Wednesday, 27 October 2021

McAfee Enterprise Dan Fireeye Merilis Prediksi Ancaman-Ancaman Keamanan Siber Paling Berbahaya Di Tahun 2022

MAJALAH ICT – Jakarta. McAfee Enterprise bersama FireEye hari ini mengumumkan prediksi ancaman siber di tahun 2022, yang mengulas ancaman-ancaman siber yang mungkin akan dihadapi berbagai perusahaan di dunia pada tahun mendatang. Prediksi ini didapatkan dari pengamatan dan analisa terhadap berbagai taktik dan serangan siber yang terjadi di tahun 2021, termasuk kejadian akibat ransomware, nation states, media sosial dan pola kerja kantoran jarak jauh atau remote. Di tahun mendatang, ancaman-ancaman yang ada di tahun ini kemungkinan akan berkembang lebih rumit dan terencana, dengan dampak yang semakin berbahaya. Para insinyur dan arsitek keamanan siber dari kedua perusahaan McAfee Enterprise serta FireEye yang baru saja bergabung, memperlihatkan cuplikan dari lansekap keamanan siber di tahun 2022, dan dampak yang mungkin ditimbulkan terhadap perusahaan berbagai skala, pemerintahan di berbagai negara, dan juga masyarakat umum.

“Satu tahun belakangan ini, para penjahat siber semakin pintar dan cekatan dalam mengubah taktik mereka dan menciptakan cara-cara baru – dari ransomware sampai dengan nation states – dan hal ini tidak akan berubah di 2022,” kat Raj Samani, fellow and chief scientist perusahaan gabungan McAfee Enterprise & FireEye. “Seiring dengan berubahnya lansekap keamanan dan dampak dari pandemi yang masih berlangsung, perusahaan enterprise dan organisasi pemerintah sebaiknya tetap waspada akan tren-tren yang berjalan sehingga perusahaan bisa proaktif dan gesit dalam melindungi informasi berharga.”

Apa itu ancaman nation states? Seringkali dikaitkan dengan perang siber (cyber warfare) dan terorisme siber (cyber terrorism), ancaman siber nation state adalah serangan yang dilakukan oleh kelompok pelaku yang mendapat dana dari negara tertentu, ke negara lawannya, yang menyerang bukan pemerintahan itu sendiri, tapi perusahaan dan lembaga yang tujuannya adalah menciptakan ketidakstabilan negara, baik dari sisi dampak buruk ekonomi maupun kebocoran informasi rahasia.

Ancaman Keamanan di Tahun 2022 yang Diprediksi oleh McAfee Enterprise & FireEye:
Lazarus Menambahkan Anda Sebagai Teman – Nation states akan membuat media sosial menjadi senjata yang ampuh untuk menyasar para pekerja profesional yang tidak hati-hati, dan menjebol keamanan perusahaan tempat mereka bekerja, tujuan akhirnya adalah untuk mengganggu kestabilan negara. Metode yang dipakai biasanya adalah iming-iming lowongan pekerjaan, kemudian pelaku akan mengirimkan pesan lewat aplikasi tertentu yang ditunggangi malware berbahaya.

Dibutuhkan Bantuan: Bad Guys With Benefits – Nation states akan meningkatkan serangannya dengan memanfaatkan dan menjalin hubungan dengan para penjahat siber yang tertanam di berbagai instansi, sehingga banyak perusahaan di dunia perlu melakukan audit visibilitas. Masalah muncul karena banyak perusahaan mempekerjakan peretas tanpa mereka sadari (salah satu faktor adalah keahlian teknis mereka yang tinggi), dan kode program ditulis dan hanya dikuasai oleh peretas tersebut.

Game of -Ransomware- Thrones – Grup kejahatan siber akan semakin mandiri dan menggeser keseimbangan kekuasaan di ekosistem RaaS, dari yang sebelumnya berpusat pada ‘siapa yang mengendalikan ransomware’ menjadi ‘siapa yang mengendalikan jaringan korban’ melalui kolaborasi berbagai peretas dan metode.

Ransomware Untuk Pemula – Pelaku yang tidak punya kemampuan teknis tinggi tidak perlu bingung karena bisa menggunakan ransomware yang sudah dibuat oleh pengembang yang jauh lebih ahli, atau bisa saja menggunakan model bisnis berbagi keuntungan hasil peretasan.

Hati-hati dengan API – 5G dan trafik data IoT yang mengalir melalui API layanan digital maupun aplikasi adalah sasaran yang menggiurkan bagi pelaku kejahatan siber. Container Aplikasi Jadi Sasaran – Container aplikasi berpotensi diserang exploit, dan aplikasi yang tidak diamankan secara tepat akan rentan diambil alih sumberdaya endpointnya oleh peretas. Zero Day Tidak Lagi Relevan – Waktu yang dibutuhkan oleh pelaku kejahatan dalam mengubah kerentanan menjadi exploit kini hanya beberapa jam saja. Tidak ada yang bisa Anda lakukan, kecuali patch.

 



Makin Jadi Andalan Konsumen, Gojek Dorong Inovasi di Tiga Layanan Utama

MAJALAH ICT – Jakarta. Memasuki usia ke-11, Gojek sebagai platform on-demand terkemuka di Asia Tenggara, memperkenalkan inovasi di tiga layanan utama yakni transportasi, pesan-antar makanan, dan logistik untuk semakin dapat memberikan solusi keseharian dan pengalaman yang lebih baik bagi masyarakat, meningkatkan efisiensi usaha mitra UMKM, serta memperluas peluang mitra driver untuk meningkatkan pendapatan.

Berbagai inovasi baru di tiga layanan utama akan semakin membuat Gojek jadi andalan masyarakat, di mana saat ini aplikasi Gojek telah diunduh lebih dari 190 juta kali per Juni 2021. Riset terbaru Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LD FEB UI) memperkirakan kontribusi ekonomi ekosistem digital Gojek dan GoTo Financial (di luar Tokopedia) menjadi 1,6% dari PDB Indonesia, atau sekitar Rp 249 triliun di tahun 2021. Kontribusi ekonomi ini meningkat 60% dibandingkan tahun sebelumnya. Riset yang sama juga menemukan bahwa mayoritas konsumen Gojek loyal, bahkan 86% pelanggan tetap terus menggunakan layanan Gojek meskipun tanpa promo.

Kevin Aluwi, Co-Founder dan CEO Gojek dalam konferensi pers hari ini mengatakan, “Sejak Gojek lahir 11 tahun lalu, inovasi sudah menjadi bagian dari DNA kami. Kami terus hadirkan inovasi dan teknologi terbaru guna menjawab berbagai tantangan dan kebutuhan sehari-hari masyarakat. Bahkan di tengah pandemi, kami tidak berhenti menghadirkan solusi untuk membantu masyarakat beradaptasi. Inovasi pada ketiga layanan utama yang kami perkenalkan hari ini pun tidak terlepas dari nilai-nilai tersebut. Kami percaya melalui inovasi, kami bisa terus mempermudah keseharian hidup masyarakat termasuk mendukung jutaan mitra driver dan mitra usaha kami, khususnya pelaku UMKM untuk terus tumbuh meski di tengah pandemi.”

Inovasi GoFood hadirkan pengalaman kuliner terbaik
Sebagai pemimpin pasar layanan online food delivery, GoFood memiliki banyak sekali inovasi untuk memastikan pengalaman kuliner terbaik bagi pelanggan. Salah satu inovasi terkini GoFood yang digemari masyarakat adalah fitur GoFood PLUS dan Order Sekaligus yang terbukti membuat pelanggan semakin setia dan mengandalkan GoFood.

Kedua fitur ini semakin memperkuat posisi GoFood sebagai penyedia layanan pesan-antar makanan yang value for money. GoFood PLUS merupakan paket berlangganan potongan harga langsung untuk bisa bebas menikmati beragam kuliner nikmat dengan harga terjangkau, termasuk diskon ongkos kirim. Fitur ini terus menjadi andalan pelanggan dengan kenaikan jumlah pelanggan GoFood PLUS hampir 5x lipat dari Januari – Juni 2021.

Sementara fitur Order Sekaligus memungkinkan pelanggan memesan makanan/minuman dari banyak resto sekaligus di satu lokasi. Hingga kini, sudah ada 41 lokasi di 7 kota besar termasuk Jabodetabek, Bandung dan Surabaya. Ekspansi lokasi untuk Order Sekaligus ini meningkat 8x sejak diperkenalkan pada September 2020.

Kevin mengatakan, “Tidak hanya memanjakan pelanggan dengan pengalaman kuliner terbaik, GoFood juga mendorong eksposur merchant UMKM lokal melalui teknologi personalisasi data yang memungkinkan pelanggan untuk mendapatkan rekomendasi kuliner dari mitra UMKM yang berada di sekitar lokasi pelanggan, sesuai dengan preferensi mereka. Pendekatan hyperlocal ini memberikan merchant UMKM akses yang semakin luas kepada pelanggan sehingga meningkatkan peluang pendapatan mereka.”

Tidak berhenti disitu, GoFood juga mendukung mitra UMKM untuk bisa makin maju dengan melengkapi aplikasi untuk mitra usaha, GoBiz, dengan fitur inovatif BizTips yang berisi berbagai tips sukses mengelola bisnis secara mandiri. Fitur ini efektif dalam membantu para mitra UMKM kuliner untuk mengelola bisnisnya secara lebih baik dan efisien.

Berkat ragam inovasi ini, GoFood terus menjadi platform andalan tidak hanya bagi pelanggan, namun juga bagi para mitra usaha untuk go online dan menumbuhkan usaha mereka di tengah pandemi dimana saat ini, sudah ada 1 juta mitra usaha kuliner yang memanfaatkan GoFood, yang 99% diantaranya berskala UMKM. Tercatat 250 ribu mitra usaha baru bergabung di GoFood pada 2020, dan 43% dari mereka adalah pengusaha pemula. Kehadiran GoFood tidak hanya mempermudah pengusaha pemula go-online tetapi juga mendukung pertumbuhan usahanya. Data internal perusahaan menunjukkan pendapatan rata-rata bulanan mitra usaha yang baru bergabung ke GoFood pada kuartal dua tahun 2020 tercatat meningkat hingga 7x lipat.

Inovasi layanan transportasi Gojek – pengalaman berkendara yang makin ramah lingkungan & nyaman
Setelah sukses dengan pilot project pertama untuk kendaraan listrik motor dan mobil, kali ini Gojek memperluas rencana pemanfaatan kendaraan listrik melalui uji coba komersial. Gojek bekerjasama dengan Pertamina untuk penerapan skema battery swap pada motor listrik dari Gesit dan Gogoro. Pada tahap ini, Gojek akan menggunakan 500 unit motor listrik di Jakarta Selatan, lalu selanjutnya akan meningkatkan skala uji coba dengan target awal pemanfaatan sampai dengan 5.000 unit motor listrik dan jarak tempuh penggunaan kendaraan listrik sebanyak satu juta kilometer.

Dalam uji coba komersial ini, para pengguna setia Gojek akan dapat memilih layanan kendaraan listrik pada saat menggunakan layanan GoRide, GoFood, GoSend Instant, GoShop, dan GoMart dengan area pick up dan drop off di Jakarta Selatan.

“Uji coba komersial kendaraan listrik merupakan perwujudan salah satu komitmen sustainability kami untuk meraih target karbon netral melalui transisi ke kendaraan listrik di ekosistem Gojek pada 2030. Memahami pentingnya membangun ekosistem yang mumpuni, kami akan terus mencari solusi teknologi, infrastruktur pendukung, serta terus menjalin kerja sama yang erat dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan transisi ke kendaraan listrik dapat berlangsung dengan cepat sekaligus dapat memberikan pengalaman berkendara yang lebih ramah lingkungan bagi pelanggan dan mitra driver kami. Sebagai bentuk keseriusan kami, Gojek akan membentuk unit usaha independen yang fokus di kendaraan listrik,” ujar Kevin.

Inovasi layanan transportasi terbaru lainnya adalah GoTransit. Gojek dan PT Kereta Commuter Indonesia bekerja sama untuk menjadi yang pertama di dunia dalam mengintegrasikan tiket KRL dengan layanan transport on-demand seperti GoRide dan GoCar. Integrasi ini akan semakin mempermudah masyarakat bepergian. Berdasar data internal, sebagian besar pelanggan memanfaatkan layanan GoRide dan GoCar untuk menuju dan dari stasiun kereta komuter di Jabodetabek.

Inovasi layanan logistik – perluas jaringan pastikan GoSend jadi andalan pelaku usaha
Inovasi juga diterapkan pada layanan logistik guna memudahkan konsumen melakukan pengiriman barang dan di saat sama mendukung para pelaku bisnis dan social seller untuk bertahan dan tetap tumbuh di masa pandemi.

Salah satunya adalah pengembangan GoSend API (integration application interface), yang mengintegrasikan layanan GoSend dengan platform mitra bisnis sehingga menghadirkan layanan pengiriman yang handal, cepat, dan mudah.

“Penguatan dan pengembangan integrasi API GoSend membuat layanan instant dan same day delivery menjadi pilihan pelaku usaha dan pengguna. GoSend API saat ini sudah dimanfaatkan oleh ribuan partner dan jutaan penjual. Data internal kami mencatat jumlah transaksi dari top partners GoSend seperti platform e-commerce, platform telemedik, meningkat 41% pada H1 2021 dibanding 2020. Pada periode yang sama pengguna layanan GoSend oleh UMKM juga naik dua kali lipat,” ungkap Kevin.

GoSend juga akan segera meluncurkan fitur GoSend Multidrop yang memberi kesempatan bagi para pengguna untuk mengirim beberapa paket sekaligus dengan hanya sekali ambil. Lewat fitur ini, pengguna bisa mengatur paket mana yang harus dikirimkan terlebih dahulu. Agar ongkos kirim lebih hemat sampai dengan 30%, pengguna dapat memanfaatkan fitur rekomendasi urutan pengantaran yang disediakan.

 



Dukung Bisnis Mitra Pedagang Sayur, Kedai Sayur Fasilitasi Pasar Mini

MAJALAH ICT – Jakarta. PT Kedai Sayur Indonesia, perusahaan grosir berbasis teknologi di bawah Triputra Group, terus mendukung bisnis para Mitra Sayur memfasilitasi hadirnya Pasar Mini, dalam rangka membantu meningkatkan penjualan dan margin keuntungan yang lebih baik. Komitmen tersebut sebagai bentuk dukungan Kedai Sayur dalam mewujudkan mimpi tukang sayur Indonesia untuk mengembangkan usahanya di era digital saat ini. Dengan hadirnya Pasar Mini, diharapkan para wirausaha maupun UMKM dapat mengembangan usaha bisnis retail kebutuhan dapur masyarakat berupa sayuran, buah, lauk pauk dan sembako dengan memanfaatkan teknologi.

Adrian Hernanto, selaku CEO dan Founder PT . Kedai Sayur Indonesia mengungkapkan, “Kedai Sayur memiliki visi untuk memberikan nilai tambah bagi setiap pihak yang terlibat dengan bisnis ini. Bermula dari pedagang sayur, Kedai Sayur menjadi solusi efisiensi bagi mereka untuk mengembangkan diri ke jenjang lebih baik. Teknologi sudah seharusnya menjadi solusi, bukan antagonis bagi masyarakat kecil.”
Saat ini, Pasar Mini sudah hadir di Depok, hasil sinergi yang dibangun Kedai Sayur dengan salah satu Mitra. Kedai Sayur terbukti menjadi solusi bagi para Mitra Sayur untuk mendapatkan suplai sayur segar setiap hari dengan harga yang lebih kompetitif dengan memanfaatkan teknologi. Dengan demikian, para Mitra tidak perlu lagi menghabiskan banyak tenaga dan waktu, sehingga mereka bisa lebih fokus dalam mengembangkan usahanya.

PT. Kedai Sayur Indonesia merupakan bisnis yang bergerak dalam bidang supply chain management. Menghubungkan rantai distribusi yang panjang dari petani hingga konsumen di perkotaan menjadi layanan utama Kedai Sayur dalam menyediakan solusi bagi bisnis yang bergerak di bidang pangan lewat teknologi. Selain solusi bagi pedagang sayur, Kedai Sayur juga menjadi solusi bagi distributor grosir, hotel, restoran, dan kafe hingga rumah tangga melalui marketplace dan aplikasi KedaiMart.

“Komitmen kami adalah untuk memberikan solusi lewat teknologi, dimulai dari kemudahan bisnis menggunakan aplikasi dan dashboard dalam pemesanan, sehingga proses pemesanan jadi mudah dan tidak membutuhkan banyak waktu dan tenaga kerja. Setiap pengusaha hanya perlu berfokus pada pertumbuhan bisnis dan pengembangan produk tanpa harus membuang banyak waktu dan tenaga untuk proses pembelian produk. Semua proses ini dipermudah melalui teknologi dan logistik yang efisien,” ujar Adrian.

Sebagai informasi, dalam rangka memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mendapatkan bahan segar untuk kebutuhan sehari-hari, Kedai Sayur telah meluncurkan aplikasi KedaiMart dengan konsep ‘Supermarket in Your Pocket’. Dimana sejak awal diluncurkan, bisnis ini telah berhasil tumbuh lebih dari 10 kali lipat membuktikan tren belanja dari rumah masih mengalami peningkatan di tengah pandemi Covid-19.

“Pada era digital saat ini, kita telah diberikan kemudahan dalam segala hal termasuk dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan kualitas yang tetap terjaga. Selain itu, kehadiran Kedai Sayur
di tengah berkembang kesejahteraan membangun ekosistem bagi pertumbuhan masyarakat Indonesia yang pada dasarnya merupakan negara agraris,” tutup Adrian.

 



Indodana dan Bank Sampoerna Jalin Kerjasama Strategis Tingkatkan Akses Penyaluran Kredit

MAJALAH ICT – Jakarta. PT Artha Dana Teknologi (Indodana) menjalin kerjasama strategis dengan Bank Sahabat Sampoerna (Bank Sampoerna) dalam rangka meningkatkan akses penyaluran kredit. Diharapkan dengan kerjasama ini Indodana dapat meningkatkan kolaborasi dengan Bank Sampoerna untuk bersama menyalurkan pembiayaan kepada masyarakat. Kemitraan strategis ini sekaligus membuktikan kepercayaan dan kerjasama yang makin tinggi dan menguntungkan antara Perbankan dan Fintek dalam upaya memperluas akses pembiayaan berbasis digital kepada masyarakat, UMKM dan mengakselerasi inklusi keuangan di Indonesia.

Jerry Anson selaku Direktur Indodana menyatakan, “Kerjasama strategis ini merupakan bentuk kepercayaan Bank Sampoerna kepada Indodana yang kian bertumbuh dan terus meningkatkan akses pembiayaan untuk mencapai masyarakat Indonesia yang lebih luas. Melalui pemanfaatan teknologi dan big data, Indodana membangun solusi yang memudahkan masyarakat untuk mengakses pinjaman dengan cepat dan aman. Khususnya, bagi masyarakat underbanked yang selama ini belum terjangkau oleh industri perbankan tradisional.”

Indodana akan menggunakan fasilitas pembiayaan tersebut untuk meningkatkan akses penyaluran layanan PayLater. Melalui aplikasi Indodana, pengguna dapat memperoleh limit Paylater hingga 25 juta rupiah yang dapat digunakan untuk belanja secara online dan juga offline. Sebagai platform paylater terkemuka di Indonesia, Indodana telah terdaftar dan memiliki izin usaha dari Otoritas Jasa Keuangan sebagai Penyelenggara Fintech Lending sejak 19 Mei 2020.
“Di tahun 2021, kami terus memperluas jangkauan merchant agar pengguna Indodana bisa merasakan kemudahan bertransaksi buy now, pay later. Dengan semakin banyaknya merchants bergabung akan terus mempermudah masyarakat untuk melakukan transaksi sehari-hari dengan menggunakan solusi Indodana PayLater.” ujar Jerry.

Sepanjang tahun 2020, Indodana telah mengembangkan bisnis Paylater dengan menggandeng e-commerce dan Payment Gateway terkemuka seperti Tokopedia, Blibli, Tiket.com, Mitra Bukalapak, Elevenia, iStyle, dan LinkAja. Selain e-commerce, Indodana juga telah bekerjasama dengan lebih dari 1.000 merchant dan gerai offline lain seperti Hush Puppies, Puma, Polytron, Kalbe, Atria, dan Hartono Elektronik.

Di tahun 2021 Indodana telah meningkatkan jangkauan layanan paylater hingga ke ratusan gerai-gerai offline di Indonesia. Hingga tahun 2021, Indodana telah memproses transaksi lebih dari Rp 2 triliun, aplikasi Indodana telah di download lebih dari 5 juta kali dan melayani masyarakat di lebih dari 35 kota di Indonesia. Kini produk Indodana PayLater bisa dipakai untuk transaksi di ribuan merchants online dan offline di seluruh Indonesia. Penggunaan Indodana paylater secara offline sangat mudah, semudah bayar pakai paylater di merchant online. Pengguna bisa datang ke gerai-gerai partner Indodana pilih barang dan pilih tenor cicilan yang diinginkan melalui aplikasi Indodana lalu verifikasi pembelian tersebut.

Ditempat terpisah, Chief of SME, Funding, FI & Network Bank Sampoerna, Adji Anggono menegaskan bahwa Bank Sampoerna memiliki misi untuk memberdayakan masyarakat dengan memberikan kesempatan dan dukungan agar berhasil di sektor usaha mikro, kecil dan menengah melalui pemanfaatan teknologi digital. Karenanya, sangatlah tepat bahwa Bank Sampoerna menggandeng Indodana sebagai mitra strategis untuk sama-sama memperluas akses pembiayaan berbasis digital kepada masyarakat, dan mengakselerasi inklusi keuangan di Indonesia.

“Kerja sama dengan Indodana yang menyediakan layanan PayLater ini menjadi salah satu kolaborasi nyata yang inovatif untuk memberikan akses pendanaan kepada masyarakat yang membutuhkan. Kami berharap kerjasama ini bermanfaat bagi kemajuan UMKM di Indonesia,” lanjut Adji.

Indodana senantiasa berupaya memberikan kemudahan PayLater yang aman dengan penerapan sistem yang didukung oleh manajemen resiko mutakhir berbasis Artificial Intelligence, sistem keamanan bersertifikasi ISO 27001. Indodana terus berkomitmen untuk menjaga kualitas portofolio dengan meningkatkan kualitas dan parameter sistem kredit scoring secara konsisten dan mengutamakan prinsip prudent serta menerapkan mitigasi risiko yang baik. Dengan mengimplementasikan aspek kehati-hatian tersebut, diharapkan Indodana dapat terus menjaga kualitas portofolio.

 



Perusahaan Penyedia Database Couchbase Tunjuk Veteran Industri Asia Pasifik Stuart Fisher untuk Dorong Pertumbuhan

MAJALAH ICT – Jakarta. Couchbase, Inc., (NASDAQ: BASE), penyedia database untuk aplikasi perusahaan, hari ini mengumumkan penunjukan Stuart Fisher sebagai Wakil Presiden Regional Asia Pasifik dan Jepang untuk memperkuat kehadiran dan pertumbuhan perusahaan di wilayah tersebut. Dengan pengalaman hampir dua dekade dalam mengembangkan strategi bisnis yang inovatif di Asia Pasifik, Fisher mahir dalam membangun tim yang bisa memperkuat posisi perusahaan di kawasan ini dan membangun hubungan strategis dengan pelanggan dan mitra.

Di Couchbase, Fisher akan bertanggung jawab atas keseluruhan upaya go-to-market dan ekspansi perusahaan dengan memanfaatkan pasar database yang besar seiring dengan meningkatnya permintaan untuk layanan database multicloud NoSQL kelas perusahaan di Asia Pasifik dan Jepang.

Sebagai pemimpin bisnis yang berpengalaman di Asia, Fisher memiliki rekam jejak yang kuat dalam kemitraan, advokasi pelanggan, dan membangun tim di bidang aplikasi dan keamanan perusahaan. Di Couchbase, Fisher akan memimpin operasi penskalaan untuk memenuhi permintaan pasar.

“Keberhasilan Couchbase, hari ini, berawal pada kemampuan untuk secara kritis mendukung kebutuhan pelanggan dan mitra kami untuk berkembang. Di Asia, pertumbuhan ini lebih menonjol saat kawasan ini bertransformasi dengan cepat. Pelanggan menuntut platform yang kuat dan terukur untuk mendukung agenda pengembangan mereka,” jelas Denis Murphy, Wakil Presiden Senior dan CRO Couchbase.

Seiring Couchbase membantu organisasi mempercepat inovasi aplikasi penting bisnis mereka, tambah Denis, pihaknya yakin bahwa Stuart akan membantu perusahaan mempercepat pertumbuhan di Asia Pasifik dan Jepang sebagai pemimpin baru di kawasan ini.

“Dia memiliki banyak pengalaman dalam membangun tim berkinerja tinggi dalam melayani pelanggan dan mitra untuk perusahaan yang sangat mapan di Asia.”

Saat ini Asia sedang berlomba untuk bertransformasi secara digital, aplikasi modern yang sedang dibangun membutuhkan tingkat fleksibilitas, kelincahan, dan penskalaan yang hemat biaya. Menurut Fisher, mencoba menyampaikan fakta ini dalam lingkungan basis data relasional tradisional hanya akan menghambat pertumbuhan dan pencapaian kesuksesan.

“Perusahaan di Asia memilih database NoSQL sambil tetap mempertahankan fungsionalitas dan kemampuan SQL dalam pengembangannya. Couchbase menawarkan kemampuan dan fleksibilitas yang kuat untuk mendukung pembuatan aplikasi perusahaan penting bisnis dalam skala besar. Ini adalah waktu tepat untuk berada di Couchbase di Asia, terutama bekerja dengan pelanggan dan mitra yang mendorong inovasi dan teknologi generasi berikutnya,” ungkap Fisher.

Selain pengalamannya di perusahaan teknologi, Fisher menghabiskan hampir enam tahun sebagai pemimpin penjualan regional di SAP, serta dalam peran kepemimpinan strategis Asia Pasifik di Sybase, Sophos, Deep Instinct, dan Kinetica.

 



Tuesday, 26 October 2021

Kembangkan Inovasi Satelit Anak Negeri, Menkominfo Dukung Perizinan dan Koordinasi Internasional

MAJALAH ICT – Jakarta. Pemerintah memberikan dukungan penuh dalam pengembangan teknologi satelit nasional. Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menyatakan dukungan terhadap riset dan pengembangan satelit itu berupa bantuan perizinan filling orbit satelit dan koordinasi International Telecommunication Union (ITU).

“Kita harus mendukung secara penuh riset dan inovasi keantariksaan yang dicanangkan oleh Bapak Presiden Joko Widodo. Sebagai pengguna teknologi satelit dalam upaya transformasi digital tentu kami mendukung penuh riset teknologi satelit nano (cube satellite) Indonesia, yang dilakukan oleh generasi bangsa kita,” ujarnya dalam Konferensi Pers Virtual Rencana Peluncuran Satelit Nano Indonesia dari Media Center Kantor Kementerian Kominfo, Jakarta Pusat, Senin (25/10/2021).

Menurut Menteri Johnny, sebagai negara kepulauan terbesar di dunia dengan lebih dari 17 ribu pulau dan topografi alam yang beragam, Indonesia memiliki tantangan tersendiri dalam penyediaan konektivitas digital. Bahkan, dengan jumlah penduduk yang mencapai 270 juta jiwa ada tantangan tersendiri dalam mengentaskan kesenjangan akses internet masyarakat yang terpisah bentangan laut, selat, lembah, ngarai, sungai dan pegunungan.

“Keberadaan satelit yang andal menjadi salah satu prasyarat untuk memperbesar internet-link ratio dan konektivitas ke seluruh wilayah di nusantara. Termasuk di wilayah Terdepan, Terpencil, dan Tertinggal (3T) demi mengentaskan disparitas digital atau to bridge the digital divide,” tandasnya.

Menkominfo menyatakan kondisi geografis Indonesia yang unik tentu membutuhkan inovasi teknologi satelit. Menurutnya hingga tahun 2030, Indonesia diproyeksikan membutuhkan kapasitas satelit sekitar 1 TBps (Terabyte per second). Oleh karena itu, pengembangan inovasi satelit bisa menjadi solusi.

“Dengan kebutuhan yang sangat besar tersebut, diperlukan orkestrasi kebijakan yang konsisten, sehingga Indonesia tidak tertinggal dalam hal riset dan pengembangan satelit, secara khusus satelit nano dibanding dengan negara-negara atau bangsa lain,” ujarnya

Kolaborasi

Teknologi satelit nano memiliki peranan yang tak kalah penting dengan satelit besar satelit besar lain, bahkan lebih efisien. “Teknologi satelit nano memiliki peranan yang tak kalah penting dengan satelit besar lainnya, namun sepengetahuan saya akan lebih efisien karena komponen satelit yang dibuat lebih kecil dan lebih ringan,” ujar Menteri Johnny.

Oleh karena itu, Menkominfo mendukung inisiasi pengembangan teknologi satelit nano oleh sekelompok mahasiswa Surya University sejak 6 tahun yang lalu. Karya inovatif tersebut, menurutnya dapat memicu semangat generasi muda untuk berkarya dan berinovasi mendukung kebutuhan satelit nasional Indonesia.

“Secara khusus, saya mengapresasi peneliti atau researcher satelit nano Indonesia antara lain Afiq Herdika Sulistya, Correy Ananta Adhilaksma, Hery Steven Mindarno, dan Muhammad Zulfa Dhiya’ulhaq. Kemudian, Roberto Gunawan, Setra Yoman Prahyang, Suhandinata, Sunartoto Gunadi selaku pembimbing serta Riza Muhida selaku mantan pembimbing,” tuturnya.

Menteri Johnny mendukung pendampingan dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) dan sektor swasta dalam pengembangan satelit nano.

“Kominfo mendukung upaya kerja sama antara BRIN melalui Organisasi Riset Penerbangan dan Antariksa untuk memberikan pendampingan serta resources swasta yang dalam hal ini didukung penuh oleh Pasifik Satelit Nusantara (PSN) menyumbangkan komponen satelit dan ORARI dalam membantu riset ground segmen serta akademisi untuk mendorong penguatan riset dalam penguasaan teknologi satelit oleh putra-putri Indonesia,” paparnya.

Menkominfo berharap kolaborasi lintas sektor itu dapat menjadi awal yang baik bagi pengembangan teknologi satelit dan roket buatan anak bangsa di Indonesia.

“Kehadiran satelit nano buatan anak bangsa yang dipelopori oleh putra putri Indonesia yang senantiasa produktif, kreatif dan terus berkarya, merupakan kekuatan kita untuk mewujudkan Indonesia yang semakin digital, semakin maju,” tandasnya.

Bahkan, Menteri Johnny berharap riset untuk penjelajahan ruang angkasa bisa dilanjutkan untuk membangun lebih banyak minat generasi muda Indonesia.

“Kita membutuhkan banyak inovasi dan kreasi baru. Indonesia membutuhkan banyak inventor dan kerjasama kolaborasi pemerintah, kementerian dan pemerintah daerah bersama seluruh sektor privat bisnis dan industri untuk memperkuat kemampuan dalam menghadirkan teknologi-teknologi baru,” ungkapnya.

Dalam konferensi pers virtual itu, Menteri Johnny didampingi Direktur Jenderal Sumber Daya Perangkat Pos dan Informatika Kementerian Kominfo, Ismail; Plt. Kepala Organisasi Riset Penerbangan dan Antariksa BRIN Erna Sri Adiningsih; dan Direktur Utama PT Pasifik Satelit Nusantara Adi Rahman Adiwoso.

 



Telkomsel Jadi Wakil Indonesia di Ajang Expo 2020 Dubai, Buka Peluang Investasi Global untuk Kemajuan Bangsa

MAJALAH ICT – Jakarta. Telkomsel terus bergerak maju untuk #BukaSemuaPeluang mendorong potensi terbaik Indonesia kepada dunia melalui dukungan penuh atas partisipasi Indonesia untuk menunjukkan potensi terbaik yang dimiliki secara optimal pada ajang Expo 2020 Dubai yang telah dimulai sejak 1 Oktober 2021. Dukungan tersebut sekaligus menjadi perwujudan komitmen Telkomsel sebagai bagian dari perusahaan BUMN TelkomGroup yang hadir sebagai salah satu perwakilan delegasi Indonesia dari sektor industri telekomunikasi yang konsisten dalam mengakselerasikan pertumbuhan ekosistem digital nasional melalui pemanfaatan teknologi terkini untuk menghadirkan ragam produk dan layanan digital inovatif. Melalui dukungan ini, Telkomsel ingin menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara yang paling menjanjikan untuk dikunjungi, berdagang, dan berinvestasi oleh masyarakat global.

Expo 2020 Dubai sendiri merupakan salah satu event global terbesar sejak pandemi COVID-19 melanda seluruh dunia. Berlangsung selama periode 1 Oktober 2021 hingga 31 Maret 2022, ajang ini diikuti oleh 192 negara yang berkumpul untuk menunjukkan berbagai capaian, potensi hingga peluang kolaborasi antarnegara. Indonesia sebagai salah satu negara paling berkembang di ASEAN saat ini turut berpartisipasi dengan membawa sejumlah mitra perwakilan dari berbagai sektor industri, dimana Telkomsel menjadi salah satunya.

Direktur Utama Telkomsel Hendri Mulya Syam mengatakan, “Sebagai leading digital telco di Indonesia dan bagian dari perusahaan BUMN TelkomGroup, Telkomsel merasa bangga dapat menjadi salah satu mitra terpercaya pemerintah melalui Kementerian Perdagangan RI untuk mendorong lebih banyak lagi peluang investasi dan kolaborasi di Indonesia, dengan memberikan dukungan penuh terhadap bangsa dalam ajang Expo 2020 Dubai. Partisipasi Telkomsel ini juga menjadi upaya dalam menegaskan realisasi kami sebagai world-class digital ecosystem enabler yang terus berupaya memperkuat inovasi dalam mengembangkan produk dan layanan digital yang bersifat customer-centric, serta pengembangan jaringan berteknologi terkini yang dapat memaksimalkan potensi di segala aspek kehidupan.”

Adapun keikutsertaan Indonesia dalam ajang Expo 2020 Dubai diinisiasi oleh Kementerian Perdagangan dengan mengusung tema “Creating the Future, from Indonesia to the World”. Tujuan tema tersebut dipilih untuk menceritakan kisah di balik kemajuan bangsa, di mana akan membuktikan Indonesia sebagai salah satu negara yang paling menjanjikan untuk menjalin kolaborasi dalam hal perdagangan, pariwisata, dan menjadi tujuan investasi yang manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat Indonesia dalam jangka pendek, menengah, dan panjang.

Menteri Perdagangan RI Muhammad Lutfi mengatakan bahwa Expo 2020 merupakan salah satu wujud keterlibatan dan upaya Indonesia untuk bersaing di kancah internasional. Indonesia sebagai negara yang memiliki potensi dan komitmen untuk menawarkan peluang yang luas kepada dunia, berupaya untuk mempromosikan kisah di balik kemajuan bangsa melalui perhelatan ini, yang diharapkan dapat membuka peluang kemitraan strategis dari penjuru dunia.

“Kami sangat mengapresiasi keterlibatan Tekomsel dalam menyukseskan partisipasi Indonesia di Expo 2020 Dubai, mengingat perkembangan ekonomi nasional saat ini tidak terlepas dari peran perusahaan penopang perekonomian digital Indonesia seperti Telkomsel, perusahaan unggulan bangsa yang senantiasa berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi digital. Melalui Expo 2020, Indonesia juga ingin memperlihatkan potensi besar ekonomi digital yang terus berkembang pesat seiring dengan perkembangan teknologi dan pergeseran perilaku pasar yang diharapkan akan meningkatkan kepercayaan investor terhadap Indonesia,” tutur Lutfi.

Melalui Expo 2020 Dubai, Telkomsel mendukung penuh partisipasi Indonesia guna mempromosikan seluruh potensi perdagangan, peluang investasi bisnis, hingga pengembangan sektor pariwisata melalui penguatan ekosistem digital yang telah dijalankan Telkomsel dengan menggelar ragam showcase kapabilitas teknologi digital terkini, serta ragam solusi digital inovatif di area Paviliun Indonesia yang diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang investasi dan kolaborasi untuk Indonesia secara berkelanjutan.

Selain menunjukkan kapabilitas yang dimiliki Telkomsel sebagai penyedia layanan dengan dukungan digital connectivity berteknologi terdepan yang merata seperti 4G/LTE dan juga pengembangan 5G, Telkomsel akan turut menghadirkan sejumlah portofolio bisnis berbasis digital platform dan digital services yang telah dikembangkan hingga saat ini. Hal tersebut sejalan dengan tujuan untuk memajukan ekonomi kreatif dan digital di masa mendatang yang akan mendorong perwujudan kesiapan Indonesia mendukung Generasi Emas 2045.

“Sebagai mitra strategis pemerintah Indonesia pada ajang Expo 2020 Dubai, Telkomsel sebagai digital ecosystem enabler Indonesia senantiasa berkomitmen untuk terus mengiringi setiap perjalanan bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan di era modern saat ini. Kami berharap Expo 2020 Dubai dapat menjadi kesempatan emas bagi Indonesia untuk membuka dan memaksimalkan seluruh potensi dalam berbagai hal, yang dapat mendatangkan berbagai manfaat yang maksimal demi kemajuan bangsa. Sudah saatnya Indonesia menunjukkan kemandirian digital yang kuat di mata dunia dan membuktikan bahwa kita adalah bangsa yang tangguh dan terus bertumbuh,” tutup Hendri.