Thursday, 29 August 2019

Di Akhir Agustus, Ruangguru Luncurkan Film dan Kompetisi Ruangguru Champion di Televisi

MAJALAH ICT – Jakarta. Ruangguru, aplikasi bimbingan belajar terbesar di Indonesia, mempersembahkan Ruangguru The Movie: Meraih Mimpi di Atas Awan, sebuah film yang mengisahkan perjuangan seorang anak dalam meraih impiannya di tengah segala keterbatasan. Tayangan perdana Ruangguru The Movie akan dilaksanakan pada hari Sabtu, 31 Agustus 2019 pukul 13.30 WIB – 15.00 WIB yang akan disiarkan secara serentak di stasiun televisi SCTV, Indosiar, dan aplikasi Ruangguru.

“Kami di Ruangguru selalu berinovasi dalam mengkomunikasikan visi kami, yaitu bagaimana teknologi dapat mendistribusikan konten-konten pembelajaran terbaik yang dapat dijangkau oleh seluruh anak Indonesia di manapun mereka berada. Harapannya melalui film ini, pesan dan misi kami dapat diterima lebih baik oleh masyarakat indonesia,” ucap Belva Devara, Pendiri dan CEO Ruangguru.

Inovasi lainnya dari Ruangguru The Movie adalah dimungkinkannya interaksi antara penonton dengan alur cerita. Selama berlangsungnya tayangan, para penonton bisa berpartisipasi melalui aplikasi Ruangguru untuk menebak alur cerita, memberikan komentar dan saran, hingga mengikuti kuis berhadiah jutaan rupiah. Komentar atau kesan yang diberikan oleh para penonton nantinya juga akan muncul secara langsung selama tayangan televisi.

Cerita Ruangguru The Movie lahir dari berbagai kisah perjuangan inspiratif dari anak-anak Indonesia dalam meraih pendidikan yang berkualitas. Tidak dapat dipungkiri bahwa masih banyak anak-anak yang mengalami kesulitan mendapatkan pendidikan berkualitas, yang disebabkan oleh keterbatasan biaya atau keberadaan lokasi yang tidak strategis, dan bisa membatasi kesempatan seorang murid untuk diterima di institusi perguruan tinggi negeri. Hal ini terbukti berdasarkan riset internal yang dilakukan oleh Ruangguru, bahwa mayoritas pelajar yang diterima di perguruan tinggi negeri berasal dari kota-kota besar. Namun, hadirnya aplikasi belajar seperti Ruangguru memungkinkan semua orang untuk memiliki kesempatan yang sama dan mendapatkan pendidikan berkualitas.

Ruangguru The Movie akan dibintangi oleh pemain layar lebar Omar Esteghlal, yang sebelumnya sempat bermain dalam film Dillan 1990 dan Dillan 1991, dan Cut Syifa, yang dikenal melalui sinetron naik daun yang banyak digemari oleh remaja. Selain keduanya turut terlibat juga berbagai bintang Indonesia ternama yang lain, seperti Mona Ratuliu dan Arswendi Nasution.

“Kami juga ingin menyebarluaskan kisah inspiratif anak-anak Indonesia melalui Ruangguru The Movie, bahwa mereka memiliki semangat dan daya juang yang tinggi untuk mewujudkan mimpi masing-masing,” tambah Iman Usman, Pendiri dan CPO Ruangguru.

Ruangguru Champion Putaran Semifinal Nasional Akan Tayang di GTV

Selain menayangkan film di televisi, pada hari Sabtu, 31 Agustus 2019 Ruangguru juga akan menyiarkan episode pertama dari putaran Semifinal Nasional Ruangguru Champion pukul 15.00 WIB – 15.30 WIB di stasiun televisi GTV. Ruangguru Champion merupakan ajang cerdas cermat tingkat nasional untuk memunculkan tokoh-tokoh pelajar baru yang dapat menjadi inspirasi bagi seluruh pelajar di Indonesia.

Sebelumnya Ruangguru telah melakukan seleksi secara nasional dengan melibatkan 150 sekolah terbaik di Indonesia berdasarkan hasil Ujian Nasional 2019. Dari proses tersebut, para perwakilan daerah dari seluruh Indonesia berkompetisi dan terpilihlah 20 semifinalis SMA dan 20 finalis SMP. Mereka akan berkompetisi pada putaran Semifinal Nasional Ruangguru Champion.

Kompetisi ini akan memperebutkan hadiah utama sebesar Rp 100 juta untuk satu pemenang SMP dan satu pemenang SMA. Selain itu, dalam rangka Semifinal Nasional Ruangguru Champion ini penonton juga dapat mendukung finalis favorit mereka melalui aplikasi Ruangguru. Sekolah asal dari peserta favorit nantinya akan mendapatkan hadiah sebesar Rp 50 juta untuk mendukung kegiatan intrakurikuler maupun ekstrakurikuler sekolah.

“Di babak selanjutnya ini aku bakal terus berjuang, aku bakal lebih banyak belajar di aplikasi Ruangguru karena di situ lengkap bank soalnya. Jadi aku mau belajar dari situ, dari kelas 6 sampai kelas 9 materinya,” ucap Lucy Nuhaa Atha, siswi kelas 8 dari SMPN 41 Jakarta. “Motivasi aku untuk menang pokoknya aku harus membanggakan orang tua. Pokoknya orangtua ku harus bangga karena punya anak yang pintar, dan pokoknya Indonesia harus unggul karena SDM nya maju.”

 

Loading...



Menuju 9.9 Super Shopping Day, Shopee Berikan Penawaran Terbaik dan Fitur Interaktif

MAJALAH ICT – Jakarta. Menyusul suksesnya peluncuran Shopee 9.9 Super Shopping day pada tanggal 14 Agustus , Shopee, platform e-commerce terkemuka di Asia Tenggara dan Taiwan, tidak berhenti dalam menawarkan promo terbaik dan fitur interaktif hingga puncak kampanye, 9 September 2019 bagi seluruh pengguna. Sebagai permulaan, Shopee menggelar acara dengan para ahli, Ario Pratomo pengamat teknologi dan Putri Tanjung sebagai CEO Creativepreneur EC untuk membahas tentang inovasi dalam industri teknologi terutama pada e-commerce.

Rezki Yanuar, Country Brand Manager Shopee mengatakan, “Shopee berkomitmen untuk memberikan pengalaman berbelanja yang nyaman dan mudah bagi para pengguna yang juga disesuaikan dengan kebutuhan dan preferensi mereka. Sebagai bagian dari 9.9 Super Shopping Day, pada 30 Agustus, para pengguna kami dapat menikmati diskon hingga 90% untuk produk elektronik. Untuk melengkapi kampanye ini, Shopee juga memberikan fitur menarik guna memberikan nilai tambah dari belanja online dan untuk menghibur pengguna melalui fitur Goyang Shopee dan Shopee LIVE. ”

Shopee sebagai top e-commerce di Asia Tenggara dan Taiwan berdasarkan Monthly Active Users (MAU)

Berbagai kampanye Shopee dilakukan sebagai bukti nyata komitmen Shopee dalam memberikan pengalaman belanja yang menarik bagi pembeli. Sejak diluncurkan, Shopee terus mengembangkan beragam fitur untuk memenuhi kebutuhan dan selera lokal pengguna Shopee. Shopee telah memimpin tren mobile-first engagement di Indonesia dengan game yang sangat populer dan menghibur, seperti:
Goyang Shopee: Goyang Shopee adalah inovasi in app game pertama aplikasi Shopee pada tahun 2018. Sejak diluncurkan pertama kali, Goyang Shopee sudah sangat populer di tengah masyarakat Indonesia dan lebih dari 500 juta kali dimainkan oleh pengguna Shopee.

Shopee Live: Diperkenalkan awal tahun ini, Shopee Live adalah tambahan terbaru dari koleksi fitur-fitur in app Shopee. Menyusul keberhasilan Goyang Shopee, sampai sekarang Shopee Live tercatat telah ditonton lebih dari 200 juta kali di seluruh negara Shopee beroperasi.

Shopee Live juga telah sukses membantu para penjual dan mitra brand untuk memperluas jangkauan dan penjualannya. Salah satu contohnya ketika Shopee Live membantu penjualan album eksklusif SLANK “SLANKING FOREVER”, yang terjual habis hingga 1000 album dalam waktu kurang dari satu minggu.

Menurut laporan terbaru oleh App Annie, Shopee adalah aplikasi belanja nomor satu di Asia Tenggara dan Taiwan dengan rata-rata pengguna aktif bulanan (Monthly Active User) pada kuartal kedua tahun 2019. Shopee juga merupakan aplikasi belanja paling banyak diunduh di wilayah tersebut selama ini. Ini juga menunjukkan keberhasilan Shopee yang konsisten dalam melibatkan para penggunanya, yang secara teratur memakai platform ini untuk menikmati penawaran terbaik dan berbagai fiturnya.

Kampanye Shopee 9.9 Super Shopping Day saat ini sedang berlangsung, hingga puncaknya di tanggal 9 September 2019. Dan yang satu ini didedikasikan untuk para pencinta teknologi, dapatkan produk elektronik favorit Anda dengan diskon hingga 90% hanya sampai 30 Agustus 2019 di Shopee.

 

Loading...



McAfee Labs Menemukan 504 Ancaman Baru Setiap Menitnya pada Kuartal Pertama Tahun 2019

MAJALAH ICT – Jakarta. McAfee, perusahaan keamanan siber dari perangkat-ke-cloud, hari ini merilis McAfee Labs Threats Report: August 2019 yang melansir aktivitas kejahatan dan evolusi ancaman di dunia maya pada kuartal pertama 2019. McAfee Labs menghitung dalam rata-rata ada 504 ancaman baru setiap menit di kuartal pertama tahun 2019, bersama dengan muncul kembalinya ransomware dan perubahan dalam proses eksekusi dan pemrograman. Lebih dari 2.2 miliar akun curian tersimpan dan dapat ditemukan di cybercriminal underground selama kuartal ini. Enam puluh delapan persen dari serangan yang direncanakan ini menggunakan teknik spearphishing untuk mendapatkan akses awal, dan 77% mengandalkan interaksi dengan user untuk proses eksekusi serangan.

“Dampak dari ancaman-ancaman ini sangat nyata,” kata Raj Samani, rekan dan kepala ilmuwan McAfee. “Sangat penting untuk mengetahui bahwa angka-angka ini, yang menjadi penunjuk peningkatan atau penurunan jenis serangan tertentu, hanya mengungkapkan sebagian kecil dari kenyataan yang terjadi sebenarnya. Setiap infeksi / serangan merupakan sebuah kemungkinan padamnya sebuah bisnis, atau konsumen yang menghadapi penipuan bersifat masiv. Kita harus selalu ingat bahwa ada kerugian sumber daya manusia yang terjadi untuk setiap serangan yang berhasil.”

Setiap kuartal, McAfee melakukan penilaian terhadap lanskap ancaman dunia maya berdasarkan penelitian mendalam, analisis investigasi, dan data ancaman yang dikumpulkan oleh McAfee Global Threat Intelligence cloud dari lebih dari satu miliar sensor di beberapa vektor ancaman di seluruh dunia.

Kebangkitan Ransomware Menunjukkan Inovasi Pemrograman dan Taktik Kampanye Baru

McAfee Advanced Threat Research (ATR) mengamati inovasi dalam kampanye ransomware, seperti pergeseran dalam vektor akses awal, manajemen kampanye, dan inovasi teknis dalam koding pemrograman mereka.

Spearphishing tetap menjadi teknik yang populer, kemudian serangan ransomware semakin menargetkan titik akses terbuka yang lebih jauh, seperti Remote Desktop Protocol (RDP); kredensial tersebut dapat terpecah melalui brute-force attack (metode untuk meretas kata sandi dengan cara mencoba semua kemungkinan kombinasi yang ada pada sebuah daftar kata-kata) atau dibeli di cybercriminal underground. Kredensial RDP dapat digunakan untuk mendapatkan hak istimewa admin dan memberikan hak penuh untuk mendistribusikan dan mengeksekusi malware dalam jaringan perusahaan.

Peneliti McAfee juga mengamati pelaku-pelaku serangan ransomware yang menggunakan layanan email anonim untuk mengelola kampanye mereka versus pendekatan tradisional, yang menyiapkan server command-and-control (C2). Pihak berwenang dan mitra swasta sering mencari server C2 untuk mendapatkan kunci dekripsi dan membuat alat penghindaran. Dengan demikian, para pelaku yang melakukan ancaman menganggap layanan email sebagai metode yang lebih anonim untuk melakukan bisnis kriminal.

Keluarga ransomware paling aktif dalam kuartal ini tampaknya adalah Dharma (juga dikenal sebagai Crysis), GandCrab, dan Ryuk. Keluarga ransomware terkenal lainnya dalam kuartal ini adalah Anatova, yang telah diekspos oleh McAfee Advanced Threat Research sebelum mempunyai kesempatan untuk menyebar secara luas, dan Scarab, keluarga ransomware gigih dan sering ditemukan yang memiliki banyak varian baru. Secara keseluruhan, sampel ransomware baru meningkat 118%.

“Setelah penurunan berkala dalam keluarga dan perkembangan baru pada akhir 2018, kuartal pertama 2019 merupakan jenjang bermain baru untuk ransomware, dengan berbagai inovasi pemrograman dan pendekatan yang jauh lebih ditargetkan,” kata Christiaan Beek, kepala ilmuwan dan insinyur senior McAfee. “Membayar uang tebusan hanya akan mendukung bisnis kejahatan siber dan melanggengkan serangan lain di kemudian hari. Ada pilihan lain untuk korban ransomware, seperti alat dekripsi dan informasi kampanye yang tersedia melalui inisiatif seperti proyek No More Ransom.”

Aktivitas Ancaman Q1 2019

  • Serangan vektor. Serangan vektor terungkap oleh adanya malware, diikuti oleh pembajakan akun dan serangan yang ditargetkan.
  • Cryptomining. Malware coin mining baru meningkat 29%. McAfee ATR mengamati malware CookieMiner yang menargetkan pengguna Apple dan berusaha mendapatkan kredensial dompet bitcoin mereka. Sebagai hasil, malware ini juga memperoleh akses ke kata sandi dan data browsing. Total sampel malware penambang koin meningkat 414% selama empat kuartal terakhir.
  • Malware tanpa file. Malware JavaScript baru menurun 13%, sementara total malware meningkat 62% selama empat kuartal terakhir. Malware PowerShell baru meningkat 460% karena penggunaan skrip pengunduh. Total malware meningkat 76% selama empat kuartal terakhir.
  • IoT. Penjahat dunia maya terus memanfaatkan tingkat keamanan yang rendah pada perangkat IoT. Sampel malware baru meningkat 10%; total malware IoT meningkat 154% selama empat kuartal terakhir.
  • Malware secara keseluruhan. Sampel malware baru meningkat 35%. Sampel malware Mac OS baru menurun 33%.
  • Malware ponsel. Sampel malware ponsel baru menurun 15%, total malware meningkat 29% selama empat kuartal terakhir.
  • Insiden keamanan. McAfee Labs menghitung 412 insiden keamanan yang diungkapkan kepada publik, meningkat 20% dari Q4. Tiga puluh dua persen dari semua insiden keamanan yang diungkapkan kepada publik terjadi di Amerika, diikuti oleh 13% di Eropa dan 13% di Asia-Pasifik.
  • Target Regional. Insiden terungkap yang menargetkan wilayah Asia-Pasifik meningkat 126%, di benua Amerika menurun hampir 3% dan di Eropa menurun hampir 2%.
  • Kegiatan industri vertikal. Insiden terungkap yang berdampak pada individu melonjak hingga 78%, pada sektor pendidikan meningkat 50%, pada sektor kesehatan meningkat 18%, pada sektor publik menurun 10%, dan pada sektor keuangan meningkat 89%.
  • Serangan bertarget. McAfee menemukani sejumlah besar kampanye yang meminimalkan pengintaian data yang diperlukan untuk berhasil melakukan serangan. Fokus utama pelaku adalah organisasi-organisasi besar di sektor Pemerintah/Administrasi, diikuti oleh sektor Keuangan, Kimia, Pertahanan, dan Pendidikan.
  • Akses awal diperoleh dengan teknik spearphishing berada pada 68% dari total serangan, dan 77% serangan bergantung pada interaksi tertentu dari pengguna pada tahap eksekusi.
  • Underground. Lebih dari 2.2 miliar kredensial akun curian tersimpan dan tersedia di cybercriminal underground selama kuartal ini. Dream Market, pasar gelap terbesar, mengumumkan rencananya untuk tutup, menyebut banyaknya serangan penolakan layanan secara terdistribusi (DDoS) sebagai alasannya. Penegakan hukum berhasil menyita dan menutup operasi xDedic, salah satu toko RDP terbesar yang dilaporkan telah menjual akses ke sekitar 70,000 mesin yang diretas.

 

Loading...



Inovasi Berbasis Teknologi dapat Membantu Perusahaan di Asia Tenggara Beradaptasi dengan Konsumen

MAJALAH ICT – Jakarta. Merek barang konsumsi yang bersaing untuk pelanggan di Asia Tenggara memiliki peluang yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk tumbuh dan meningkatkan pangsa pasar. Pergeseran populasi, seperti kelas menengah yang berkembang, telah membantu mendorong pertumbuhan pasar konsumen yang cepat ini. Diperkirakan bahwa populasi perkotaan di wilayah Asia Tenggara akan tumbuh sebesar 7 persen dimulai dari sekarang hingga tahun 2030 nanti, yang berarti bahwa akan ada jutaan lebih banyak konsumen dengan total daya beli yang lebih besar. Para konsumen tersebut menggunakan spending power ini untuk membeli hal-hal yang berbeda dari sebelumnya, dan tentu saja dengan cara online. Laporan Forrester menunjukkan bahwa perkembangan ritel online di Asia Tenggara diperkirakan hampir tiga kali lipat, dari US $ 19 miliar pada tahun 2018 menjadi US $ 53 miliar pada 2023 nanti.

Ketika ekonomi regional terus berkembang, peluang merek lokal untuk melintasi perbatasan dan memanfaatkan pasar regional menjadi lebih menarik dan realistis. Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), yang digerakkan pada tahun 2015, membantu memfasilitasi ekspansi ini dengan menciptakan area ekonomi yang sangat kompetitif dengan satu pasar dan basis produksi, memperkuat kapasitas ekspor dan rantai pasokan regional yang lebih terintegrasi.

Bagaimana perusahaan barang kemasan konsumen (consumer packaged goods) dapat menangani tatanan dunia baru yang muncul ini sekaligus memastikan mereka memberikan pengalaman yang diharapkan pelanggan? Menurut Ara Gopal, selaku Head of Solutions, Consumer Products & Retail di Anaplan, jawabannya terletak pada bagaimana tim organisasi memanfaatkan platform perencanaan yang didukung teknologi untuk berkolaborasi.

Agar para brand dapat memanfaatkan peluang luar biasa ini, penting untuk tetap gesit dan responsif terhadap perilaku dan preferensi konsumen di setiap pasar – dan berinovasi dalam menghadapi perubahan. Meskipun perencanaan bisnis strategis selalu diperlukan bagi perusahaan untuk memenuhi kebutuhan pelanggannya, itu telah menjadi upaya yang monumental karena proliferasi data untuk mendapatkan wawasan tanpa akhir membanjiri tim eksekutif. Untungnya, teknologi telah muncul untuk mengatasi tantangan ini.

Pendekatan baru untuk kolaborasi

Terlalu banyak bisnis di Asia Tenggara masih mengandalkan spreadsheet dan metode kuno untuk perencanaan bisnis. Para pemimpin bisnis di Asia Pasifik mengakui perencanaan sebagai komponen mendasar dari berbagai hasil bisnis. Dalam laporan terbaru kami tentang problematika ini, 94 persen eksekutif mengatakan mereka melihat perencanaan sebagai hal yang sangat penting bagi perusahaan mereka. Namun, mereka masih menghadapi kendala dalam menerapkan proses yang lebih baik dan meningkatkan kolaborasi. Sumber daya manusia, proses, dan data dipandang sebagai bidang utama yang dapat ditingkatkan. Di sinilah platform cloud untuk perencanaan yang tersambung (Connected Planning) dapat memecah silo dan menyatukan rencana dan data di satu tempat, menjadikannya lebih mudah bagi manajemen untuk mencapai keputusan yang tepat. Memanfaatkan teknologi perencanaan membantu perusahaan membuat keputusan bisnis yang lebih baik berdasarkan data, lebih efisien menggunakan sumber daya, mendorong pendapatan dengan promosi perdagangan yang lebih cerdas dan model penetapan harga, dan berinovasi lebih cepat — berpotensi menempatkan produk baru di rak sebelum hal tersebut dilakukan kompetitor. Seperti yang dicatat IDC, kuncinya adalah bahwa proses perencanaan ini tidak dilakukan secara terpisah, tetapi sebagai bagian dari keseluruhan yang kohesif, terintegrasi, dan kewirausahaan.

Untuk mencapai target pertumbuhan untuk bisnisnya di Asia-Pasifik, distributor dengan semangat Multinational Companies dengan portofolio multi-merek menginginkan kontrol yang lebih besar atas perencanaan perdagangan dan promosi serta proses eksekusi. Departemen pemasaran dan keuangan perusahaan memiliki visibilitas terbatas ke dalam aktivitas periklanan & promosi (advertising & promotion) dan menghabiskan seluruh portofolio merek, pasar, dan imperatif strategisnya, yang membatasi kemampuan seputar keputusan alokasi sumber daya strategis dan pelacakan KPI. Selain itu, proses manajemen keuangan, seperti merekonsiliasi aktual dengan anggaran, sangatlah tidak efisien.

Solusinya adalah anggaran periklanan & promosi (advertising & promotion) keuangan top-down yang mengendalikan rencana pemasaran dan pengeluaran berdasarkan merek, pasar, kategori, dan imperatif strategis dengan faktur yang cocok untuk membeli pesanan dan terintegrasi ke sistem keuangan untuk mengelola akrual, pembayaran di muka dan hutang dagang. Pelaporan multi-dimensi di seluruh fungsi bisnis memfasilitasi visibilitas ke dalam pengeluaran A&P yang aktual, berkomitmen, dan tersisa serta memungkinkan pembaruan sesuai permintaan untuk rencana A&P per pasar seiring perubahan strategi merek.

Skenario perencanaan biasa melihat sumber daya dikerahkan melawan rencana permintaan, hanya untuk menemukan kenyataan tidak sejalan dengan prediksi rencana. Kekuatan platform terhubung tunggal untuk perencanaan terletak pada kemampuannya untuk memperbarui rencana permintaan dan melihat efek hilir secara real-time. Saat ini, banyak langkah dalam membangun, memperbarui, dan menguji rencana kemungkinan besar merupakan proses yang lambat, manual, dan rawan kesalahan untuk bisnis. Rencana yang terhubung berarti langkah-langkah ini dapat dicapai jauh lebih cepat dan efektif. Mengintegrasikan data yang diperlukan dan perkiraan di satu tempat merupakan bagian integral dari setiap bisnis yang berharap dapat mengimbangi preferensi konsumen yang terus berubah.

Tentu saja, tidak ada rencana komersial yang layak tanpa masukan dari fungsi keuangan. Perusahaan yang dapat mengintegrasikan perencanaan dan analisis keuangan dengan operasi harus mengharapkan untuk melihat kolaborasi yang tinggi, transparansi data yang lebih baik, dan peningkatan produktivitas. Merek-merek barang konsumen di wilayah ini perlu menyeimbangkan investasi mereka dalam sistem yang menghadapi pelanggan seperti CRM dan analisis web dengan proses keuangan back-office yang inovatif. Pendekatan yang seimbang untuk perencanaan perusahaan sangat penting untuk mengarahkan kinerja bisnis di pasar yang tidak stabil saat ini.

Keseimbangan dalam perencanaan juga mengarah pada inovasi dalam fungsi keuangan – faktor kunci bagi perusahaan progresif yang ingin keluar dari paket. Sebuah survei terbaru CFO global dan profesional keuangan menemukan bahwa 34 persen fungsi keuangan secara aktif mengejar inovasi proses. Namun, itu membuat 66 persen organisasi terjebak dengan sistem dan proses warisan. Banyak profesional keuangan merasa bahwa tekanan pelaporan bulanan, kuartalan, dan tahunan membuat mereka tidak punya waktu untuk mengejar inisiatif peningkatan proses yang akan mengubah kinerja mereka. Ironisnya inovasi yang paling sederhana, seperti standardisasi dan otomatisasi proses, akan memberi mereka waktu yang mereka butuhkan untuk melihat dengan serius perbaikan inovatif yang hemat waktu.

Ketika perilaku dan preferensi pelanggan berkembang serta model komersial berjuang untuk mengimbanginya, perusahaan barang konsumsi di Asia Tenggara harus mengadopsi teknologi yang memungkinkan kolaborasi, perencanaan yang fleksibel serta terintegrasi dengan mulus dengan sistem dan aplikasi turunan. Perusahaan saat ini tidak dapat ditahan oleh keterbatasan teknologi, data, dan proses.

 

Loading...



12 Hal yang Harus Diingat Ketika Kamu Menjalin Hubungan dengan Anak Broken Home

“Dampak tertinggi dari perceraian pada anak itu terjadi 15-25 tahun kemudian, tepat ketika anak memasuki hubungan romansa yang serius … mereka menyangka kalau hubungan mereka pun akan sama gagalnya.” Demikian keterangan peneliti sekaligus psikolog, Judith Wallerstein, via Peggy Nolan Lifehack. Kalau postingan ini ibarat api, maka bensinnya adalah seorang laki-laki yang mengirim email pada saya. […]

from Rosediana Diary https://ift.tt/2ZuaSZT
via IFTTT

Wednesday, 28 August 2019

Telkomsel Akselerasikan Ekosistem Digital di Wilayah Indonesia Timur

Rudiantara Ajak Perbankan Manfaatkan Teknologi Digital

MAJALAH ICT – Jakarta. Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengajak perbankan untuk memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional. Bahkan, Rudiantara optimistis ekonomi Indonesia akan tumbuh lebih dari 5% jika mengembangkan ekonomi digital.

“Shifting perbankan dengan memanfaatkan peran digital secara optimal akan memperkuat ketahanan ekonomi nasional,” ujarnya saat memberikan keynote speech dalam acara UOB Indonesia Economic Outlook 2020, Unleasing The Most Powerful Indonesia Economy Engine: the Consuming Class, di Jakarta, Rabu (28/08/2019).

Menurut Menteri Rudiantara, pertumbuhan ekonomi Indonesia akan tinggi jika memanfaatkan teknologi digital. “Ekonomi Indonesia akan tumbuh lebih dari 5% jika mengandalkan ekonomi digital untuk mendorong konsumsi domestik,” tegasnya.

Menteri Kominfo menyatakan saat ini terjadi perubahan gaya hidup masyarakat seiring meningkatnya jumlah consuming class Indonesia. “Perubahan gaya hidup masyarakat akan menumbuhkan kebutuhan ekonomi. Sepuluh tahun ke depan akan meningkatkan potensi ekonomi mereka karena jumlah consuming class di Indonesia sangat besar,” tuturnya. 

Di tengah kondisi perang dagang secara global, menurut Menteri Kominfo satu-satunya peluang yang bisa dikembangkan adalah mendorong konsumsi domestik. Oleh karena itu, Pemerintah, melalui Kementerian Kominfo melakukan kebijakan keberpihakan atau afirmative policy dengan menyediakan infrastruktur digital dan mendorong usaha mikro, kecil dan menengah memanfaatkan teknologi digital serta menyiapkan sumberdaya manusia yang memiliki keahlian digital.

“Afirmatif policy pemerintah dalam membangun infrastruktur diimbangi dengan kesiapan industri dan sumberdaya manusia dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional,” ungkapnya. 

Menteri Rudiantara menjelaskan saat ini, Kementerian Kominfo terus membangun infrastruktur teknologi diigital. Salah satunya dalam bentuk Palapa Ring untuk menghubungkan seluuh Indonesia dengan jaringan tulang punggung internet cepat. Selain itu, mengenai perizinan, Menteri Kominfo menjelaskan Pemerintah juga berupaya memfasilitasi tumbuhkembangnya startup digital dengan kebijakan fasilitasi dan akselerasi, tanpa menyulitkan dengan regulasi yang ketat.

“Dalam ekonomi digital harus ada light touch regulation (regulasi yang meringankan). Biarkan mereka berkembang. Pemerintah tidak harus urus regulasi, success rate hanya 5%. Kalau ketat bisa turun. Pemerintah pindah dari regulasi jadi fasilitasi,” jelasnya.

Menteri Kominfo Rudiantara dalam forum yang dihadiri oleh bankir dan pelaku keuangan itu, juga menjelaskan bagaimana kesulitan yang dihadapi oleh Kementerian Kominfo dalam membangun jaringan Palapa Ring. Terutama Jaringan Palapa Ring Timur untuk kawasan pegunungan di Papua yang harus menggunakan helikopter untuk mengangkut bahan bangunan tower telekomunikasi.

 

Loading...