Saturday, 15 December 2018

Microsoft Siapkan Ponsel Lipat

MAJALAH ICT – Jakarta. Paten yang baru diterbitkan telah mengungkapkan detail menarik tentang ponsel cerdas Microsoft yang dapat dilipat. Kedatangan paten baru ini datang pada saat rumor tentang perangkat yang ditunggu-tunggu sudah mulai mereda.

Terakhir kali Microsoft merilis sebuah smartphone adalah jalan kembali pada Februari 2016, dan divisi smartphone perusahaan telah aktif sejak itu. Itu juga sudah bertahun-tahun sejak desas-desus tentang dugaan Permukaan Telepon mulai beredar online, dengan laporan yang lebih baru mengklaim perangkat tersebut dapat menjalankan OS Andromeda.

Ketika semua harapan tampak hilang untuk telepon lipat yang dirumorkan, sebuah aplikasi paten dengan rincian tentang apa yang tampaknya telah dikerjakan Microsoft selama setahun terakhir muncul secara online. The Walking Cat (@ h0x0d) adalah orang pertama yang menemukan paten itu dan membagikan penemuannya di Twitter.

Permohonan paten, yang semula diajukan pada 8 Juni 2017, diterbitkan pada pekan ini. Dokumen tersebut mendeskripsikan perangkat komputasi dengan dua permukaan atau bagian yang dihubungkan dengan engsel dengan ujung yang dapat diputar relatif terhadap poros engsel. File ini juga menyebutkan kunci yang dapat dikontrol pengguna yang mengamankan kedua permukaan bersamaan saat perangkat berada dalam mode terlipat. Tombol pengunci khusus ditemukan di permukaan kedua atau bagian yang berfungsi sebagai tampilan depan ponsel saat perangkat dilipat.

Mengaktifkan tombol penguncian khusus semudah menekannya dengan ibu jari. Semua kunci di sisi telepon kemudian dibuka, memungkinkan rakitan engsel untuk membuka perangkat. Aspek lain yang menarik dari rakitan engsel adalah memungkinkan perangkat untuk diperbaiki pada posisi tertentu. Misalnya, satu bagian dapat bertindak sebagai penyangga, sehingga bagian lain dapat digunakan sebagai pajangan. Rakitan engsel juga memungkinkan posisi sudut 90 derajat, sehingga bagian atas berfungsi sebagai tampilan sementara bagian bawah berfungsi sebagai keyboard, seperti yang ditunjukkan oleh PhoneArena.

Selain itu, perlu dicatat bahwa Microsoft benar-benar ingin perangkat yang dapat dilipat menjadi portabel. Seperti apa yang ditunjukkan oleh perusahaan dalam paten, smartphone harus dapat masuk ke dalam saku. Karena ini hanyalah aplikasi paten lain, masih belum ada jaminan bahwa Microsoft akan merilis ponsel cerdas yang dapat dilipat dalam waktu dekat. Perusahaan teknologi mematenkan penemuan mereka dan produk yang akan datang secara teratur, tetapi tidak semua dari mereka melihat cahaya hari itu.

Seperti yang dilaporkan MSPowerUser bulan lalu, para pemimpin Microsoft menangguhkan ide dari smartphone yang dapat dilipat awal tahun ini karena mereka merasa konsepnya belum sepenuhnya dikembangkan. Namun demikian, paten baru dan yang lain yang sebelumnya bocor memang menunjukkan bahwa Microsoft masih memiliki dorongan untuk merilis sebuah smartphone yang dapat dilipat di masa depan.

 



No comments:

Post a Comment