Monday, 28 September 2020

Snowflake Bermitra dengan Perusahaan Tekfin Neat untuk dukung Kemampuan Analisis Perdagangan Lintas Batas

MAJALAH ICT – Jakarta. Perusahaan penyedia platform data berbasis cloud Snowflake, akhir bulan ini mengumumkan kerjasamanya dengan perusahaan teknologi finansial asal Hong Kong, Neat yang akan memberdayakan teknologi Snowflakae untuk mengintegrasikan data ke dalam satu sumber untuk memudahkan tim bisnis dalam memanfaatkan data.

Sebagai provider pembayaran, Neat membantu UKM di kawasan Asia dan Eropa dengan menawarkan akses ke perangkat keuangan seperti forex, membuka akun secara daring, kartu korporasi untuk percepatan transaksi berbagai mata uang internasional secara efisien dan cepat. Sebagai perusahaan yang hanya memberikan pelayanan berbasis digital, Neat mengadopsi data cloud dari Snowflake untuk menginterasikan semua data-data tersebut dalam lingkungan dan sistem yang aman dan terpercaya. Dengan sentralisasi data, perusahaan sekarang bisa mendapatkan wawasan yang lebih dalam secara cepat untuk menolong pelaku usaha dalam membuat pilihan berbasis data.

“Salah satu tantangan kami adalah pengumpulan data. Dengan berbagai tools serta sumber data yang berasal dari bermacam-macam platforms, tim kami membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mengumpulkan dan menganalisis data-data mentah tersebut. Apalagi pandemik Covid 19 ini secara langsung telah mendorong pelaku UKM untuk go digital,” tutur Data Lead Neat Giorgio Galvan.

Neat sebelumnya mengandalkan sisitem TI internal yang dibangun dengan database tertutup saat bekerja dengan berbagai vendor perangkat lunak eksternal. Dengan kemitraan bersama Snowflake, perusahaan tekfin yang didanai oleh Visa ini sekarang bisa mengintegrasikan datanya dan mempercepat pertumbuhan bisnis dengan memanfaatkan aset-asetnya. Sebagai langkah berikutnya, Neat akan mengoperasionalkan model machine learning dengan Snowflake dan membangun aplikasinya sendiri saat data dan bisnisnya berkembang.

“Kami melihat terjadinya peningkatan luar biasa dalam hal mengubah data menjadi sebuah wawasan yang mendalam. Terjadi penurunan konsumsi waktu secara signifikan dalam mengumpulkan data sehingga memberikan kepada kami waktu lebih banyak untuk fokus kepada nilai tambah. Ini jelas menghasilkan produktifitas dan memberikan pelayanan konsumen yang lebih baik lagi,” tambah Galvan.

Galvan menegaskan, tim Customer Support dari Snowflake sangat banyak membantu. Proses untuk mempersiapkan sistem berjalan lancar dan kurang dari seminggu semuanya sudah bisa dioperasikan.

“Di tambah lagi model pembiayaannya yang fleksibel membuat kami bisa memaksimalkan sumber daya yang kami miliki hanya dengan membayar sesuai yang kami gunakan saja. Seiring dengan berkembangnya Neat, kami percaya bahwa kapabilitas Snowflake yang terus berkembang bisa menjadi bukti masa depan dan mendukung pertumbuhan bisnis kami.”

Sejalan dengan itu, Managing Director Snowflake untuk kawasan Asia Selatan Geoff Soon mengatakan bahwa Neat menawarkan alternatif alat digital dan produk untuk startup dan UKM agar bisa tetap berkembang di era ekonomi saat ini.

“Dengan plaftorm data cloud dari Snowflake, kami bisa mendukung Neat untuk mencapai misinya dalam membangun lingkungan bisnis yang dinamis tanpa adanya friksi bagi pengusaha melalui teknologi.”

Elliot Jones, Sales Director Snowflake untuk kawasan Asia Tenggara, Hong Kong dan Macao mengatakan bahwa Snowflake memiliki rekam jejak yang terbukti dalam membantu perusahaan-perusahaan finansial dan startup tekfin untuk memindahkan data-data mereka ke sistem komputasi awan dengan aman dan juga mengkonsolidasikan data-data silos mereka.

“Kombinasi antara kemampuan kami yang unik serta pemahaman akan kebutuhan teknologi yang bisa membantu bisnis mereka merupakan hal yang sangat penting demi kesuksesan kami dalam bermitra. Kami bangga bisa bekerja sama dengan sebuah perusahaan tekfin yang sangat inovatif di Hong Kong.

 

Loading...



Menkominfo Ajak Kembangkan Inovasi untuk Akselerasi Transformasi Digital

MAJALAH ICT – Jakarta. Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengajak seluruh insan pos dan telekomunikasi serta ekosistem komunikasi dan informatika untuk mengembangkan inovasi dalam mempercepat transformasi digital di Indonesia.

“Inovasi, kreasi, dan kontribusi kita bersama menjadi kunci dalam pelaksanaan akselerasi transformasi digital Indonesia,” ujarnya dalam Upacara Upacara Peringatan Hari Bhakti Postel ke-75 dari Aula Anantakupa, Kantor Kementerian Kominfo, Jakarta, Senin (28/09/2020).

Menteri Kominfo mengingatkan kembali sejarah pada 27 September 1945, ketika Soetoko dan kawan-kawan yang tergabung dalam Angkatan Muda Pos, Telegrap, dan Telepon (AMPTT) merebut jawatan PTT dari tangan tentara Jepang.

“Sejak saat itu, 27 September kita peringati sebagai Hari Bakti Postel sebagai salah satu tonggak kemerdekaan bangsa, sekaligus merupakan titik awal dalam perkembangan pos serta telekomunikasi Indonesia,” ungkapnya.

Guna memperingati perjuangan sekaligus jasa Soetoko dan kawan-kawan terhadap kemajuan bidang pos dan telekomunikasi Indonesia, Menteri Johnny menyatakan peringatan tahun ini diselenggarakan Transformasi Digital untuk Indonesia Maju.

“Hari ini plus satu, kita rayakan Hari Bakti Postel ke-75 yang bertema “Transformasi Digital untuk Indonesia Maju” dengan meriah secara maknawi dan tetap mengutamakan protokol kesehatan secara ketat dan disiplin,” ujarnya.

Kembangkan Inovasi

Menurut Menteri Kominfo, perjuangan dalam membangun negara belum selesai. Oleh karena itu, Menteri Johnny mengajak seluruh sivitas Kementerian Kominfo terus berinovasi dan berkarya untuk menyiapkan Indonesia yang siap akan Revolusi Industri 4.0.

“Terlebih lagi, dalam masa pandemi ini, hampir seluruh kegiatan dan aktivitas masyarakat membutuhkan telekomunikasi dan infrastruktur yang mumpuni,” ajaknya.

Menteri Kominfo menyatakan sektor pos dan telekomunikasi memiliki peranan yang penting untuk menjadi solusi yang menjembatani penanganan krisis kesehatan dan pemulihan ekonomi nasional.

“Menyadari kebutuhan tersebut, Pemerintah pun hadir dengan agenda besar percepatan transformasi digital nasional yang harus diimplementasikan sesegera mungkin,” ujarnya.

Mengutip arahan Presiden Joko Widodo, Menteri Johnny kembali menyampaikan lima fokus utama dalam agenda percepatan transformasi digital nasional, yakni: (1) percepatan perluasan akses dan peningkatan pembangunan infrastruktur digital; (2) pembuatan peta jalan transformasi digital di sektor strategis; (3) percepatan integrasi pusat data nasional; (4) penyiapan sumber daya manusia atau talenta digital; serta (5) percepatan penyiapan hal-hal yang terkait regulasi, skema pendanaan, dan pembiayaan.

“Sejalan dengan arahan tersebut, sekaligus dalam upaya meningkatkan rasio internetifikasi atau keterjangkauan internet di Indonesia dan menurunkan disparitas internetifikasi antar wilayah, Kementerian Kominfo secara serius terus mengupayakan percepatan transformasi digital Indonesia melalui empat pendekatan,” tegasnya.

Saat ini, Kementerian Kominfo menerapkan empat pendekatan, pertama  penyelesaian pembangunan infrastruktur telekomunikasi dan informatika yang merata dan berkualitas di seluruh penjuru tanah air.

Kedua, pengembangan dan adopsi teknologi baru untuk membangun ekosistem digital yang terintegrasi dan aman. “Saat ini masyarakat di seluruh pelosok tanah air, khususnya di wilayah 3T berharap dan mendambakan deployment internet, tersedianya wifi dengan kecepatan yang memadai, untuk menghantar mereka untuk secara bersama-sama bergerak menuju transformasi digital,” tutur Menteri Kominfo.

Ketiga, pengembangan SDM atau talenta digital dengan jumlah dan kualitas yang memadai dan berkelanjutan; serta keempat penuntasan legislasi primer bidang telekomunikasi, informatika, dan pelindungan data pribadi yang diikuti penguatan kolaborasi internasional di bidang ekonomi digital dan arus data lintas negara.

“Saat  ini, hari ini proses politik dalam menyelesaikan payung hukum legislasi primer yang penting sedang berlangsung, Kami berharap proses politik antara pemerintah dan DPR sehingga ruang kosong yang melindungi hak kewajiban serta tugas dan tanggung jawab seluruh eksosistem bernegara kita, bisa mendapat kepastian dan kekuatan hukum yang memadai,” tegas Menteri Kominfo.

Menurut Menteri Johnny berbagai kebijakan dan agenda nasional tersebut tentu membutuhkan peran dan dukungan yang luar biasa dari seluruh pihak. “Kunci dalam pelaksanaan tranformasi digital Indonesia Towards Digital Nations. Sinergi dan kolaborasi antara pemerintah dengan seluruh pihak pun berperan signifikan dalam upaya perwujudannya,” ungkapnya.

Menteri Kominfo menyampaikan apresiasi tertinggi sekaligus rasa terima kasih yang mandalam kepada seluruh jajaran yang bergiat di sektor pos dan telekomunikasi, baik yang berada dalam lingkungan pemerintahan maupun non-pemerintahan.

“Saya juga ingin menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Indonesia yang terus percaya, peduli, dan senantiasa mendorong sektor pos dan telekomunikasi Indonesia untuk terus maju dan berkembang,” ungkapnya.

Apresiasi Pengabdian dan Inovasi

Dalam Peringatan Hari Bakti Postel ke-75, Pemerintah memberikan penghargaan Satyalancana Wira Karya dan Satyalancana Pembangunan. Kedua penghargaan tersebut merupakan tanda jasa yang diberikan pada warga negara Indonesia atas jasa, bakti, dan kontribusi aktif untuk Indonesia.

“Dalam semangat untuk mengapresiasi dan terus mendorong anak-anak bangsa untuk berinovasi dan mewujudkan Indonesia Maju, Bapak Presiden Joko Widodo menganugerahkan penghargaan Satyalancana Wira Karya dan Satyalancana Pembangunan kepada 24 orang anak bangsa yang telah memberikan sumbangsih yang besar terhadap sektor pos dan telekomunikasi Indonesia,” ungkap Menteri Kominfo.

Menteri Johnny menyampaikan apresiasi dan kebanggaan atas kontribusi anak bangsa yang berkontribusi besar dalam kemajuan sektor pos dan telekomunikasi Indonesia.

“Saya ucapkan selamat kepada 6 penerima penghargaan Satyalancana Pembangunan, yang telah memberikan jasa besar terhadap negara dan masyarakat dalam area pembangunan negara. Juga kepada 18 penerima penghargaan Satyalancana Wira Karya, yang telah memberikan darma baktinya yang besar kepada nusa dan bangsa sehingga dapat dijadikan teladan bagi orang lain,” ucapnya.

Enam orang Penerima Satyalancana Pembangunan sesuai Keputusan Presiden RI No 97/TK/Tahun 2020 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Pembangunan antara lain:

  1. Otong Iip, S.E., M.M.;
  2. Ir. Harry Mozarta Zen, M.B.A.;
  3. Mohammad Salsabil, S.T.
  4. Ir. Mangasa Amperandus Simanjuntak, M.T.
  5. Ir. Zulhelfi Abidin, M.Sc, CISA; dan
  6. Kurniawan Hasmin Marunta, S.T.

Adapun 18 orang Penerima Satyalancana Wira Karya sesuai Keputusan Presiden RI No 98/TK/Tahun 2020 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya, antara lain:

  1. Dr. Dwi Handoko, M.Eng.;
  2. Ir. Hedi M. Idris, M.Sc.;
  3. Sabirin Mochtar, S.E., M.M.;
  4. Setyanto Hantoro, S.T., M.M.;
  5. Sendy Aditya Kamesvara, S.T., M.M.;
  6. Ir. Aris Dwi Tjahjanto, M.M.;
  7. Ir. Riri Amalas Yulita, M.M.;
  8. Ir. Andi Agus Akbar, M.B.T.;
  9. Indra Mardiatna, S.T., M.M.;
  10. Elly Noor Qomariyah, S.H., M.H.;
  11. Chandra Hawan Aden, S.E., M.M.;
  12. Jamalul Izza, S.T.;
  13. Hartanto Nurtyasworo, S.H.;
  14. Andi F. Noya;
  15. Desi Fitriani, S.Sos.;
  16. Agung Suprio, S.I.P., M.I.P.; dan
  17. Dedy Permadi, S.I.P., M.A., Ph.D.; serta
  18. Darmoni Badri.

Di akhir sambutan, Menteri Kominfo kembali menyampaikan selamat Hari Bakti Postel ke-75 kepada seluruh insan pos dan telekomunikasi di seluruh Tanah Air. “Semoga sektor postel tetap jaya dan terus berkembang untuk mewujudkan akselerasi transformasi digital demi Indonesia Maju!” tandasnya.

Upacara Virtual Hari Bakti Postel ke-75 itu dihadiri secara langsung oleh Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika Ismail,  Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Ahmad M. Ramli, Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Widodo Muktiyo, Inspektur Jenderal Doddy Setiadi, dan Direktur Utama BAKTI, Anang Latif.

 

Loading...



Bisnis Logistik jadi Ladang Penghasilan di Masa Pandemi

MAJALAH ICT – Jakarta. Pandemi memberikan dampak signifikan terhadap berbagai sektor industri. Namun, sektor logistik jadi salah satu industri yang tak hanya mampu bertahan di tengah pandemi tapi tumbuh signifikan. Hal ini didukung adanya perubahan perilaku masyarakat untuk berbelanja melalui e-commerce, dan memanfaatkan jasa pengiriman paket sebagai solusi di tengah keterbatasan saat ini. 

Menurut data dari RedSeer, penggunaan layanan e-commerce selama pandemi Covid-19 meningkat tajam sebanyak 69%. Imbasnya, berbagai penyedia jasa logistik di Indonesia turut mencatat kenaikan volume pengiriman barang. Lion Parcel, sebagai salah satu pemain logistik di Indonesia juga mencatat kenaikan volume pengiriman selama pandemi, volume pengiriman Lion Parcel pada bulan April – September 2020 meningkat sekitar 30,3% dibanding bulan April – September 2019.

Lonjakan permintaan jasa pengiriman tersebut lantas menjadi salah satu peluang bisnis yang menjanjikan bagi masyarakat di tengah pandemi. Data lebih lanjut mencatat, jumlah agen atau mitra P.O.S (point of sales) yang bergabung dengan jaringan Lion Parcel pun meningkat secara signifikan hingga 2x lipat di masa pandemi.

“Volume pengiriman barang Lion Parcel yang terus meningkat bukan hanya berdampak bagi perusahaan namun juga memberikan ladang penghasilan baru bagi masyarakat di tengah pandemi. Selama masa pandemi tercatat lebih dari 800 mitra bergabung ke jaringan Lion Parcel setiap bulannya. Angka ini naik sebesar 100% dibanding kondisi normal sebelum pandemi, dengan rata-rata sebanyak 400 mitra yang bergabung setiap bulannya. Antusiasme masyarakat untuk bergabung menjadi mitra Lion Parcel ini menjadi sinyal positif bahwa sektor logistik memiliki peluang yang menjanjikan di tengah pandemi ini,” ujar Cipto Laksono, Senior Manager NPOS Lion Parcel. 

“Saat ini kami memiliki lebih dari 3.500 mitra aktif yang tersebar di seluruh Indonesia. Guna memaksimalkan peluang bisnis dari mitra P.O.S bagi masyarakat, Lion Parcel berkomitmen untuk memfasilitasi seluruh mitra P.O.S yang baru bergabung dengan fasilitas berupa franchise fee gratis, komisi penjualan yang menarik, proses administrasi yang cepat, pendampingan selama 1 tahun, serta sistem web yang terintegrasi,” tambah Cipto.

Selain performa bisnis logistik yang terus bertumbuh di tengah pandemi, meningkatnya angka kemitraan di Lion Parcel juga turut membuka lapangan pekerjaan baru, baik bagi para calon mitra itu sendiri, maupun orang-orang yang kemudian bekerja di P.O.S mitra tersebut.

Salah satu mitra yang telah merasakan manfaat secara langsung setelah bergabung dengan jaringan mitra Lion Parcel adalah Nanundita, pemilik Mitra P.O.S Lion Parcel ‘Habibi’ yang berlokasi di Tangerang. Berbekal ketekunan dan kesabaran, kesuksesan dapat diraih oleh P.O.S Lion Parcel Habibi. Di tahun kedua, jumlah pengiriman mulai mengalami kenaikan pesat hingga mencapai 1 ton setiap bulan  dan omset yang didapatkan saat ini juga mencapai puluhan juta setiap bulannya. Nanundita juga mengungkapkan bahwa berbekal pendapatan dari kemitraan Lion Parcel ini, dirinya mampu membeli rumah di tahun kedua dan mobil secara cash di tahun ketiga sejak ia bergabung menjadi mitra P.O.S Lion Parcel.

“Di tengah pandemi ini, peluang bisnis kemitraan Lion Parcel menjadi angin segar bagi banyak masyarakat. Saya bersyukur dan merasakan manfaat yang nyata sejak bergabung menjadi Mitra P.O.S Lion Parcel, khususnya di saat pandemi COVID-19 seperti sekarang. Saat orang-orang mengalami pasang surut, usaha yang saya rintis sejak tahun 2017 justru berbuah manis karena kebutuhan masyarakat untuk mengirim paket serta dokumen justru meningkat. Selain dapat membantu masyarakat untuk memudahkan pengiriman, saya juga dapat membuka lapangan pekerjaan untuk orang lain yang membutuhkan pekerjaan di masa sulit seperti saat ini,” ujar Nanundita, pemilik P.O.S Lion Parcel Habibi.

Selain cerita dari Nanundita, pesatnya pertumbuhan Lion Parcel saat pandemi COVID-19 ini juga membuat seorang mitra P.O.S Lion Parcel yang tidak memiliki latar belakang di bidang logistik tertarik untuk bergabung ke jaringan mitra Lion Parcel. “Saya tidak menyangka membuka usaha logistik di saat pandemi COVID-19 bisa sangat menguntungkan. Di bulan kedua menjadi mitra P.O.S Lion Parcel, omset kami sudah mencapai ratusan juta berkat berbagai strategi branding, free pick up, serta usaha kami membagikan brosur, dan rajin menawarkan layanan yang kami punya ke relasi dekat,” ujar Aswin, pemilik Mitra P.O.S Bendungan Jago, Jakarta. 

Saat ini, terdapat beberapa daerah yang masih memiliki potensi peluang bisnis kemitraan Lion Parcel cukup besar. Hal ini dikarenakan masih banyaknya permintaan konsumen di daerah tersebut terhadap jasa pengiriman jarak jauh yang cepat dengan biaya terjangkau. Adapun daerah potensial dengan kebutuhan mitra Lion Parcel, masih terkonsentrasi di area Jabodetabek. Untuk di Jakarta, daerah potensial tersebut berada di Kecamatan Tambora, Palmerah, Pesanggrahan, Setiabudi, Mampang, Johar Baru, Cilincing, Matraman, Ciracas dan Jatinegara. Sedangkan daerah Tangerang dan Bogor, daerah potensial tersebut berada di wilayah Serpong, Balaraja, Parung dan Citeureup.

 

Loading...



Telkomsel Tech Titans League Hadirkan Wadah Kompetitif Bagi Talenta Teknologi Unggul di Indonesia

MAJALAH ICT – Jakarta. Telkomsel menghadirkan Tech Titans League, sebuah program terbaru yang bertujuan mengajak para talenta unggul bidang teknologi di Tanah Air untuk mengembangkan pengetahuan serta keahlian sesuai perkembangan industri teknologi terkini. Melalui program ini pula, para talenta teknologi akan mendapatkan kesempatan untuk memperluas relasi dengan para ahli dan praktisi profesional di bidang teknologi. Telkomsel Tech Titans League terbuka untuk umum dan telah membuka fase registrasi mulai 22 September hingga 12 Oktober 2020.

General Manager Talent and Career Management Telkomsel Vany Yulviany mengatakan, “Telkomsel memahami bahwa ketersediaan talenta unggul di bidang teknologi menjadi penting untuk membangun Indonesia menjadi negara dengan ekosistem digital yang kuat. Maka dari itu, Telkomsel Tech Titans League dirancang untuk bisa mendorong kemampuan talenta teknologi Tanah Air dalam memahami perkembangan teknologi terkini dan menemukan penerapan teknologi yang mampu memberikan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat. Program ini juga mempertegas dukungan kami kepada pemerintah yang terus fokus membangun sumber daya manusia unggul di Indonesia, khususnya di sektor teknologi dan digital. Kami membuka kesempatan seluas-luasnya bagi seluruh talenta teknologi di Indonesia untuk bergabung pada program Telkomsel Tech Titans League.”

Telkomsel Tech Titans League terdiri dari sejumlah rangkaian acara yang sepenuhnya akan dilakukan secara daring, di antaranya yakni online challenge dan sesi webinar. Pada penyelenggaraan perdananya, program ini mengangkat data analytics sebagai tema utama. Di mana hal tersebut merupakan salah satu bidang yang saat ini dibutuhkan di era digital dan Revolusi Industri 4.0.

Pada Online challenge akan menguji kemampuan para peserta mengenai data analytics secara serentak pada 17 Oktober 2020. Sedangkan pada 20 Oktober mendatang, Telkomsel Tech Titans League akan menyelenggarakan webinar dengan tema “Industry Case Studies: Building Better Product Strategy With Data”. Seminar daring tersebut akan diisi oleh pembicara yang merupakan para ahli di bidang data analytics, baik dari praktisi di Telkomsel maupun dari pihak expert eksternal. Kegiatan ini juga sekaligus menjadi ajang pengumuman peserta terbaik dari kegiatan online challenge yang berhak mendapatkan total hadiah ratusan juta rupiah nantinya.

Melalui program ini Telkomsel berharap dapat terus mendukung perkembangan individu dari talenta-talenta teknologi di Indonesia. Sehingga inisiatif Telkomsel dalam mengembangkan talenta teknologi dan digital di Indonesia dapat sesuai dengan kebutuhan industri saat ini dan mampu menjangkau lebih banyak sumber daya manusia di seluruh Indonesia. Hal ini sejalan dengan upaya Telkomsel yang bertransformasi menjadi digital telco company, di mana ke depannya akan lebih banyak membuka kesempatan bagi talenta teknologi dalam menghadirkan layanan digital yang sesuai kebutuhan masyarakat.

“Ke depan, melalui Telkomsel Tech Titans League, kami akan terus bergerak maju untuk memaksimalkan peran pegiat teknologi Tanah Air sebagai roda penggerak kemajuan bangsa menuju transformasi digital Indonesia. Kami pun akan membuka pintu bagi para peserta dari Telkomsel Tech Titans League untuk menjadi bagian dari Telkomsel dalam menciptakan solusi dari pemanfaatan teknologi tepat guna yang mampu memecahkan berbagai solusi di tengah masyarakat. Hal ini sejalan dengan langkah kami yang terus memberdayakan talenta teknologi dan digital di dalam perusahaan sebagai insan-insan penting yang melahirkan solusi untuk memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat,” pungkas Vany.

 

Loading...



Sunday, 27 September 2020

MCAS Luncurkan Digisaham, Platform Informasi Saham untuk Layani Investor di Indonesia

MAJALAH ICT – Jakarta. PT M Cash Integrasi Tbk, perusahaan distribusi digital terdepan di Indonesia, mengumumkan peluncuran DigiSaham, platform informasi saham real-time berbasis WhatsApp pertama di Indonesia, bekerja sama dengan PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) melalui program Telkomsel POIN.

Dibangun di atas platform berbasis WhatsApp yang dapat diakses secara luas, DigiSaham diharapkan menjadi alat edukasi yang berguna untuk memperkenalkan jutaan milenial dan Gen Z ke pasar modal, serta mendorong mereka untuk belajar mengenai saham dan berinvestasi sejak usia dini. Selain itu, DigiSaham juga akan memudahkan investor ritel untuk selalu mengikuti perkembangan pasar modal dan melacak informasi terkait watchlist saham mereka secara efisien.

Platform DigiSaham dibangun dengan arsitektur terkoneksi langsung ke WhatsApp yang memberikan kemudahan dalam mengakses informasi terkait pasar modal kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya kepada jutaan investor ritel yang tercatat di Indonesia. DigiSaham menawarkan fitur-fitur terbaik yang user-friendly dilengkapi dengan fitur personalisasi pada multiple watchlist, push / pull alert dan notifikasi yang intuitif dan berparameter serta fitur-fitur lainnya.

Investor ritel tidak perlu lagi duduk terpaku di depan komputer mereka, karena akan dengan mudah mendapatkan notifikasi harga saham melalui WhatsApp mereka.

Mohammad Anis Yunianto, Direktur MCAS, berkomentar, “DigiSaham merupakan salah satu inisiatif MCAS yang dibangun pada Enterprise Communication Platform (WhatsApp Business Solution). Kami menyadari preferensi umum para pengguna smartphone untuk tidak memiliki terlalu banyak aplikasi di dalam perangkat mereka. Inisiatif ini diharapkan dapat menyederhanakan dan memudahkan berbagai kalangan masyarakat dalam mendapatkan informasi mengenai pasar modal melalui platform WhatsApp.”

“Kami berterima kasih atas kesempatan berkolaborasi dengan Telkomsel untuk memberikan nilai tambah kepada pengguna setia Telkomsel melalui penukaran Telkomsel POIN. Ke depannya, MCAS akan memperkenalkan lebih banyak layanan lainnya yang bertujuan untuk meningkatkan customer engagement sesuai dengan kebutuhan mitra bisnis kami yang menggunakan WhatsApp Business Solution.” Anis menambahkan.

GM Loyalty Management Telkomsel, Denok Andriani, menambahkan, “Telkomsel berkomitmen untuk terus bergerak maju menghadirkan berbagai inovasi yang dapat memberikan manfaat teknologi digital bagi segala lapisan masyarakat, di segala sektor kehidupan. Itu pula yang mendasari upaya kami dalam menghadirkan program bersama MCAS sebagai apresiasi bagi pelanggan setia Telkomsel. Kami harap program loyalitas ini bisa memberikan banyak kemudahan serta edukasi yang diperlukan dalam berinvestasi, sekaligus meningkatkan kepuasan pelanggan Telkomsel dalam menggunakan berbagai produk dan layanan kami.”

Denok kemudian menambahkan, “Kerja sama Telkomsel dan MCAS ini juga sesuai dengan semangat inovasi dan kolaborasi Telkomsel sebagai digital telco company, dalam mengembangkan ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan, karena kerja sama ini berpotensi sangat besar dalam memperkenalkan DigiSaham kepada ratusan juta pelanggan Telkomsel.”

Melalui kolaborasi Telkomsel dan MCAS ini, pelanggan Telkomsel dapat menikmati kesempatan untuk berlangganan paket premium menggunakan Telkomsel POIN yang mereka miliki. Cukup dengan menukarkan sebanyak 5 Telkomsel POIN, pelanggan Telkomsel bisa mendapatkan voucher berlangganan premium DigiSaham untuk 1 bulan. Pelanggan Telkomsel dapat dengan mudah menukarkan Telkomsel POIN yang dimiliki melalui aplikasi MyTelkomsel, atau dengan mengubungi menu akses *700*406#.

DigiSaham dapat dinikmati oleh semua orang tanpa biaya. Pengguna yang akan menggunakan DigiSaham hanya perlu menyimpan kontak DigiSaham 0811-4560-8888 dan mengirimkan command “MCAS” ke WhatsApp DigiSaham untuk mulai melakukan fungsi pemantauan dasar pada berbagai saham favorit mereka.

Paket premium tersedia untuk investor yang membutuhkan analisis teknis yang lebih mendalam. MCAS akan terus menghadirkan berbagai layanan inovatif baru yang dapat diakses pengguna dengan mudah melalui WhatsApp. Berbagai inovasi MCAS diharapkan secara progresif dapat memberdayakan pengguna berbagai layanan yang dapat beroperasi di dalam satu platform.

 

Loading...



Saturday, 26 September 2020

Kementerian Kominfo Genjot Internetifikasi di Kawasan Ekonomi Khusus NTT

MAJALAH ICT – Jakarta. Pandemi Covid-19 merupakan momentum bagi Pemerintah untuk mendorong pemanfaatan dan penggunaan infrastruktur telekomunikasi dan informatika sebagai pondasi dasar kehidupan kini dan masa depan.

Menurut Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate, saat ini Pemerintah tengah fokus untuk meningkatkan rasio dan menurunkan disparitas Internetifikasi di berbagai wilayah di Indonesia, terutama di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

“Jadi Covid memberikan challenge luas bagi Kementerian Kominfo untuk memastikan ketersediaan infrastruktur TIK di-deploy secara memadai baik dari rasio internetifikasi maupun dipasritas internet antarwilayah. Di mana masih ada 12.548 desa di seluruh Indonesia yang belum terjangkau sinyal 4G dan sekitar 150.000 titik layanan publik yang belum terjangkau akses internet cepat,” paparnya dalam Rapat Koordinasi Dukungan Pembangunan Infrastruktur Telekomunikasi di Wilayah Pariwisata Super Prioritas Provinsi Nusa Tenggara Timur, di Manggarai Barat.

Menteri Kominfo menyebutkan hasil monitoring quality of service (QoS) cakupan layanan internet di Indonesia yang dilakukan Kementerian Kominfo dan operator seluler, dari 83 ribu lebih desa dan kelurahan di Indonesia masih terdapat 12 ribu desa dan kelurahan yang belum tersedia layanan sinyal 4G.

“Yang dikenal bapak kepala desa sebagai blankspot, titik atau cakupan yang belum tersedia layanan internet sebanyak 9.113 titik, termasuk di NTT,” ujarnya.

Di Provinsi NTT, menurut Menteri Johnny masih terdapat 645 desa dan kelurahan blankspot yang belum terjangkau sinyal 4G. Pembangunan BTS untuk mengurangi daerah blankspot akan dibagi dalam dua kategori.

“542 desa dan kelurahan yang menjadi wilayah kerja BLU BAKTI Kominfo (untuk pembangunannya). Ini yang masuk daerah 3T. Dan sisanya 103 desa dan kelurahan non-3T yang menjadi wilayah kerja mitra Kominfo, yakni operator seluler,” jelasnya.

Percepatan pembangunan infrastruktur TIK di Manggarai Barat menurut Menteri Kominfo dilakukan untuk mendukung realisasi Labuan Bajo sebagai salah satu dari Daerah Pariwisata Super Prioritas (DPSP) dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

“Yang sekaligus akan menjadi tuan rumah bagi pagelaran internasional, Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G-20 dan ASEAN Summit 2023,” ujarnya.

Kawasan Manggarai Barat menurut Menteri Kominfo telah ditetapkan Presiden sebagai Destinasi Super Prioritas dan akan dibangun pula Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC). “Dibangun Community Based Tourism agar masyarakat bisa mengambil bagian dalam pengembangan wisata di kawasan ini,” tegasnya.

Loading...



Indosat Ooredoo Mendukung Program Madrasah Digital Belajar Jarak Jauh

MAJALAH ICT – Jakarta. Pandemi COVID-19 mengakselerasi adaptasi digital di seluruh sektor kehidupan masyarakat. Pemerintah sendiri mengambil langkah penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar, yang pada akhirnya membuat kegiatan sehari-hari lebih banyak dilakukan secara daring. Digitalisasi menjadi keharusan bagi masyarakat agar tetap bisa beraktivitas di era adaptasi kebiasaan baru. Tidak terkecuali untuk sektor Pendidikan yang saat ini menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dengan memanfaatkan teknologi internet.

Indosat Ooredoo, sebagai perusahaan telekomunikasi digital terdepan di Indonesia, berkomitmen untuk mendukung Program PJJ khususnya untuk siswa-siswi Madrasah di seluruh Indonesia. Sebagai wujud komitmen tersebut, Indosat Ooredoo melakukan kerja sama dengan Kementerian Agama untuk memberikan kartu yang berisi kuota internet 30GB secara gratis ke siswa-siswi Madrasah di seluruh Indonesia.

“Indosat Ooredoo terus mewujudkan komitmennya untuk membantu masyarakat dan komunitas dalam menghadapi Pandemi COVID19. Kali ini kami bekerja sama dengan Kementerian Agama untuk membantu kebutuhan pembelajaran jarak jauh bagi pelajar Madrasah. Kesepakatan kerja sama ini melingkupi bantuan yang diberikan Indosat Ooredoo berupa kartu perdana gratis, dan didalamnya sudah termasuk paket internet 30 GB. Dengan kuota internet ini, siswa-siswi Madrasah di seluruh Indonesia bisa menggunakan kapan saja dan dimana saja untuk mengakses situs dan portal pendidikan untuk mendukung proses pembelajaran mereka,” ujar Chief Business Officer Indosat Ooredoo, Bayu Hanantasena.

Penandatanganan kerja sama antara Indosat Ooredoo dan Kementerian Agama dilakukan pada minggu lalu di kantor Kementerian Agama, Jakarta Pusat oleh SVP Head of Regional Account & SME Indosat Ooredoo, Fuli Humaeroh dan Direktur Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan Madrasah, A. Umar.

Indosat Ooredoo juga bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk menyalurkan subsidi pemerintah pagi pelajar dan pengajar berupa kuota internet setiap bulan. Pelanggan dapat mendaftarkan nomor IM3 Ooredoo yang digunakan saat ini ke sekolah atau kampus untuk mendapatkan dukungan pembelajaran jarak jauh tersebut.

 

Loading...