MAJALAH ICT – Jakarta.Raksasa teknologi Korea Selatan Samsung saat ini berencana untuk mentransfer sebagian produksi smartphone-nya ke Vietnam. Sampai sekarang, negara ini masih di bawah ancaman wabah coronavirus baru. Wabah ini tidak hanya mempengaruhi kesehatan masyarakat tetapi juga banyak operasi bisnis di seluruh dunia.
Samsung telah mengkonfirmasi bahwa mereka akan memindahkan sebagian produksinya ke Vietnam untuk sementara waktu karena wabah koronavirus di Korea Selatan, lapor Reuters. Seorang juru bicara perusahaan mengkonfirmasi bahwa langkah tersebut diputuskan karena penangguhan operasi di salah satu pabriknya baru-baru ini. Satu karyawan di pabrik Gumi Samsung diuji dan dikonfirmasi positif terkena virus.
Pabrik Gumi dikenal sebagai tempat produksi beberapa unit Galaxy Z Flip dan Galaxy S20 Samsung. Pabrik diperkirakan akan mulai beroperasi 7 Maret ini.
Namun, Samsung masih berencana untuk memindahkan produksi “beberapa smartphone premium” ke Vietnam. Langkah ini “bermaksud untuk memasok produk ke konsumen dengan cara yang lebih efektif, stabil dan tepat waktu,” menurut perusahaan. “Setelah situasi COVID-19 stabil, kami berencana untuk memindahkan kembali output ke Gumi,” lanjut Samsung.
Vietnam memiliki COVID-19 kasus tetapi belum bertambah banyak, menurut laporan dari Kedutaan Besar AS yang ditempatkan di negara itu.
Sampai sekarang, wabah coronavirus COVID-19 telah mempengaruhi banyak bisnis di seluruh dunia. Samsung, LG, Apple dan bahkan perusahaan di luar industri teknologi juga menemukan cara untuk menghindari penyebaran penyakit dan berupaya untuk mengkarantina jika dikonfirmasi.
No comments:
Post a Comment