Beberapa langkah lagi menuju rumah istri Bapak, indera pendengaran saya sudah menangkap jeritan histeris dari dalam. Suara itu milik nenek dan adik-adik Bapak. Kaki saya seperti berpijak pada gundukan kapas. Rasanya lemas. Lebih lagi ketika saya membuka pintu dan mendapati Bapak sudah terbujur kaku. Saya sangat menyesal karena tidak berada di sisi Bapak, tepat di […]
from Rosediana Diary https://ift.tt/2LCZbuK
via IFTTT
No comments:
Post a Comment