRI.

General Manager Sales Regional Jawa Barat Telkomsel Agustiyono mengatakan “Telkomsel berharap dapat terus membangun kerja sama sinergis dengan berbagai instansi pemerintahan, salah satunya dengan menghadirkan kemudahan akses telekomunikasi serta pengembangan layanan berbasis digital dengan Perum DAMRI wilayah Jawa Barat. Selain melalui kerja sama pemanfaatan layanan korporasi berbasis komunitas, kedepannya Telkomsel berharap dapat menggandeng Perum DAMRI dalam penguatan ekosistem cashless society, khususnya untuk penerapan transaksi cashless menggunakan TCASH Telkomsel untuk pembayaran tiket perjalanan bus.”

Saat ini, dengan sekitar 1,1 juta pelanggan pengguna TCASH di Jawa Barat dan terus berkembang, Telkomsel melihat potensi yang menjanjikan untuk semakin menguatkan ekosistem Smart City terutama di kota Bandung, dan upaya yang akan dimatangkan Telkomsel selanjutnya adalah melalui kerja sama dengan Perum DAMRI wilayah Jawa Barat, dengan memanfaatkan 350 armada DAMRI yang telah menjadi salah satu moda transportasi massal andalan warga kota Bandung.

“Dalam pengembangan lini layanan dan produk Telkomsel senantiasa menghadirkan konsep layanan yang menyeluruh dan lengkap, seperti pengembangan potensi manfaat layanan korporasi berbasis komunitas yang dibarengi dengan penguatan layanan berbasis digital yang diharapkan semakin membentuk konsep Smart City yang matang dan diterima oleh seluruh lapisan msayarakat,” tutup Agustiyono.

 



XL Axiata Perluas Internet Cepat Berteknologi 4G LTE di Nanggroe Aceh Darussalam

MAJALAH ICT – Jakarta. PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) terus memperluas jangkauan layanan 4G LTE ke berbagai penjuru Indonesia. Sejak Mei 2017, masyarakat provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) bisa menikmati dan memanfaatkan jaringan internet cepat tersebut di beberapa kota/kabupaten. Hingga akhir tahun, XL Axiata mentargetkan layanan 4G LTE akan mampu masuk ke semua kabupaten/kota yang ada di NAD, termasuk di pulau-pulau terluar, yaitu Sabang dan Semeulue. Tidak sekadar perluasan jaringan, XL Axiata sekaligus juga membangun ekosistem layanan di setiap daerah yang dijangkau.

Direktur/Chief Service Management XL Axiata, Yessie D. Yosetya mengatakan, “Tahun ini, kami memang agresif akan terus memperluas jaringan 4G LTE ke berbagai daerah di Tanah Air. Seperti yang bisa kita lihat bersama, area yang telah kami jangkau tidak hanya sebatas kota-kota besar, namun juga kota/kabupetan yang masuk kategori pelosok. Untuk Provinsi NAD, kami juga masih terus memperluas layanan 4G LTE hingga ke daerah-daerah pelosok yang cukup jauh, antara lain di kota/kabupaten sepanjang Pantai Barat, Aceh Tengah dan Tenggara, hingga Singkil, bahkan juga Pulau Semeulue. Perluasan jaringan 4G LTE yang kami lakukan ini juga merupakan wujud komitmen XL Axiata untuk mendukung pemerintah menyediakan infrastruktur telekomunikasi termasuk internet cepat di wilayah perbatasan”

Menurut Yessie, seperti area-area lain di Sumatera, permintaan masyarakat NAD atas layanan Data berkualitas juga meningkat pesat. Hal itu bisa ditunjukkan dari pertumbuhan trafik layanan Data yang meningkat lebih dari 238% dalam setahun terakhir. Kenaikan tersebut merata di semua area di provinsi NAD. Sementara itu, pelanggan XL Axiata yang telah menggunakann device 4G mencapai lebih dari 16% dari total pelanggan di NAD sebanyak sekitar 798 ribu.

Saat ini, layanan 4G LTE XL Axiata sudah bisa dinikmati oleh masyarakat di sejumlah kota/kabupaten di NAD, yaitu Kota Sabang, Kota Banda Aceh, Kab. Aceh Besar, Kab. Pidie, Kab. Pidie Jaya, Kab. Bireuen, Kota Lhokseumawe, Kab. Aceh Timur, Kab. Aceh Tengah, Kab. Aceh Barat Daya, Kab. Bener Meriah, , Kab. Aceh Tenggara, Kota Subulussalam, dan Kabupaten Semeulue. Total BTS 4G yang sudah beroperasi ada lebih dari 60 unit. Kota Banda Aceh sebagai pusat pemerintahan, perekonomian, pendidikan, dan pintu gerbang utama NAD menjadi area dengan jumlah BTS 4G terbanyak, tidak kurang dari 33 unit. Penambahan BTS 4G akan dilakukan disesuaikan dengan peningkatan trafik di setiap area untuk menjaga kualitas layanan.

Dengan menyediakan layanan 4G LTE, XL Axiata berharap masyarakat setempat bisa lebih banyak mendapatkan manfaat, termasuk menjadikannya sebagai sarana meningkatkan produktivitas. Apalagi masyarakat Aceh dikenal sangat dinamis dan selalu update dengan perkembangan trend digital terbaru. Penggunaan layanan Data untuk mendukung aktivitas dan produktivitas oleh masyarakat Aceh antara lain terlihat dari cukup banyaknya penawaran produk asli Aceh melalui aplikasi atau situs belanja online, seperti misalnya produk kerajinan dari Aceh Besar, Kopi Gayo dari Aceh Tengah, promo wisata Sabang dan Banda Aceh.

Layanan Data yang berkualitas yang bisa didapatkan melalui jaringan 4G LTE juga akan menjadi solusi bagi masyarakat Aceh yang membutuhkan akses ke sarana hiburan mengingat terbatasnya fasilitas hiburan di Aceh. Selain itu, akses ke sumber-sumber informasi juga akan lebih mudah didapatkan karena letak geografis Aceh yang cukup jauh dari kota-kota besar lainnya, termasuk dari Jawa. Akses 4G LTE akan menjadi solusi bagi warga untuk meningkatkan mutu pendidikan dan kehidupan sosial mereka di tengah masyarakat Indonesia. Selain itu, tentu saja pemerintah daerah akan bisa memanfaatkan jaringan berkualitasi ini untuk mendukung program-program terkait e-Government.

Yessie menambahkan, kebijakan XL Axiata untuk terus memperluas jaringan dan layanan 4G LTE ini tidak terlepas dari pertumbuhan pelanggan dan trafik Data yang juga terus meningkat secara nasional. Pertumbuhan trafik layanan Data ini seiring dengan semakin meningkatnya penggunaan smartphone 4G LTE yang terjadi secara merata di semua wilayah layanan XL Axiata. Hal ini juga selaras dengan strategi perusahaan untuk berfokus pada layanan Data untuk tahun 2017 ini. Karena itulah, belanja modal (CAPEX) untuk tahun ini diutamakan untuk mendukung pembangunan layanan Data dari berbagai sisi, termasuk penyediaan jaringan hingga ke pelosok daerah.

Hingga Agustus 2017 ini sebanyak 336 kota/kabupaten telah terjangkau layanan internet cepat 4G LTE ini, termasuk di antaranya puluhan kota di Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi. Khusus untuk wilayah Sumatera, sebanyak 102 kota/kabupaten telah terlayani 4G LTE dari XL Axiata. Sementara itu, untuk wilayah Jawa, layanan 4G LTE XL Axiata telah masuk ke hampir seluruh kota-kabupaten di wilayah Banten,Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Timur.

Sebagai hasil perluasan dan peningkatan kualitas layanan data tersebut, per akhir Juni 2017, secara nasional tercatat peningkatan trafik layanan Data hampir 3x lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Khusus untuk trafik layanan 4G, tercatat peningkatan hingga 13x lipat. Jumlah pelanggan layanan Data secara umum juga terus meningkat, saat ini mencapai sekitar 70% dari total pelanggan. Hingga akhir Juni 2017, jumlah pelanggan yang menggunakan smartphone juga terus meningkat dan menjadi sekitar 67% dari total pelanggan. Sementara itu, pelanggan layanan XL 4G LTE juga terus tumbuh dan telah mencapai sekitar 20 juta pelanggan. Layanan XL Axiata saat ini didukung oleh total lebih dari 93 ribu BTS, termasuk lebih dari 42 ribu BTS 3G dan lebih dari 14 ribu BTS 4G.

 



Telkomgroup dan Telstra Sepakati KerjasamaTalent Exchange Pilot Program

MAJALAH ICT – Jakarta. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) dan Telstra, perusahaan telekomunikasi dan teknologi terkemuka di Australia, menegaskan komitmen untuk senantiasa meningkatkan kualitas sumber daya manusia diantaranya dengan melaksanakan pertukaran talent (karyawan). Sehubungan dengan hal tersebut, Direktur Enterprise & Business Service Telkom Dian Rachmawan dan Group Executive of Enterprise Telstra Brendon Riley menandatangani memorandum of understanding (MoU) mengenai Talent Exchange Pilot Program di Telkom Landmark Tower, Jakarta, Jumat (25/8).

Nota kesepahaman ini merupakan kesepakatan untuk mencapai tujuan kedua perusahaan dalam mempersiapkan dan mengembangkan talent (karyawan) yang berwawasan global.

Sebagai bagian dari MoU, kedua perusahaan memulai uji coba program pertukaran karyawan selama enam bulan dimana masing-masing perusahaan mengirimkan 6 karyawan untuk mengikuti dua program pertukaran yang dilaksanakan serentak, yaitu Project Team Program dan Talent Swap Program

Karyawan yang terlibat pada Project Team Program akan bekerja untuk project yang telah ditentukan oleh perusahaan dan unit bisnis yang akan ditempati. Sementara itu, karyawan yang terlibat dalam Talent Swap Program akan bertukar perusahaan serta melaksanakan tugas dan menjalankan peran yang sama dengan yang telah dilakukan sebelumnya di masing-masing perusahaan.

Dian Rachmawan mengatakan, TelkomGroup menyambut baik terselenggaranya program pertukaran talent antara TelkomGroup dan Telstra. “Sebagai perusahaan telekomunikasi digital terkemuka di Indonesia yang telah melakukan ekspansi internasional di 10 negara, kami selalu berkomitmen untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia perusahaan. Melalui program ini, para talent yang terlibat akan mendapatkan pengalaman dan pengetahuan baru yang diharapkan mampu menginspirasi mereka dalam menciptakan inovasi bisnis yang disesuaikan dengan dinamika industri secara global guna mendorong kemajuan perusahaan. Seluruh karyawan TelkomGroup dari berbagai unit bisnis, termasuk karyawan anak perusahaan, mendapatkan kesempatan yang sama untuk mengikuti program ini” ungkap Dian Rachmawan.

Sementara itu, Brendon Riley mengatakan, program pertukaran talent ini memberikan kesempatan kepada karyawan kedua perusahaan, baik TelkomGroup maupun Telstra, untuk mengembangkan kompetensi dan keterampilan mereka di bidang-bidang tertentu dan mempersiapkan mereka menjadi pemimpin bisnis di industri telekomunikasi dan teknologi digital yang terus tumbuh di regional Asia-Pacific. “Bisnis perusahaan kami telah tumbuh dengan pesat melintasi Asia. Oleh karena itu, kami memerlukan talent pool dan future leaders yang memiliki mindset global untuk memberikan layanan yang lebih baik lagi kepada pelanggan. Kami juga gembira dapat melanjutkan kerjasama dengan Telkom, khususnya dalam hal mendidik karyawan dan membangun kapabilitas global sumber daya manusia antar dua perusahaan,” ujar Brendon Riley.

“Telstra beruntung telah menjalin kerjasama positif dengan Telkom sejak tiga tahun lalu. Kami bersama-sama menyediakan kebutuhan enterprise customers, mengingat bahwa saat ini korporasi-korporasi telah mulai melakukan transformasi digital dan menggunakan network applications and services melalui perusahaan joint venture yang kami bangun yaitu telkomtelstra,” imbuh Brendon Riley.

Program pertukaran talent yang akan dimulai pada November 2017 ini diharapakan dapat meningkatkan kapabilitas dan kompetensi karyawan, sehingga para talents yang terlibat dapat menjadi akselerator kemajuan bisnis perusahaan dan mampu memperkuat posisi TelkomGroup dan Telstra sebagai leading players di industri information and communication technology (ICT) di kawasan Asia-Pacific.



SAP Peringati 20 Tahun Keunggulan Bisnisnya di Indonesia

MAJALAH ICT – Jakarta. SAP hari ini dengan bangga memperingati 20 tahun keunggulan bisnisnya di Indonesia di Asian Innovators Summit, acara pelanggan eksklusifnya, yang diselenggarakan di The Westin Jakarta. Acara ini merupakan bagian dari roadshow teknologi SAP di Asia Tenggara di enam kota, di mana Jakarta, Indonesia, menjadi perhentian terakhir dari keenam tujuan tersebut.

Melalui solusi baru yang diperkenalkan pada acara tersebut, SAP hari ini mengumumkan telah memanfaatkan inti digitalnya, teknologi berani masa depan dan keahliannya dalam ERP untuk membantu pelanggan mentransformasi segalanya menjadi digital, mudah diprogram dan lebih cerdas. Hal ini merupakan bagian dari keseluruhan strategi SAP untuk mendorong agenda inovasi perusahaan dan mendukung transformasi digital pelanggan serta melakukan perjalanan ke cloud melalui portofolio solusinya.

“Teknologi digital sedang mentransformasi industri dengan menghubungkan orang, hal, dan bisnis secara cerdas. Selama 20 tahun terakhir SAP beroperasi di Indonesia, tuntutan dan harapan konsumen telah berevolusi, dan bagi dunia bisnis, hal ini berarti kesempatan untuk menghadirkan produk dan layanan dengan cara baru. Dengan pemahaman ini, SAP menyajikan inovasi ke pasar untuk membantu pelanggan memanfaatkan kekuatan data dan berhasil dalam ekonomi digital baru,” kata Claus Andresen, President dan Managing Director SAP Asia Tenggara. “Ajang Asian Innovators Summit yang bergengsi, yang diadakan di seluruh pasar Asia Tenggara kami sepanjang bulan ini, memberikan kami kesempatan untuk mendengarkan dari pelanggan kami, memahami tantangan yang mereka hadapi dalam bisnis mereka hari ini, dan mengajukan solusi inovatif yang dapat membantu mereka berjalan lebih baik dan sederhana. Kami bangga untuk mengakhiri roadshow ini di Indonesia, yang adalah pasar pertumbuhan utama, saat kami merayakan ulang tahun SAP yang ke-20 di negara ini. ”

Inovasi sebagai hasil adopsi digital di Indonesia telah menjadi kontributor utama bagi pertumbuhan ekonomi bangsa. Pemerintah Indonesia menyadari bahwa jumlah pelaku bisnis di industri digital terus berkembang pesat. Mereka juga memperkirakan bahwa Indonesia akan memiliki ‘1.000 technopreneurs (pengusaha teknologi)’ pada tahun 2020. Pada tahun 2017, ekonomi digital negara ini diperkirakan akan menghasilkan nilai sejumlah 130 miliar dolar AS. “Peluang pasar di Indonesia luar biasa. Kami berharap dapat berkolaborasi dengan pelanggan dan mitra bisnis di negara ini seiring dengan usaha kami dalam membantu mereka mencatat babak baru untuk masa depan digital Indonesia,” lanjut Andresen.

Mendefinisikan Pemimpin Digital

Menurut sebuah studi global baru oleh SAP, yang didukung oleh Oxford Economics, delapan puluh empat persen perusahaan global menyatakan bahwa transformasi digital penting untuk kelangsungan bisnis mereka dalam lima tahun ke depan, namun hanya tiga persen yang telah menyelesaikan keseluruhan transformasi digital di seluruh perusahaan. Studi ini dirilis di SAP Asian Innovators Summit (AIS), yang berlangsung 24 Agustus di Jakarta, Indonesia.

Studi “The Global SAP Digital Transformation Executive Study: 4 Ways Leaders Set Themselves Apart” didasarkan pada hasil survey atas lebih dari eksekutif senior di 17 negara dan wilayah, yang mencakup 195 pemimpin bisnis dari Asia Tenggara. Penelitian ini mengidentifikasi tantangan, peluang, nilai, dan teknologi kunci yang mendorong transformasi digital.

“Organisasi Indonesia memainkan peranan penting dalam digitalisasi ekonomi. Untuk melakukan ini, mereka perlu mengambil alih kepemimpinan dalam mendigitalisasi perusahaan mereka dan menawarkan pengalaman digital kepada pelanggan, mitra dan karyawan mereka. Menurut laporan McKinsey, jika ekonomi Indonesia merangkul digitalisasi, hal ini dapat memperkirakan pertumbuhan sebesar 150 miliar dolar AS – atau 10 persen dari PDB – pada tahun 2025. Kemajuan digital Indonesia akan membutuhkan perusahaan untuk melangkah menuju tantangan dan secara fundamental mentransformasi diri mereka menjadi pemimpin digital,” kata Megawaty Khie, Vice President, SAP SuccessFactors, South East Asia.

Untuk membantu pelanggan memanfaatkan kekuatan data dan memajukan perusahaan digital mereka, SAP baru-baru ini  meluncurkan rangkaian solusi IoT. Selaku bagian dari sistem inovasi digital SAP Leonardo, rangkaian solusi IoT ini memanfaatkan kemajuan dalam Big Data dan analitik, kemampuan untuk menghubungkan orang, hal dan bisnis dengan SAP Cloud Platform, dan teknologi layaknya machine learning untuk memungkinkan strategi IoT dan Industry 4.0 di seluruh logistik digital, manufaktur dan manajemen aset.

Solusi-solusi baru ini mencakup SAP Leonardo IoT Bridge, SAP Global Track and Trace, perangkat Lunak SAP Leonardo IoT Edge, SAP Digital Manufacturing Insights dan SAP Asset Manager. SAP Leonardo IoT Bridge adalah pusat operasi live yang memusatkan, menghubungkan, dan mengkontekstualisasi sensor data IoT dengan proses bisnis dan data baik yang terstruktur maupun tidak terstruktur. SAP Global Track and Trace memberikan model proses bisnis yang terlacak, dirancang untuk membagikan data terhadap partner-partner dalam supply chain network, dan dibangun pada arsitektur Big Data untuk volume dan throughput yang tinggi.

Bersama-sama, solusi-solusi tersebut ditujukan untuk berintegrasi dengan portfolio industri terkemuka dari SAP untuk memampukan skenario-skenario baru seperti outbound logistics. Menggunakan data pengantaran, pengiriman, penghandelan nomor unit, dan kendaraan dari SAP Global Track and Trace, dikombinasikan dengan informasi dari software SAP Connected Goods seperti data sensor palet dan kontainer, informasi mengenai lokasi pengangkutan dari aplikasi SAP Vehicle Insights, dan data pesanan pembelian dari software SAP S/4HANA® pada sistem perusahaan inti, SAP Leonardo IoT Bridge dapat memberikan proses silang, dan memberikan visibilitas terhadap proses dan sistem yang terjadi di seluruh perusahaan sehingga pusat perintah dan pimpinan operasi dapat mengetahui dengan tepat di mana sebuah kiriman sedang transit, apa isi dari kiriman tersebut, dan kondisi dan performa dari kendaraan yang digunakan.

SAP bersama-sama berinovasi pada logistik digital bersama perusahaan-perusahaan memimpin di seluruh dunia, termasuk The Bosch Group, sebuah perusahaan penyedia teknologi dan jasa terkemuka di dunia dengan sekitar 390.000 rekan kerja di seluruh dunia. Bosch dan SAP kini sedang berkolaborasi dalam skenario dalam delivery track and trace, menjelajahi integrasi cloud-to-cloud dengan Bosch IoT Cloud.

Dengan menggunakan infrastruktur kontainer layanan SAP Cloud Platform IoT, SAP Leonardo IoT Edge ditujukan untuk bekerjasama dengan solusi lini bisnis lainnya seperti SAP Digital Manufacturing Insights secara mulus. Menyediakan analisis multitier berbasis cloud untuk visibilitas penuh ke manufaktur pada berbagai tingkatan, SAP Digital Manufacturing Insights terhubung secara mulus dan aman ke lantai toko. Ini memberikan informasi yang konsisten yang diliput dengan data bisnis agar memungkinkan pengambilan keputusan yang efektif. Bersama-sama, solusi manufaktur digital dan IoT dari SAP memungkinkan pengelolaan operasional yang kohesif dan strategi Industry 4.0 yang efektif.

Hasil dari kerjasama SAP dengan Apple, SAP Asset Manager mendukung para profesional terampil dengan memobilisasi proses pengelolaan aset utama. Aplikasi seluler kelas enterprise menyediakan kemudahan penggunaan aplikasi konsumen dan pengalaman pengguna yang menyenangkan yang tersedia melalui SAP Fiori® untuk bahasa desain iOS.

SAP bermaksud untuk menjadikan solusi SAP Asset Manager terhubung dengan solusi digital yang memanfaatkan kemampuan SAP Leonardo IoT, seperti SAP Asset Intelligence Network dan SAP Predictive Maintenance and Service, untuk lebih mengoptimalkan pengelolaan aset, produktivitas pekerja lapangan dan interoperabilitas dengan ekosistem dan jaringan pengembang IoT yang luas.

 



Nak let go Leather Handbag Fossil – Excellent Used Condition

  • Condition: Excellent used item, an item that has been worn previously
  • Brand: Fossil
  • Inner Slip Pocket: 1
  • Style: Shoulder Bag
  • Inner Zip Pocket: 1
  • Material: Pebbled Leather
  • Inner Compartments: 1
  • Color: Red
  • Strap Adjustable: No
  • Bag Height: 7
  • Strap Removable: No
  • Bag Depth: 2
  • Inner Slip Pockets: 1
  • Bag Length: 13
  • Inner Zip Pockets: 1
  • Strap Drop: 9
  • Description: Very Good. This item is in very good pre-owned condition

Sebab jual: Jarang sangat guna sebab tak boleh nak match dengan baju (kebanyakan baju saya warna biru dan brown) 🙂

Harga RM165. Termasuk shipping. Nego sampai jadi. Boleh email saya di siti@travelog.my atau beli terus

Ada lagi satu prelove handbag Fossil yang saya nak let go, kaler brown pun fully leather jugak. Nanti dah lepas ambil gambar saya update di blog.



Thursday, 24 August 2017

Bertemu Para Buzzer Medsos, Jokowi Minta Perangi Terus Hoax

MAJALAH ICT – Jakarta. Presiden Joko Widodo atau Jokowi kembali mengundang para buzzer dan pegiat media sosial ke Istana Kepresidenan, Jakarta. Pertemuan selama tiga jam itu diisi dengan perbincangan soal kondisi media sosial di Indonesia saat ini. Dalam kesempata itu, Jokowi meminta  agar para pegiat medsos terus bersama pemerintah melawan berita bohong atau hoax.

“Intinya bagaimana biar kita bisa bareng-bareng berperan memerangi hoax,” ujar Arief Muhammad, seorang pegiat medsos seusai acara berlangsung. Sementara itu, Cyril Raoul Hakim atau Chico Hakim mengatakan, pertemuan itu digunakan untuk saling tukar pikiran. Yang bahkan, katanya, aktivis medsos ini memberikan masukan dan unek-unek kepada Jokowi.

Jokowi sendiri, kata Chico, memberikan pesan khusus terkait perang melawan hoax yang banyak beredar di media sosial. “Beliau mengajak kita bersama-sama untuk membangun negeri ini, menjauhkan segala fitnah, adu domba. Intinya mengkampanyekan hal-hal positif untuk bangsa ini,” kata Chiko.

Meski demikian, Arief menjelaskan, pertemuan itu berlangsung santai dan tak diisi dengan suasana yang serius. Pembicaraan tak ada yang menyinggung hal-hal berat. Namun, Arief mengakui pertemuan juga sekaligus menyampaikan keluhan yang menimpa oleh pegiat media sosial, namun Arief enggan mengungkapkan apa keluhan itu.

“Intinya sih gimana biar kita bisa bareng-bareng berperan memerangi hoax. Bermedsos yang baik dan yang negatif bisa tertutup dengan yang baik-baik,” ujarnya.