Sunday, 3 September 2017

Slot Orbit 108 BT Kosong, Kominfo akan Minta Suspensi ke ITU agar Slot Orbit Tidak Terancam Hilang

MAJALAH ICT – Jakarta. Peristiwa anomali bergesernya satelit Telkom-1 membuat slot orbit 108 derajat bujur Timur kosong.Untuk itu, Telkom akan berkirim surat ke Kementerian Kominfo, dan kemudian Kementerian Kominfo akan kirim pemberitahuan ke International Telecommunication Union (ITU) untuk di-suspend. Telkom akan diberi waktu dua tahun untuk menggantikan satelit Telkom-1 dengan satelit baru hingga waktu dua tahun mendatang.

“Kementerian Kominfo akan membantu  Telkom untuk menjaga terjaminnya slot orbit yang diduduki Satelit Telkom-1, karena ada proses administrasi yang dilakukan dengan International Telecomunication Union (ITU), agar slot tersebut tersebut aman untuk digunakan Indonesia,” kata Menkominfo Rudiantara.

Sementara itu, Direktur Utama PT Telkom Alex J. Sinaga, menegaskan secara administratif, slot orbit 108 bujur timur masih milik Telkom. Telkom bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika sedang mengupayakan slot tersebut di-suspend agar tak diklaim negara lain. “Kami akan kirim surat ke Kominfo, setelah itu Kominfo ke ITU,” kata Alex.

Satelit Telkom 1 diluncurkan pada 13 Agustus 1999 dan memiliki usia desain 15 tahun. Namun berdasarkan hasil asessment bekerjasama dengan Lockheed Martin pada tahun 2014 dan 2016, satelit Telkom 1 dinyatakan dalam kondisi baik dan dapat beroperasi normal dengan kecukupan bahan bakar hingga beberapa tahun kedepan, sekurang kurangnya sampai dengan tahun 2019.Sejak tahun 2016, Telkom telah memutuskan untuk meluncurkan satelit Telkom 4 di pertengahan tahun 2018 yang memang telah direncanakan pada saat itu untuk menggantikan satelit Telkom 1 di slot orbit 108 BT.

 



No comments:

Post a Comment