Tuesday, 9 July 2019

Instagram Keluarkan Fitur Baru Anti Bullying

MAJALAH ICT – Jakarta. Dalam upaya untuk melindungi para penggunanya, Instagram telah mengumumkan dua alat anti-bullying baru yang akan membantu mencegah orang-orang untuk mengintimidasi orang lain serta melindungi mereka yang berada di ujung penerima dari perilaku online agresif tersebut.

Intimidasi online, atau cyberbulliying, bukanlah hal baru. Dalam satu atau lain cara, orang-orang dari segala usia telah berada di ujung penerima intimidasi atau pelecehan pada satu titik dalam kehidupan mereka. Remaja lebih rentan terhadap ini. Menurut sebuah survei yang dilakukan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit A.S., sekitar 14,9 persen remaja berusia 12 hingga 18 tahun di seluruh negeri diintimidasi sekitar sebelum 2017.

Adam Mosseri dari Instagram, dalam sebuah entri blog, mengatakan remaja adalah orang-orang yang menerima bullying online paling banyak, namun mereka tetap paling tidak melaporkan tentang agresi semacam itu. Sebagai bagian dari komitmen perusahaan untuk “menciptakan lingkungan yang aman di Instagram,” kata Mosseri meluncurkan dua alat baru yang ditujukan untuk memerangi penindasan online.

Alat pertama dimaksudkan untuk mencegah pengguna Instagram dari mengirim komentar yang jika tidak akan menyinggung. Fitur baru ini menggunakan AI untuk mendeteksi jika komentar pengguna tertentu mengandung bahasa atau konten yang ofensif. Jika AI mendeteksi keberadaan seperti itu, itu akan memberi tahu pengguna bahwa komentarnya mungkin ofensif, dan akan bertanya apakah dia “yakin Anda ingin memposting ini?”

Mosseri mengatakan tes awal menunjukkan bahwa fitur baru berhasil mendorong orang untuk membatalkan komentar mereka, menghapusnya, dan berbagi sesuatu yang tidak begitu menyakitkan.

Temuan ini didukung oleh penelitian. Menurut sebuah studi tahun 2001 berjudul “Intervensi sebaya dalam bermain di rumah sakit” (via Stopbullying.gov), ketika seseorang mengintervensi, “intimidasi berhenti dalam 10 detik 57 persen dari waktu.” Meskipun pengaturannya berbeda, prinsipnya tetap sama: prinsip Instagram fitur baru akan menghentikan pelaku intimidasi online dari memposting sesuatu yang menyakitkan sebelum mereka melukai seseorang.

Alat kedua berfungsi untuk menjaga mereka yang berada di ujung penerima bullying online aman dari pengganggu mereka. Ini memungkinkan pengguna Instagram untuk “membatasi” orang. Setelah dibatasi, seseorang masih dapat membuat komentar pada posting orang-orang yang membatasi mereka, tetapi komentarnya hanya akan terlihat olehnya kecuali orang yang membatasi dirinya membuatnya terlihat oleh orang lain dengan menyetujuinya.

Terlebih lagi, orang-orang terlarang tidak akan dapat melihat apakah mereka yang membatasi mereka sedang online, atau jika mereka telah membuka pesan mereka. Singkatnya, fitur baru ini membuat keberadaan online seseorang tersembunyi dari yang mereka batasi.

Fitur ini sangat berguna bagi mereka yang tidak ingin memblokir, berhenti mengikuti, atau melaporkan pengganggu mereka, tetapi ingin tetap aman dari mereka.

 

Loading...



No comments:

Post a Comment