Sunday, 28 April 2019

Laba Bersih METRODATA Meningkat 33,5% di Kuartal I – 2019


MAJALAH ICT – Jakarta. PT. Metrodata Electronics Tbk (“MTDL”), perusahaan penyedia solusi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) terkemuka di Indonesia kembali mencatatkan kinerja positif pada Kuartal I- 2019 dengan membukukan laba bersih sebesar Rp 85,63 miliar, atau meningkat 33,5% dibanding kuartal I- 2018. Kinerja positif tersebut ditunjang oleh tingginya kesadaran akan perlunya transformasi digital ke arah revolusi industri 4.0.

Meskipun kuartal pertama 2019 kita tengah menghadapi situasi menjelang PEMILU dimana banyak pihak yang wait & see, namun Penjualan MTDL tetap mampu tumbuh sebesar 8,2%, atau mencapai Rp 3,2 triliun di kuartal I-2019 dibandingkan tahun sebelumnya. “Hal ini menunjukkan kuatnya jaringan distribusi MTDL yang ditopang oleh efisiensi usaha, diversifikasi bisnis yang baik serta pengalaman di industri TIK lebih dari 40 tahun,” ungkap Randy Kartadinata, Direktur MTDL.

Kinerja positif tersebut tentunya tidak terlepas dari upaya ketiga unit bisnis utama MTDL : Distribusi, Solusi, dan Konsultasi. Dari unit bisnis Distribusi di bawah pengelolaan anak usaha MTDL yaitu PT Synnex Metrodata Indonesia (SMI), terdapat peningkatan penjualan produk-produk high-end IT dengan harga yang lebih tinggi. MTDL terus menambah diversifikasi produk yang dijualnya. Saat ini sudah lebih dari 80 jenis merek yang dijual dengan beragam jenis kebutuhan TIK.

Selain itu, dalam upaya mendukung para klien MTDL ke arah solusi terpadu Internet of Things (IoT) dan otomatisasi yang jadi bagian dari roadmap industri 4.0, MTDL melalui SMI juga telah bekerjasama dengan Intel Corporation untuk mengembangkan kreasi lokal para developer di Indonesia melalui kompetisi pengembangan solusi berbasis Internet of Things platform Intel Corporation yang disebut OpenVINOTM. MTDL juga telah membangun aplikasi yang beradaptasi dengan perubahan cara pembelian melalui konsep E-Commerce. Jadi, aplikasi penjualan B2B (Business to Business) maupun B2G (Business to Government) sudah disiapkan bagi para mitra untuk membantu peralihan proses penjualan manual kepada konsep E- Commerce tersebut.

Sementara itu, unit bisnis Solusi MTDL di bawah entitas anak PT Mitra Integrasi Informatika (MII) terus mengembangkan kemampuan teknologi untuk membantu para pelanggan korporat dalam melakukan transformasi digital. Untuk itulah, MTDL melalui MII telah bermitra dengan berbagai pihak untuk menjual solusi kepada para pelanggan, mulai dari layanan Cloud, Big Data & Analytics, Digital Business Platform, IT Security, dan masih banyak lagi dengan tujuan menyediakan solusi digital bagi para pelanggannya.

Perubahan gaya hidup manusia yang serba sibuk telah menuntut dibukanya berbagai jalur komunikasi kepada pelanggan, bukan hanya melalui suatu channel konvensional, counter customer service atau melalui telepon, namun para pelanggan telah beralih menggunakan channel social media yang tidak terbatas pada jam operasional perseroan. MTDL melalui anak usahanya, MII juga telah menyediakan kepada para pelanggan korporatnya, suatu sistem tanggapan yang efisien yang dibangun di atas social media, dimana tanggapan atas pertanyaan-pertanyaan pelanggan dapat dilakukan secara otomatis (tanpa manusia) dari sistem aplikasi yang dibangun. Hal ini dilakukan melalui solusi teknologi conversational services yang menerapkan Artificial Intelligence (AI) yang umum dikenal sebagai chatbot. Dengan chatbot tersebut teknologi AI memampukan menjawab pertanyaan dari pelanggan senatural mungkin selayaknya melakukan chat dengan manusia.

Selain itu, unit bisnis Solusi juga menyediakan suatu solusi bagi para pelanggan korporatnya yang mampu menghubungkan aplikasi Core System Internal para pelanggannya dengan aplikasi transaksi para mitra usahanya. MTDL menerapkan aplikasi penghubung yang agile (lincah) dan efisien, walaupun kedua aplikasi dari kedua pihak tersebut dibangun dalam bahasa pemrograman yang berbeda. Hal ini tentunya akan membantu pelanggan dalam mempercepat transaksi serta akurasi, yang ujungnya meningkatkan bisnis mereka.

Pertumbuhan usaha MTDL ini tentunya tidak bisa dibangun tanpa adanya dukungan sumber daya manusia yang handal. Didukung oleh lebih dari 600 orang konsultan TIK dalam proses implementasi aplikasi dan jasa TIK, MTDL juga memberikan jasa kepada para pelanggan korporatnya sebanyak 420 developer dan 800 technical support yang ditempatkan di kantor pelanggan korporat.

Randy menambahkan, ”Semua upaya di atas menunjukkan aktifnya MTDL dalam meningkatkan kinerja melalui upaya mendukung para pelanggan dan mitra dalam melakukan transformasi digital, baik dari sisi infrastruktur, peralatan dan perlengkapan TIK, maupun dari sisi solusi dan konsultasi agar para pelanggan dapat meningkatkan usahanya berbasis TIK.” Kami optimis pertumbuhan usaha MTDL tahun ini bisa mencapai peningkatan penjualan dan laba bersih yang signifikan dibanding tahun sebelumnya,” ujar Randy.

 

Loading...



Mode Darkest Night Kini Tersedia dalam PUBG Mobile


MAJALAH ICT – Jakarta. Tencent Games dan PUBG Corporation telah merilis versi lengkap 0.12.0 yang terbaru untuk PLAYERUNKNOWN’S BATTLEGROUNDS MOBILE (PUBG MOBILE). Sebagai bagian penting dari pembaharuan, para pemain dapat masuk ke dalam mode Darkest Night, dimana mereka harus melawan zombie dan tetap bertahan hidup sampai fajar datang. Spectator Mode, pembaruan untuk gameplay Survive Till Dawn dan mode lainnya juga merupakan bagian dari update gratis yang tersedia saat ini di App Store dan Google Play.

Darkest Night adalah mode permainan baru dimana para pemain harus menghabiskan satu malam untuk melawan para zombie dan berjuang untuk tetap bertahan hidup. Tanpa harus terjun payung, para pemain ditempatkan secara acak pada peta untuk menghadapi gerombolan zombie selama tiga malam berkabut. Tidak ada waktu untuk mendapatkan single chicken dinner disaat ini dan para pemain dapat membentuk sebuah aliansi untuk saling membantu satu sama lain untuk tetap bertahan hidup ketika diperlukan; kecuali, aliansi tersebut memutuskan untuk saling menyerang satu sama lain.

Di akhir tahun 2018, Tencent Games, PUBG Corporation and Capcom saling berkolaborasi dan bekerjasama dengan Resident Evil 2 yang diaplikasikan ke dalam PUBG MOBILE melalui mode Survive Till Dawn. Pembaruan 0.12.0 merubah mode ini dengan menambahkan senjata-senjata baru, zombie-zombie yang dapat melompat, anjing zombie, perbaikan gameplay dan masih banyak lagi.

Adapun pdate konten 0.12.0 meliputi Darkest Night dimana para pemain dapat bergabung dengan team atau maju sendiri untuk bertahan di malam serangan mayat hidup dan gas beracun sampai evakuasi saat matahari terbit. Mode baru ini juga dilengkapi dengan keterampilan pasif untuk setiap pemain. Memahami keterampilan ini akan menjadi kunci untuk tetap bertahan di malam yang panjang ini.

Kemudian Survive Till Dawn 2 – PUBG MOBILE x Resident Evil 2, mode permainan bertahan hidup dirubah dengan hantu baru yang mengerikan dan sejata balistik yang tak pernah ditemukan sebelumya untuk gameplay yang lebih mengerikan. – Saat ini, Setrum Granat juga dapat digunakan untuk melumpuhkan zombie. Menambahkan Granat Nitrogen cair untuk membekukan musuh dan mengurangi kecepatan pergerakaan mereka.

Ada juga penambahan  zombie-zombie yang dapat melompat dan anjing zombie. Beberapa Zombie sekarang juga dapat memanjat tembok atau atap. Menambahkan RPG-7 dan Jungle Style Magazines. Penyembur api sekarang memberikan lebih banyak damage. Penyempurnaan penggunaan M134 yang telah disesuaikan. Para pemain akan mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan Buff tertentu. Sekarang zombie-zombie bergerak lebih lambat setelah terserang oleh senjata api. Menambahkan percakapan pesan singkat dan classic voice chat di Survive Till Dawn. Sekarang misi harian dapat diselesaikan di Survive Till Dawn

Dengan Spectator Mode para pemain dapat mengamati aksi ini secara langsung dengan menyaksikan pertandingan dari teman mereka, crew dan anggotan klan. Adapun Crosshair Modifications adalah Titik merah, holographic, penanda 2x teropong dan 3x teropong dapat disesuaikan dengan warna yang berbeda, bersama dengan beberapa variasi bentuk dari reticle titik merah.

Para pemain sekarang dapat menunjukan dukungan mereka dengan saling memberikan LIKE satu sama lain, dan menjadi mitra dengan teman-teman yang memiliki 400 sinergi atau lebih. Mitra akan muncul di ruang masing-masing. Survive Till Dawn sekarang berada di dalam mode ini. Dan lebih banyak mode baru akan ditambahkan di masa yang akan datang.

Pembaruan versi 0.12.0 dirilis hanya beberapa minggu setelah Tencent Game dan PUBG Corporation mengumumkan PUBG MOBILE Club Open 2019; petarungan game esport terbesar secara global dengan total hadiah lebih dari US$2,5 juta. Vivo, perusahaan smartphone, adalah sponsor resmi dari PMCO 2019, menyediakan smartphone kepada para pemain dan penggemar di dua musim. Turnamen Global Finals untuk musim semi akan berlangsung di Jerman pada bulan Juli ini. Dengan lebih dari 200 juta downloads dan 30 juta pemain per-harinya, PUBG MOBILE terus tumbuh sebagai salah satu game mobile yang paling terkenal di dunia. Tetaplah bersama kami untuk berita-berita terbaru mengenai PUBG MOBILE dan perkembangan terbaru seputar dunia esport.

 

 

Loading...



Saturday, 27 April 2019

Agar Memberikan Efek Berganda pada Ekonomi Masyarakat, Pemerintah Gratiskan Penggunaan Frekuensi


MAJALAH ICT – Jakarta. Wujud pelayanan publik yang dilakukan pemerintah dalam teknologi komunikasi adalah memberikan hak seluas-luasnya kepada masyarakat dalam mengoperasikan berbagai perangkat telekomunikasi yang menggunakan spektrum frekuensi radio, termasuk dalam izin kelas yang diharapkan bisa mendorong efek berganda pada ekonomi masyarakat.

“Frekuensi yang digunakan tidak berbayar alias gratis. Harapannya, ada multiflier effect dari pemakaian frekuensi tersebut, terutama untuk pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujar Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informasi, Ismail saat membuka Focus Group Discussion (FGD) bersama media di Hotel Harmoni, Batam, Kepulauan Riau.

Dalam FGD bertema  Optimalisasi Layanan Izin Kelas Mewujudkan Tertib Frekuensi Nasional itu dibahas mengenai batasan istilah. Izin Kelas merupakan istilah dalam perizinan di ranah spektrum frekuensi yang sebenarnya lebih menekankan kepada adanya syarat wajib dari perangkat telekomunikasi agar memenuhi ketentuan teknis.

Ada tiga bentuk perizinan yang ditangani Ditjrn SDPPI. Pertama, Izin Siaran Radio (ISR) yang merupakan izin penggunaan spektrum frekuensi radio dalam bentuk kanal frekuensi radio. Kedua, Izin Pita Frekuensi Radio (IPFR), penggunaan spektrum frekuensi radio dalam bentuk pita frekuensi radio. Ketiga, Izin Kelas yaitu izin penggunaan spektrum frekuensi radio yang melekat pada sertifikat perangkat telekomunikasi.

“Khusus untuk Izin Kelas, masyarakat dapat mengunakan frekuensi tanpa melalui proses perizinan dan tidak harus berbayar untuk band-band tertentu, seperti Wifi, bluetooth, dan lain-lainnya. Namun, harus dengan perangkat yang telah bersertifikat,” jelasnya.

Dirjen Ismail mengungkapkan di tengah era digital saat ini, hampir semua orang membutuhkan frekuensi untuk menunjang seluruh aktivitasnya. Frekuensi dibutuhkan untuk berkomunikasi, menyebarkan informasi, mengirim data, foto, menggunakan media sosial, dan lain sebagainya.

Menurut Ismail, frekuensi merupakan sumber daya yang tidak bisa sembarang digunakan dan harus dikelola dengan baik, agar semua aktivitas berlangsung lancar tanpa mendapat gangguan atau saling mengganggu. Ismail mencontohkan frekuensi yang digunakan operator seluler dengan trafik sangat luar biasa.

“Ini tidak boleh mengalami masalah. Jika terjadi persoalan, maka dampak yang yang ditimbulkan akan besar. Makanya, frekuensi dijaga dengan baik, apalagi provider seluler mengeluarkan dana besar untuk hal ini,” terangnya.

Ismail menegaskan pemanfaatan frekuesi harus benar-benar bijak. TIdak menggunakan frekuensi melebihi kapasitas perangkat, apalagi dari perangkat yang tidak bersertifikat. Hal itu akan memberi dampak negatif pada frekuensi lainnya. Dirjen Ismail, menyontyohkan komunikasi dalam penerbangan, antara pilot dan menara pengawas bisa terganggu. Demikian pula informasi oleh BMKG terkait kebencanaan dapat terhalang oleh sinyal frekuensi yang dipancarkan dari alat tidak standar.

“Apa jadinya dalam kondisi darurat pada suatu penerbangan, tiba-tiba frekuensi terganggu oleh ulah orang yang mengotak atik frekuensi lewat perangkatnya? Ini bisa menimbulkan korban,” demikian Ditjen SDPPI Kemkominfo.

Kegiatan FGD memilih tempat di Batam, mengingat wilayah di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) ini berbatasan langsung dengan negara tetangga, Singapura dan Malaysia. Di samping itu, di Batam juga terdapat banyak industri manufaktur yang memproduksi peralatan telekomunikasi.

Selain menghadirkan peserta FGD dari 15 perwakilan media lokal dan nasional yang ada di Batam, turut menjadi narasumber Tenaga Ahli Menkominfo Freddy H Tulung, Kasubdit Penataan Alokasi Spektrum Dinas Tetap dan Bergerak Darat Direktorat Penataan Sumber Daya Aryo Pamoragung, dan Bambang Supriadi dari Balai Monitor Kelas II Kota Batam.

 

Loading...



Ketika Orang Introvert Selektif Memilih Orang-Orang yang “Klik”

Orang introvert itu identik dengan sosok yang sangat selektif. Mereka bisa saja berkenalan dan menerima semua orang, tetapi mereka akan pilih-pilih siapa yang bisa masuk ke “lingkaran dalamnya”. Mereka menerapkan hal tersebut untuk mencari sahabat, rekan kerja atau pasangan. Bagaimana pun, orang introvert itu benci membuang-buang waktu, meladeni hubungan toksik, memercayai untuk kemudian dikhianati dan […]

from Rosediana Diary http://bit.ly/2J25RmK
via IFTTT

Transformasi Digital Jadi Kunci Daya Saing UKM Indonesia di Masa Depan


MAJALAH ICT – Jakarta. Mekari sebagai penyedia platform bisnis berbasis cloud menyelenggarakan Mekari Conference, yakni sebuah konferensi untuk UKM di Indonesia yang bertempat di The Kasablanka Hall, Mall Kota Kasablanka. Bertemakan “Powering Indonesia SMEs with Technology”, acara yang didukung penuh oleh Bank Mandiri dan XL Axiata ini bertujuan untuk mendorong adopsi teknologi digital bagi UKM di Indonesia, sebagai upaya untuk meningkatkan daya saing UKM Indonesia di masa yang akan datang.

Pasalnya, berdasarkan data dari CISCO APAC SMB Digital Maturity Index tahun 2019, Indonesia menjadi negara yang masih menduduki peringkat dua terakhir dari 14 negara Asia Pasifik terkait kesiapannya dalam transformasi digital. Padahal menurut riset yang dilakukan oleh McKinsey, adopsi teknologi dapat mendorong pertumbuhan UKM hingga dua kali lipat. Adapun, sektor usaha Mikro, Kecil dan Menengah di Indonesia memang memegang peranan penting pada perekonomian negara. Menurut Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, dalam lima tahun terakhir ini saja, kontribusi sektor usaha UMKM terhadap produk domestik bruto meningkat menjadi 60.34% dari jumlah sebelumnya yaitu sekitar 57.84%.

Pelaku UKM harus tanggap dalam menghadapi perubahan tren yang sangat cepat, tidak hanya di perubahan tren pasar namun juga perkembangan teknologi. Adopsi teknologi digital yang maksimum dapat mendorong UKM untuk berinovasi dalam menghadirkan produk dan servis baru hingga peningkatan produtivitas proses bisnis. Hal ini tentunya menjadikan transformasi digital pada bisnis UKM semakin krusial dan patut untuk diperhatikan. Terlebih lagi pesatnya perkembangan teknologi ini telah mengubah perilaku masyarakat yang semakin mengarah ke digitalisasi.

Menanggapi hal tersebut, Suwandi Soh, CEO dari Mekari, menyampaikan , “Kami percaya bahwa setiap bisnis UKM memiliki peluang dan kesempatan yang sama untuk tumbuh. Namun, di era digital saat ini maupun masa depan, literasi dan tingkat adopsi teknologi yang akan menjadi penentu seberapa jauh bisnis dapat melangkah. Hanya saja, hasil studi menunjukkan UKM Indonesia masih relatif tertinggal dan belum siap untuk go digital. Karena itu, kami berusaha menyuarakan pentingnya memulai transformasi digital, karena melihat bahwa pemanfaatan teknologi dapat meningkatkan produktivitas dan meningkatkan daya saing UKM Indonesia.”

Hal yang sama juga diperhatikan oleh Bank Mandiri sebagai salah satu institusi keuangan terkemuka di Indonesia. Menurut Senior Vice President Retail Deposit Product & Solution Bank Mandiri, Muhamad Gumilang M., mengatakan. hingga Desember 2018, pihaknya telah menyalurkan pembiayaan kepada lebih dari 27 ribu nasabah UKM dengan nilai mencapai Rp 55 Triliun. “Kami cenderung melihat perkembangan teknologi informasi saat ini, yang kemudian diikuti proses digitalisasi dan otomasi dalam berbagai aspek kehidupan sebagai sebuah opportunity bagi dunia usaha. Untuk itu, Bank Mandiri melihat keberadaan Mekari Conference ini sangat positif untuk meningkatkan pemahaman pelaku UKM,” jelas Gumilang.

Berdasarkan tahapannya, transformasi digital sendiri dibagi menjadi empat fase menurut CISCO APAC SMB Digital Maturity Index tahun 2019,  yang pertama adalah Digital Indifferent dimana bisnis sudah mulai tanggap terhadap perubahan pasar, namun belum memanfaatkan teknologi digital apapun. Fase berikutnya adalah Digital Observer, yang merupakan fase dimana bisnis sudah mulai menggunakan teknologi digital secara taktis, dan lebih fokus pada proses otomatisasi untuk menghasilkan efisiensi. Fase ketiga adalah Digital Challenger, yakni dimana bisnis sudah menggunakan teknologi digital secara strategis dan proses utama dalam pengoperasian bisnis sudah terotomatisasi dengan baik. Puncaknya adalah fase dimana bisnis sudah didukung dengan kemampuan analitik yang mumpuni dan terotomatisasi secara keseluruhan dalam pengoperasian bisnisnya. Pada fase yang disebut dengan Digital Native ini, bisnis telah siap untuk menciptakan inovasi yang berkelanjutan dengan strategi digitalisasi yang terintegrasi.

Dalam mewujudkan transformasi digital, konektivitas menjadi salah satu aspek yang paling berpengaruh. Saat ini, pengguna internet di Indonesia sudah menembus angka sekitar 150 juta atau sekitar 56% dari jumlah penduduk total. Angka ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun lalu yang hanya berkisar 147 juta. Angka ini terus menunjukkan pertumbuhan yang positif setiap tahunnya. “Kami setuju bahwa UMKM memiliki peran penting bagi perekonomian Indonesia dan kami yakin jika rekan UMKM didukung oleh konektivitas digital yang tinggi, UMKM dapat berkembang lebih pesat untuk mendongkrak perekonomian nasional. XL Axiata juga terus berinovasi dalam memberikan akses konektivitas yang baik bagi rekan UMKM. Tidak hanya itu, wujud nyata kami lainnya adalah turut berpartisipasi aktif mendukung transformasi digital ini melalui rangkaian kegiatan kolaboratif langsung dengan UMKM didalam #aslijago dan beragam workshop lainnya. Salah satunya melalui Mekari Conference ini,” ucap Sharif Lukman Mahfoedz, Group Head Enterprise Product and Marketing XL Axiata.

Mekari Conference, didukung oleh Bank Mandiri & XL Axiata, menghadirkan lebih dari 35 pembicara berlatarbelakang CEO, Founders, Executives dari sektor pemerintah, UKM, startup, korporasi, hingga investor di Indonesia. Konferensi ini memiliki misi untuk meningkatkan daya saing UKM Indonesia melalui teknologi, karena melihat minimnya adopsi teknologi pada industri UKM Indonesia dan ketertinggalan dalam pemanfaatan teknologi dibandingkan dengan negara lain.

“Kami senang melihat animo para pelaku bisnis UKM, dimana lebih dari 2,000 peserta hadir di Mekari Conference 2019. Antusiasme peserta di acara ini menjadi indikasi bahwa UKM Indonesia memang ingin bertransformasi dan go digital untuk memajukan bisnisnya. Hal tersebut mendorong optimisme Mekari untuk terus berkomitmen dan menjadi wadah bagi UKM Indonesia dalam mempersiapkan dan mengembangkan bisnisnya dengan memanfaatkan kemajuan teknologi digital,” tutup Suwandi Soh.

 

 

Loading...



XL Axiata Dorong Pelajar Jadi Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan


MAJALAH ICT – Jakarta. PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) dan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia melanjutkan kerjasama dalam sosialisasi keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan di kalangan pelajar. Melalui kerjasama ini, kedua pihak bahkan mendorong para pelajar sebagai pelopor keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan, tidak hanya di lingkungan sekolah, namun juga di tengah masyarakat. Suatu pelatihan dan pendidikan Pelajar Pelopor Keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan yang digelar pada 22– 25 April 2019 di Bekasi, Jawa Barat. Direktur Jenderal Perhubungan Darat  Kementerian Perhubungan, Budi Setiyadi membuka program pelatihan yang di dalamnya antara lain memanfaatkan sarana digital berupa materi bahan belajar yang dibangun oleh XL Axiata.

Group Head Corporate Communications XL Axiata, Tri Wahyuningsih, mengatakan, “XL Axiata berkomitmen terus mendukung program sosialisasikan keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan secara berkesinambungan yang dicanangkan oleh Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. Bagaimanapun juga masalah keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan merupakan persoalan bersama yang perlu mendapatkan perhatian semua pihak, termasuk kami di XL Axiata. Melalui program Sisternet, XL Axiata menyediakan materi pelatihan kelas literasi digital berupa cara-cara memanfaatkan media digital khususnya sosial media dalam mensosialisasikan kesadaran akan keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan.”

Tri Wahyuningsih menambahkan, pada program pelatihan kali ini, XL Axiata juga akan menghadirkan materi keahlian “Persuasive Presentation Skill” mengenai bagaimana cara berkomunikasi yang baik dan terstruktur dalam menyampaikan ide atau pesan. Berbekal keahlian komunikasi ini, para pelajar terpilih yang akan menjadi pelopor akan bisa lebih baik dalam menyampaikan pesan atau paparan kepada teman-temannya sesama pelajar dan kelompok masyarakat yang lebih luas mengenai keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan.

Proses seleksi peserta tahun ini dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat kabupaten/kota hingga provinsi dan nasional, yang diikuti oleh perwakilan sekolah menengah umum dan sekolah menengah kejuruan. Hasil seleksi peserta dengan mengangkat tema “Inovasi Dalam Peningkatan Kendaraan yang Berkeselamatan” berhasil menjaring peserta sebanyak 40 orang yang merupakan perwakilan dari 22 provinsi. Para pelajar ini merupakan pelajar berprestasi yang telah lolos seleksi dan dibimbing langsung oleh Kementerian Perhubungan Republik Indonesia yang kelak akan didaulat sebagai “Duta Keselamatan Berkendara” di Propinsi masing-masing.

Kerjasama kemitraan antara Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat dengan XL Axiata akan mencakup penyediaan sarana layanan digital dalam Aksi Keselamatan Transportasi Darat. Dukungan ini akan meliputi penyediaan layanan digital melalui website http://bit.ly/2XQkYUm dimana di dalamnya akan ada modul e-Learn terkait informasi keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan. Selain itu materi sosialisasi dan edukasi keselamatan berkendara dan berlalu-lintas juga akan dituangkan dalam bentuk artikel, kompetisi, juga kuis, baik di website maupun media sosial Sisternet.  

 

Loading...



Masuki Babak Final, IEL University Series 2019 Siapkan Tiket Menuju Pelatnas Indonesia


MAJALAH ICT – Jakarta. IEL University Series 2019, kompetisi ESPORTS tingkat universitas memasuki babak final tanggal 27 – 28 April 2019. Liga ESPORTS yang mempertandingkan Dota 2 dan Mobile Legend dengan total hadiah senilai 1 milyar rupiah ini menjadi tiket bagi pemenang menuju Pelatnas Indonesia dalam rangka menyambut SEA Games 2019 yang akan diadakan di Manila, Filipina.

Pertandingan final IEL University Series 2019 yang akan berlangsung di Liga Game Arena ini akan menampilkan para finalis Mobile Legend dan Dota 2. Pertandingan Mobile Legends akan diikuti oleh Universitas Kristen Petra melawan Universitas Multimedia Nusantara, dan Binus University melawan Universitas Dian Nuswantoro. Sementara pada Dota 2, Universitas Kristen Maranatha melawan Universitas Multimedia Nusantara, dan Binus University melawan Universitas Ciputra.

“Sambutan yang sangat baik dari para peserta dan pihak universitas pada ajang ini merupakan awal yang positif untuk mencetak talenta baru dalam mengembangkan industri ESPORTS di tanah air. Bagi para finalis berbakat, ajang ini akan menjadi tiket menuju Pelatnas Indonesia, mengingat kami sedang mempersiapkan tim untuk perhelatan SEA Games 2019 mendatang,” kata Helen Sarita, PLT Sekjen Komite Olimpiade Indonesia (KOI).

“FORMI Nasional menyambut baik Esports League sebagai upaya pembudayaan olahraga elektronik di masyarakat, khususnya kaum muda Indonesia. Mengingat bahwa esports juga merupakan bagian dari olahraga rekreasi, maka perlu adanya sebuah pedoman pembinaan fisik atlet esports; karena tanpa pembinaan fisik, atlet esports tidak akan mampu menjadi juara. Oleh karena itu, hal ini turut menjadi bagian penting dari IeSPA untuk membuat pedoman pelatihan fisik yang dikhususkan kepada olahraga elektronik yang benar-benar berbeda dari bentuk olahraga yang lain. Inilah yang diharapkan oleh FORMI Nasional, sehingga IeSPA tidak hanya secara masif mengembangkan esport dikalangan kaum muda tetapi juga dapat secara massif mendorong pentingnya kebugaran fisik dikalangan kaum muda Indonesia dalam rangka mendukung pengembangan SDM yang akan dilakukan oleh pemerintah.” tutur Hayono Isman, Ketua Umum Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI).

“Ajang IEL University series adalah rangkaian kompetisi liga universitas yang bertujuan melakukan pembinaan ESPORTS ditingkat amatir. Para pemenangnya oleh IESPA diberikan jalur amatir untuk ke Pelatnas Sea Games 2019,” ujar Eddy Lim, Presiden IESPA.

Razer, merek lifestyle terkemuka di dunia untuk para gamers, merupakan sponsor utama dari kompetisi IEL University Series 2019. Razer akan memperluas jaringannya ke berbagai penyelenggara dan ahli dalam menggerakkan ekosistem terintegrasi yang terbesar dari perangkat keras, perangkat lunak, dan layanan bagi para gamers, untuk memastikan bahwa eksekusi bagi para penggemar dan antusias di Indonesia telah dijalankan dengan sempurna.

“Pertumbuhan ESPORTS di kawasan Asia Tenggara dapat terbilang masif dan fenomenal, dan kami sangat antusias untuk dapat mempercepat perkembangan ini di Indonesia,” ujar David Tse, Global ESPORTS Director, Razer. “ESPORTS digadang-gadang akan menjadi bagian dari salah satu cabang olahraga pada gelaran SEA Games 2019. IEL University Series 2019 merupakan wadah yang tepat untuk menunjukkan talenta-talenta terbaik pemuda Indonesia, dan juga untuk mencari atlet-atlet berbakat yang dapat mengibarkan bendera negara mereka pada ajang SEA Games 2019,” ujarnya lagi.

“Kami akan memberikan dukungan tidak saja bagi para pemenang, namun juga turut mendukung kampus sebagai lembaga untuk melakukan edukasi dan pelatihan ESPORTS guna terus mencetak talenta berbakat. Ke depannya kami berharap lulusan dari universitas dapat membina karir sebagai professional ESPORTS di tanah air,” tutur Harry Kartono, Chief Operational Officer MIX 360 ESPORTS.

IEL University Series 2019 merupakan sebuah kompetisi ESPORTS resmi pertama untuk tingkat universitas di Indonesia yang didukung penuh oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI), dan Indonesia ESPORTS Association (IESPA). Kompetisi ini juga disahkan oleh Federasi Electronic Sports Asia (AeSF), dimana nantinya akan menjadi bagian dari liga universitas resmi dibawah naungan IESPA.

Loading...