Wednesday, 6 September 2017

Sembilan Startup Program Akselerator Plug and Play Indonesia Unjuk Gigi

MAJALAH IT – Jakarta. Sembilan startup gelombang pertama Program Akselerator Plug and Play Indonesia bergiliran mempresentasikan pencapaian dan rencana pengembangan mereka pada acara “Demo Day” setelah melalui 14 minggu pembinaan dan pelatihan bersama Plug and Play Indonesia.

Demo Day ini menandai kelulusan sembilan startup binaan program akselerator Plug and Play Indonesia. Program ini merupakan hasil kerjasama antara Gan Konsulindo, perusahaan investasi lokal Indonesia, dan Plug and Play, akselerator startup berskala global yang berkantor pusat di Silicon Valley. Aktivitas Plug and Play di Indonesia tidak terlepas dari dukungan 4 perusahaan besar yang bermitra dengan Plug and Play; Astra International, Bank Negara Indonesia, Bank Tabungan Negara, dan Sinar Mas. Diharapkan jumlah mitra ini akan terus bertambah.

Acara Demo Day Plug and Play Indonesia diselenggarakan siang ini di Ballroom Djakarta Theater dan akan dihadiri oleh lebih dari 200 tamu yang meliputi petinggi dari 4 perusahaan mitra Plug and Play dan para pemangku kepentingan di komunitas startup seperti angel investors dan venture capitalists, perwakilan dari instansi pemerintah, dan juga awak media.

Program Akselerator Plug and Play Indonesia pertama kali didirikan pada tahun 2016 untuk membantu startup dengan ide bisnis dan produk yang bertemakan “Mobile” dan “Fintech” yang diharapkan dapat merubah dan menumbuhkan berbagai industry di Indonesia. Selama 14 minggu, para startup melalui berbagai workshop mengenai business modeling, growth hacking, pitching, dan fundraising, juga berbagai acara networking dimana para startup bertemu dengan perintis perubahan di industri mereka. Beberapa dari kesembilan startup sudah mengumumkan keberhasilan mereka dalam mengumpulkan dana lanjutan maupun menjalin berbagai kerjasama yang dapat mengembangkan bisnis mereka.

Kesembilan startup gelombang pertama Plug and Play Indonesia meliputi Astronaut yang merupakan startup dengan platform video-selfie berbasis mobile untuk memfasilitasi interview kemudian Brankas sebagai platform financial management dengan fitur untuk mengirim dan menerima pembayaran, pengaturan budget, dan pengaturan beberapa akun bank dalam satu aplikasi.

Ada juga Bustiket yang adalah platform yang memungkinkan pengguna untuk melakukan pemesanan tiket bus antarkota dengan sistem global distribution system (GDS) yang terhubung dengan offline travel agencies, Dana Didik sebagai platform crowdfunding yang menghubungkan mahasiswa kurang mampu dengan calon penyumbang dana melalui peer-to-peer lending. Kemudian Karta,  Penyedia jasa iklan dengan sepeda motor yang memungkinkan pengendaranya mendapatkan pendapatan sesuai dengan jarak yang ditempuh, KYCK platform yang memungkinkan penyedia jasa untuk melakukan proses Know Your Customer (KYC) jarak jauh atau remote, Otospector yang menawarkan jasa inspeksi atas mobil bekas dengan mekanik terverifikasi dan sistem penilaian yang sudah distandarisasikan. Laporan ata kondisi kendaraan dapat diakses secara online, Sayurbox sebagai e-commerce yang memungkinkan pengguna untuk membeli sayur secara langsung dengan petani dan Wonderworx yang merupakan portal pekerjaan outsource untuk designer dan engineers.

Selama tiga bulan ini, para startup menerima dukungan yang menyeluruh dari Plug and Play Indonesia, mulai dari pendanaan, mentorship, sampai kesempatan untuk bertemu dengan perusahaan dan pembuat kebijakan. “Plug and Play membantu kami untuk tetap fokus pada pekerjaan yang penting. Begitu banyak hal yang harus dilakukan di dalam startup dengan waktu dan sumber daya yang terbatas, Plug and Play membantu kami untuk fokus mendanai lebih banyak pelajar,” ujar Dipo Satria, pendiri Dana Didik.

Plug and Play juga membantu para startup untuk mengembangkan strategi bisnis mereka, “Selama program Plug and Play, penjualan kami menembus angka tertinggi berkat perubahan pada strategi pemasaran kami,” ujar Amanda Susanti, pendiri Sayurbox. “Ikut serta dalam program Plug and Play memberi kami kesempatan untuk bertemu dengan berbagai perusahaan yang membutuhkan jasa kami. Melalui Plug and Play, kami berhasil membuat kerjasama dengan salah satu classified portal terbesar di Indonesia, “ujar Jeffrey Andika, pendiri Otospector.

Sembari mengakselerasi startup, Plug and Play juga berkarya menjadi medium inovasi untuk perusahaan. Paulus Bambang, Direktur Astra International, salah satu perusahaan mitra Plug and Play Indonesia mengatakan, “Kami mengikuti standar Plug and Play Indonesia. Ketika berbicara tentang startup, maka yang terutama adalah bimbingan, bukan pendanaan. Melalui Plug and Play Indonesia, kami telah bertemu dengan sedikitnya 5 startup yang sangat menarik untuk kami bina.”

Wesley Harjono selaku Presiden Direktur Plug and Play Indonesia mengatakan, “Demo Day hari ini ditujukan sepenuhnya kepada kesembilan startup yang sudah bekerjasama dengan kami selama 3 bulan terakhir ini. Kami berharap melalui Plug and Play Indonesia, mereka dapat bertemu dengan calon klien, mitra, maupun investor. Kami sangat senang dengan dukungan yang diberikan oleh para pemangku kepentingan di ekosistem startup, terutama instansi pemerintahan dan para pembuat regulasi yang memfasilitasi pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia.”

Jupe Tan selaku Managing Partner dari Plug and Play Asia Pacific mengatakan, “Plug and Play sangat senang berada di Jakarta dan bekerja sama para startup pilihan di gelombang pertama ini. Kami optimis akan menemukan lebih banyak lagi startup yang dapat kami danai dan bimbing untuk mendukung ekosistem startup di Indonesia.”

Melihat kesuksesan program akselerator gelombang 1, Plug and Play Indonesia saat ini sudah membuka pendaftaran untuk gelombang kedua yang rencananya akan dimulai sebelum akhir tahun 2017. “Kami siap mengakselerasi lebih banyak startup di Indonesia. Ini adalah usaha kami untuk mendukung inisiatif Presiden Jokowi menjadikan Indonesia sebagai pemimpin ekonomi digital di Asia Tenggara,” ucap Nayoko Wicaksono, Direktur Akselerator Plug and Play Indonesia. Startup yang ingin mendapatkan pendanaan maupun pembinaan dapat mendaftarkan diri online melalui website Plug and Play Indonesia.

 



No comments:

Post a Comment