MAJALAH ICT – Jakarta. Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio (Balmon) sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang ada di setiap provinsi, merupakan ujung tombak, muka, sekaligus citra dan wakil bagi Kementerian Komunikasi dan Informatika dalam hubungannya dengan masyarakat di berbagai daerah di Indonesia.
“Di daerah orang melihat Balmon adalah Kominfo. Itu lah kenapa saya menaruh perhatian banyak terhadap Balmon, karena mereka ujung tombak, untuk bagus tidaknya hubungan Kominfo dengan ekosistem di daerah-daerah,” kata Menkominfo Rudiantara dalam acara perpisahan dua kepala Balmon yang memasuki pensiun, yang digelar di sela Evaluasi dan Monitoring Kinerja Triwulan I Tahun 2018 Ditjen Sumber Daya Pos dan Perangkat Informatika, di Mataram, NTB.
Oleh sebab itu, kata Menteri Rudiantara, pembinaan bagi kepala Balmon atau UPT juga sumber daya manusia di dalamnya sangat lah penting guna menangani tugas-tugas yang tidak hanya sangat teknis tapi juga spesifik.
“Kita harus bisa mengantisipasi perubahan 5 sampai 10 tahun kedepan dari sekarang dalam konteks frekuensi, akses 5G, yang pasti berbeda dengan teknologi-teknologi akses sebelumnya, dan ini membutuhkan kemampuan-kemampuan dan keahlian,” jelasnyamengenai peran penting Balmon.
Menteri Kominfo juga menyatakan mendukung penuh pengembangan sumber daya di Wisma Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Dijten SDPPI di Cidokom, Cisarua, Bogor, Jawa Barat, yang belum lama ini membentuk fasilitas pelatihan untuk pejabat fungsional pengendali frekuensi dan tenaga sertifikasi perangkat telekomunikasi. “Suatu saat saya harus berkunjung ke sana,” katanya.
Menteri Rudiantara mengungkapkan bahwa Kementerian Kominfo sangat concern dalam pembinaan SDM, dimana setiap tahunnya ada 20 pegawainya yang dikirim ke berbagai negara maju untuk meningkatkan kompetensi dan pengalamannya melalui program beasiswa, baik ke Amerika, Eropa, Australia, dan lainnya.
Hanya saja, sekarang Kementerian Kominfo tidak lagi mengirim ke negara-negara tersebut, tetapi ke India dan China, dua negara yang sudah terbukti memiliki SDM bidang teknologi informasi yang mumpuni, dan bakal menjadi negara berkekuatan ekonomi terbesar dunia di masa mendatang.
Banyak eksekutif dan petinggi di perusahaan IT global seperti Google dan Microsoft yang berasal dari India, dan itu bukti bahwa negara itu lebih maju dalam pengembangan SDM bidang ini dibanding negara lain, kata Menkominfo.
Menteri Kominfo mengharapkan, pegawai-pegawai dari Ditjen SDPPI juga bisa memanfaatkan dan terlibat dalam program beasiswa ini untuk meningkatkan kompetensi dan keahliannya, terutama bagi yang masih berusia muda.
Menteri Rudiantara juga mengungkapkan bahwa Kementerian Kominfo dan Ditjen SDPPI membuka kesempatan seluas-luasnya kepada para kepala Balmon untuk bisa berkarir hingga Eselon II kementerian, menjabat direktur dan lain sebagainya sehingga tidak “menthok” hanya sebagai kabalmon.
No comments:
Post a Comment