Monday, 8 October 2018

BUMN Amankan Suplai Energi dan Telekomunikasi di Wilayah Terdampak Gempa

MAJALAH ICT – Jakarta. Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terus mendorong PT Pertamina (Persero) memulihkan ketersediaan dan pasokan bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah daerah di Sulawesi Tengah yang terdampak bencana gempa dan tsunami. Hal tersebut dinilai penting demi menggerakkan kembali roda perekonomian Palu, Donggala, Sigi dan sekitarnya yang terdampak bencana.

Disampaikan Deputi Bidang Infrastruktur Bisnis Kementerian BUMN, Hambra Samal, hingga 5 Oktober 2018 sebanyak 17 stasiun bahan bakar umum (SPBU) telah kembali beroperasi dimana sebanyak 12 SPBU di Palu 12, 4 SPBU di Donggala , dan 1 SPBU di Sigi. Selain itu, stok BBM dan elpiji di Donggala sudah kembali normal dengan rincian; premium 1.735 kiloliter (kl), solar 4.881 kl, avtur 134 kl dan elpiji 3 kg sebanyak 390.000 Kg. Adapun rincian volume penyaluran BBM dan elpiji telah mencapai; premium 379 kl, solar 114 kl, avtur 7.500 liter dan elpiji 21.900 kg.

Begitu pula dengan layanan telekomunikasi. Di mana Telkom telah berhasil memulihkan sebanyak 1.486 BTS (Base Transceiver Station) atau setara dengan 54 Persen dari total 3.133 BTS yang down. Lalu, Backbone Metro, Backbone Radio, Transmisi Metro, dan Sistem Jaringan Akses GPON telah pulih 100 persen. Pada intinya, proses recovery total di Sulteng dan Sulbar sudah mencapai 54,96 persen dengan rincian; Palu 22,97 persen, Donggala 20,92 persen, Sigi 17,26 persen, Parigi Moutong 39,63 persen, dan Morowali 85,8 persen.

Di luar itu, bantuan logistik dari BUMN untuk para korban pun terus mengalir. Bantuan berupa makanan dan kebutuhan dasar lainnya seperti genset, emergency lamp untuk penerangan, selimut, handuk, pakaian, tenda, obat-obatan dan lain sebagainya.

“Bahkan, kemarin BUMN mengirimkan bantuan logistik menggunakan armada bantuan Airbus A400M milik Royal Malaysian Airforce. Bantuan yang dikirimkan yakni 2 mobil tangki BBM dispenser ukuran 5 kl pada 4 Oktober 2018 dan 1 mobil tangki BBM dispenser 5 kl pada 5 Oktober 2018. Di samping itu juga membawa kargo makanan dan minuman,” imbuh Hambra.

 

 



No comments:

Post a Comment