Thursday, 8 February 2018

Dominasi Pekerja Asing dan Merasa Dilecehkan, Karyawan Indosat Ooredoo Gelar Unjuk Rasa

MAJALAH ICT – Jakarta. Sesuai rencana sebelumnya melalui penyebaran banner bahwa pada Kamis ini, 8 Februari 2018, karyawan Indosat Ooredoo akan melakukan demo memprotes adanya dominasi asing di anak perusahaan Qatar Telecom dan BUMN RI tersebut, hari ini aksi unjuk rasa terealisasi. Karyawan Indosat Oordeoo berdemo di lingkungan Kantor Pusat PT Indosat (KPPTI), Jakarta.

Dari orasi yang disampaikan, karyawan Indosat Ooredoo merasa sekarang terjadi restrukturisasi yang tidak logis di Indosat. Mereka yang mengurusi jaringan, sekarang harus mengurusi jaringan. Pekerjaan yang tidak sesuai dengan kompetisi yang dimiliki.

Selain itu, disampaikan juga bahwa sebagai bangsa dan rakya Indonesia, kemampuan mereka dilecehkan dengan dominasi dan hadirnya para pekerja asing yang ada di Indosat. Tenaga Kerja Asing di Indosat memang bukan hal baru dan isapan jempol semata.

Hal itu karena sejak diambil STT di tahun 2000-an, kemudian sahamnya diambil Qatar Telecom, banyak pekerja asing di perusahaan tersebut. TKA ini disebut-sebut menjadi kepanjangan tangan QTel di Indosat. Hanya saya, banyak informasi yang mengindikasi, sejak jaman Direktur Utama dijabat Alexander Rusli hingga kini Joy Wahyudi, banyak TKA yang tidak jelas kerjanya, dan apa yang dilakukan maupun kompetensinya ternyata bisa dilakukan oleh orang-orang lokal Indosat.

Sementara itu, manajemen Indosat Ooredoo yang diwakili Deva Rachman, Group Head Corporate Communications Indosat Ooredoo, menyatakan adanya PHK massal tidak benar. Disampaikannya, manajemen sangat mengapresiasi para karyawan dimana dalam menyampaikan aspirasi dilakukan dengan cara yang telah sesuai dengan aturan perusahaan yang berlaku serta tetap menjaga kelangsungan layanan bagi pelanggan.

“Perkembangan teknologi sebagai basis bisnis telekomunikasi telah mengubah konstelasi industri yang mengharuskan para operator sebagai pelaku industri ini untuk terus berubah dan beradaptasi agar tetap dapat tumbuh dan berkompetisi dengan sehat. Menghadapi tuntutan perubahan ini, manajemen Indosat Ooredoo mengambil berbagai langkah strategis, dimana hal ini berdampak pada komposisi organisasi perusahaan. Terkait dengan pemberitaan mengenai PHK massal tidak benar. Perusahaan menjamin kelangsungan pekerjaan bagi seluruh karyawan dan proses perubahan komposisi organisasi ini berjalan sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku,” kata Deva.

 

 



No comments:

Post a Comment