Thursday, 17 January 2019

Manjakan Pecinta Kuliner, GO-FOOD Festival Hadir di Balikpapan

MAJALAH ICT – Jakarta. Setelah sukses diselenggarakan di 30 titik di berbagai kota di Indonesia, GOJEK, penyedia layanan on-demand berbasis aplikasi kembali menggelar GO-FOOD Festival di Kota Balikpapan. Menggandeng 30 merchant kuliner pilihan, GO-FOOD Festival yang kali ini diselenggarakan di Mall Balikpapan Baru selama enam bulan kedepan akan manjakan para pengunjung dengan ragam cita rasa kuliner serba nikmat satu tempat.

Dalam konferensi pers yang digelar hari ini, Cassandra Aprilanda – VP Sales & Marketing GO-FOOD Festival mengatakan, “Kota Balikpapan sejak dulu terkenal sebagai kota transit masyarakat yang berasal dari berbagai kota di Indonesia. Oleh sebab itu, banyak ditemukan kuliner unik yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, seperti dari Jawa, Kalimantan, hingga Sulawesi. GO-FOOD Festival tentunya hadir dan diharapkan bisa menjadi alternatif pusat kuliner unik dan nikmat yang mungkin belum banyak diketahui masyarakat sebelumnya. Selain menikmati kuliner, GO-FOOD Festival hadir menjadi titik temu untuk berkumpul dan menghabiskan waktu bersama keluarga dan kerabat terdekat sambil mencicipi kuliner pilihan.”

Selain menjadi alternatif wisata kuliner dan bersantai bersama orang terdekat, area GO-FOOD Festival juga dapat dimanfaatkan oleh komunitas sebagai wadah berkreasi. Harapannya, semakin banyak komunitas di Balikpapan yang bisa terfasilitasi untuk menghasilkan karya-karya yang berkualitas. Kegiatan komunitas yang dapat diadakan di GO-FOOD Festival antara lain, olahraga bersama, pertunjukan seni, hingga workshop dan nonton bola bersama. Fasilitas ini dapat dimanfaatkan secara gratis cukup dengan mendaftarkan data lengkap komunitas melalui link bit.ly/komunitasgff.

“GO-FOOD Festival juga telah sukses membantu para pelaku UMKM kuliner di berbagai daerah di Indonesia untuk meningkatkan skala bisnisnya. Selama ini, UMKM kuliner Indonesia selalu dihadapkan pada berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan pendanaan, sumber daya manusia, pengetahuan bisnis, hingga penentuan lokasi berjualan untuk membuka cabang. Melalui GO-FOOD Festival, para merchant GO-FOOD bisa membuka cabang tanpa memerlukan biaya tambahan untuk sewa tempat, peralatan, dan jasa pelayanan karena seluruh fasilitas sudah disediakan oleh pihak penyelenggara,” lanjut Cassandra.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap mitra merchant, GO-FOOD menghadirkan merchant pilihan untuk membuka gerai di GO-FOOD Festival berdasarkan analisa big data termutakhir. Tujuannya adalah untuk mempertahankan peningkatan transaksi merchant baik dari penjualan online maupun offline. Bagi pengunjung yang ingin menikmati beragam kuliner serba nikmat di GO-FOOD Festival caranya sangat mudah, pengunjung hanya perlu memilih kuliner mana yang ingin dipesan kemudian membayar dengan GO-PAY yang ada di aplikasi GOJEK, tinggal pilih menu ‘Bayar’, masukkan nominal yang harus dibayarkan, dan melakukan verifikasi hingga transaksi dinyatakan sukses. Saat ini, para pecinta kuliner di Kota Balikpapan juga bisa menikmati promo cashback 50% setiap transaksi menggunakan GO-PAY yang akan langsung dikembalikan ke saldo GO-PAY pengguna. Selain itu, terdapat juga promo gratis ongkos kirim (free ongkir) hingga jarak 4 km untuk pemesanan GO-FOOD di lokasi GO-FOOD Festival Balikpapan. “Melalui inisiatif ini, kami ingin mengajak para pengunjung untuk merasakan kemudahan bertransaksi non-tunai dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, utamanya dalam hal ini, yaitu kebutuhan kuliner,” lanjut Cassandra.

Anandita Danaatmadja – VP GOJEK Regional Indonesia Bagian Timur menuturkan, “Sejak pertama kali diluncurkan pada April 2015, GO-FOOD, layanan pesan-antar makanan dalam aplikasi GOJEK telah tumbuh menjadi layanan yang terbesar di Asia Tenggara dan sukses memberikan akses pasar yang lebih luas kepada hampir 300.000 mitra merchant dimana 80% diantaranya adalah usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). GO-FOOD percaya, sektor UMKM merupakan salah satu faktor penting penggerak roda perekonomian daerah.”

Menurut data per Januari 2019, Balikpapan memiliki 2.426 UMKM dimana 73% diantaranya merupakan UMKM kuliner. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 16% dibandingkan tahun sebelumnya. Melihat potensi besar ini, GOJEK berupaya memaksimalkan pemberdayaan dan kapasitas UMKM melalui GO-FOOD yang hadir untuk menjembatani para pengusaha kuliner agar bisa mengakses pasar yang lebih luas lagi dan meningkatkan skala bisnis para pelaku kuliner.

Pada awal Januari kemarin, GO-FOOD baru saja merilis laporan Kilas Balik Kuliner selama tahun 2018, dimana Balikpapan tercatat sebagai salah satu dari 5 kota dengan pertumbuhan transaksi kuliner paling tinggi se-Indonesia. “Selama tahun 2018, makanan seperti ikan nila goreng, ayam, bakso, kangkung balacan, nasi goreng, merupakan makanan yang paling banyak dipesan melalui layanan GO-FOOD,” lanjut

Sebagai 1 dari 5 kota dengan pertumbuhan GO-FOOD paling positif selama 2018, Balikpapan juga berkontribusi besar dalam prediksi kuliner di tahun 2019. Melalui analisa big data, GO-FOOD memprediksi makanan dan minuman yang akan memiliki pertumbuhan yang positif. “Menurut data internal kami, makanan dengan tema kesehatan dan jajanan unik diprediksi akan menjadi tren di tahun ini. Hal ini ditunjukkan dengan meningkatnya pencarian kata kunci jenis kuliner makanan sehat seperti salad, green tea, burger sushi, dan lain sebagainya. Sedangkan untuk jajanan unik banyak pula bermunculan beberapa kata kunci populer seperti cheese tea, indonut (olahan mie berbentuk donut), sushinut (varian sushi dengan rasa unik), dan lain sebagainya,” ujar Anandita Danaatmadja.

Dia juga menambahkan bahwa data tersebut juga menunjukkan bahwa masyarakat cukup mudah menerima dan mencoba jenis makanan baru. Karenanya, GO-FOOD Festival Balikpapan mengkurasi beragam jajanan unik serba nikmat seperti Food Jazz Production, Martabak Jepang Jony, Ayam Gilas Marbo, dan kuliner nikmat lainnya untuk hadir selama enam bulan pertama bagi masyarakat di Balikpapan.

Terkait metode pembayaran non-tunai yang diterapkan di GO-FOOD Festival, Suharman Tabrani, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan menyambut baik dan mengapresiasi inisiatif GOJEK dalam mengedukasi masyarakat terkait kemudahan pembayaran non-tunai melalui GO-PAY. “Pembayaran non-tunai untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, termasuk kebutuhan kuliner tentunya akan semakin meningkatkan kesadaran masyarakat akan kemudahan bertransaksi sehari-hari dengan memanfaatkan layanan uang elektronik. Ini sekaligus mendukung terwujudnya Kota Balikpapan sebagai smart city guna turut mensukseskan Gerakan Nasional Non-Tunai dari pemerintah.”

Turut membuka GO-FOOD Festival hari ini, mewakili Walikota Balikpapan, Malik Effendi selaku Sekretaris Dinas Koperasi & UMKM Kota Balikpapan, mengapresiasi, “Kuliner merupakan bagian penting dari pariwisata. Apalagi, Balikpapan saat ini sudah disebut menjadi gerbang menuju Borneo Timur. Gelaran GO-FOOD Festival ini saya harapkan dapat menjadi alternatif destinasi kuliner lokal pilihan sekaligus membantu UMKM lokal untuk memperluas akses pasar, serta turut membantu pemerintah daerah dalam dinamisnya wisata kuliner di Balikpapan dan Kalimantan Timur secara keseluruhan.

GO-FOOD Festival secara bertahap akan dibuka di kota-kota lainnya di Indonesia dengan menghadirkan beragam aktivitas menarik untuk menghibur para pengunjung. Dengan resmi dibukanya lokasi GO-FOOD Festival di Balikpapan, hingga saat ini GO-FOOD Festival telah berada di 30 titik dengan total lebih dari 800 mitra merchant yang tersebar di berbagai kota di Indonesia. Untuk mendapatkan kesempatan membuka gerai di GO-FOOD Festival, penjual harus terlebih dahulu terdaftar sebagai merchant GO-FOOD dan memiliki performa penjualan yang baik.

 



No comments:

Post a Comment