Friday, 6 July 2018

Selain VAR, Ini Teknologi Lain yang Dimanfaatkan dalam Piala Dunia 2018

MAJALAH ICT – Jakarta. Selain menyaksikan kehebatan negara-negara di dunia dalam bermain sepak bola, pentas Piala Dunia 2018 di Rusia sesungguhnya juga memberikan tontonan lain, yaitu teknologi baru. Dan selain teknologi VAR sebenarnya ada beberapa teknologi lain yang dimanfaatkan yang memungkinkan milyaran penonton menikmati hal-hal baru dalam perhelatan yang saat Piala Dunia 2014 saja mencapai 3,2 miliar pemirsa di pertandingan finalnya.

Disampaikan Pengamat IT Heru Sutadi, percepatan adopsi mendorong inovasi yang dipercepat. “Piala dunia menarik perhatian milyaran pemirsa di seluruh dunia,” katanya. “Perusahaan-perusahaan yang mensponsori teknologi dapat mengambil manfaat dari publisitas yang diterimanya, yang mempercepat adopsi. Adopsi yang dipercepat mendorong inovasi yang dipercepat.”

Diungkapkannya, Piala Dunia tahun ini menampilkan berbagai teknologi baru, termasuk Video Assistant Referee (VAR), Electronic Performance and Tracking Systems (EPTS), Ultra High Definition Video (UHD), virtual reality (VR) dan 5G.

Diungkapkan Heru, VAR telah diujicobakan di beberapa kompetisi dan ada sistem serupa di olahraga lain termasuk kriket dan tenis, Piala Dunia 2018 mewakili penyebaran teknologi baru untuk sepakbola. “VAR memungkinkan wasit di lapangan untuk menggunakan sistem radio berbasis serat optik untuk merujuk ke wasit yang mengendalikan video, yang memantau pertandingan menggunakan kamera dalam gerakan lambat. :“Wasit lapangan adalah manusia dan dapat membuat kesalahan, dan VAR adalah metode untuk membantu melihat kesalahan secara jelas,” kata Heru.

Ditambahkan Direktur Eksekutif Indonesia ICT Institute ini, selain VAR ada juga Electronic Performance and Tracking Systems (EPTS). Ini merupakan sistem berbasis tablet, memberi pelatih akses real-time ke statistik pemain dan rekaman video, yang dapat membantu pemain dan sta pelatih staf untuk membuat strategi pelatihan yang ditargetkan.

Piala Dunia Rusia ini juga menguji teknologi UHD dan VR. Perusahaan media juga menawarkan sejumlah terbatas feed UHD online seperti iPlayer BBC, yang juga menampilkan liputan VR pada BBC Sport VR – FIFA World Cup Russia 2018 app.

Menurut Heru, Piala Dunia juga memperlihatkan upaya Rusia untuk membuat kemajuan dalam pengembangan 5G. Sebagai contoh, jaringan dan perusahaan telekomunikasi Swedia Ericsson bermitra dengan perusahaan telekomunikasi Rusia, MTS, untuk menyebarkan teknologi Multi-Input Multi-Output (MIMO) Massive Multiple-Input 5G ke dalam jaringan MTS di tujuh dari 11 kota turnamen. Ini termasuk cakupan di stadion pilih, zona penonton, transportasi hot spot, dan beberapa landmark kota termasuk Lapangan Merah dan Jalan Tverskaya di Moskow. “Uji coba ini memungkinkan puluhan ribu penggemar bersama-sama di satu tempat untuk menikmati internet bergerak berkecepatan tinggi tanpa kehilangan kecepatan atau kualitas,” tutupnya.

 

 



No comments:

Post a Comment